(Foto: Ilustrasi Marko Simic. Foto: Liga Indonesia)

Soal Sriwijaya Lawan Klub Malaysia, PSSI Kena Denda

Komisi Disiplin AFC menggelar sidang kode etik pada 31 Mei hingga 1 Juni 2018. Dari sidang itu, muncul sejumlah keputusan, termasuk soal sanksi untuk Persija Jakarta dan PSSI.

Persija dinilai melakukan lima jenis pelanggaran, berkaitan dengan pertandingan Piala AFC 2018. Satu pelanggaran terjadi pada laga melawan Johor Darul Ta'zim pada 10 April 2018 dan empat pelanggaran pada laga melawan Home United 15 Mei 2018.



Untuk pelanggaran ketika melawan JDT, Persija dihukum denda 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 69 juta, karena suporter melemparkan kertas ke lapangan saat laga berlangsung.

Pada laga melawan Home United, Persija didenda karena ada dua pelanggaran yang dilakukan klub dan dua pelanggaran dilakukan individu, yaitu Daryono dan Ivan Carlos.

Daryono dinilai melakukan pelanggaran serius yang membuatnya diganjar kartu merah karena memprotes ofisial keempat. Atas tindakan itu, Daryono diganjar sanksi larangan bertanding selama enam bulan, atau mulai 4 Juni 2018 hingga Desember 2018. Daryono juga didenda 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 69 juta.

Untuk Ivan Carlos, ia dihukum karena memprotes wasit dan ofisial keempat di lorong menuju kamar ganti. Carlos dihukum larangan tampil enam pertandingan dan denda 5.000 dollar AS.

Pelanggaran yang dibebankan kepada Persija sebagai klub adalah intimidasi yang dilakukan pemain kepada ofisial keempat dan tindakan Marko Simic menunjukkan pesan pribadi pada shinguards pada saat melakukan selebrasi. Untuk dua pelanggaran itu, Persija didenda 5.000 dan 2.000 dollar AS atau sekitar Rp 69 juta dan Rp 27 juta.

Sementara itu, PSSI didenda 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 14 juta karena tidak menyerahkan formulir laporan berkaitan dengan pertandingan persahabatan antara Sriwijaya FC dan Flecra pada 15 Maret 2018, mengacu pada Pasal 13 peraturan AFC. Formulir itu seharusnya diserahkan 48 jam sebelum pertandingan.

PSSI diminta menyelesaikan kewajiban denda dalam waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan.

"Asosiasi Sepak Bola Indonesia diinformasikan bahwa pelanggaran berulang terhadap ketentuan ini akan diberikan hukuman lebih berat," demikian pernyataan AFC.
Denda untuk Persija Jakarta Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Laga Kontra Persija Dihelat di PTIK, Manajer Persib Minta Jaminan Keamanan
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menerima keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menetapkan Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebagai venue pertandingan tunda pekan keenam Liga 1 2018 kontra Persija Jakarta, Sabtu (30/6).Namun, Umuh meminta ada jaminan keamanan dari Persija selaku tuan rumah untuk para ofisial dan pemain Persib.Manajer yang karib disapa Pak Haji tersebut sempat keberatan laga Persija melawan Persib digelar di Stadion PTIK karena alasan keamanan.[suggestedarticle=3]”Kalau kami dari Persib saya rasa tidak ada masalah kalau memang ada jaminan dari Persija untuk tim Persib selama di Jakarta. Persib pasti siap, asalkan itu, ada jaminan kemanan,” kata Umuh.”Karena kan yang saya tahu Stadion PTIK hanya bisa menampung 2 ribu penonton, sedangkan kalau Persib bertanding melawan Persija animo penonton selalu besar,” ujarnya menambahkan.[pagebreak]Persija Tidak Siapkan Rantis untuk Persib[/pagebreak]Sebelumnya, Direktur Persija Gede Widiade meminta Persib tidak perlu khawatir soal keamanan selama di Jakarta.Gede mengatakan, selaku tuan rumah Persija akan berupaya menjamu Persib sebaik mungkin dan secara terhormat."Keamanan sudah pasti terjamin. Terlebih, sudah agak lama Persib tidak bermain di Jakarta. Sekali-sekali lah. Kalau kami kan sudah sering bermain di Bandung. Kami pasti usahakan akan jadi tuan rumah yang baik, menyambut tamunya dengan hormat. Jadi, tidak perlu (kendaraan) rantis juga," tuturnya.
  163 kali
Hadapi Persebaya dan Persib, Persija Sediakan Layar Lebar di 5 Wilayah DKI Jakarta
Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya (26 Juni) dan Persib Bandung (30 Juni) di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Manajemen klub akan menyediakan layar lebar di sejumlah titik daerah.Stadion PTIK yang hanya berkapasitas 3000 penonton dipastikan tak akan menampung banyak pendukung Persija. Untuk antisipasi, manajemen Persija menyiapkan layar lebar di sejumlah daerah agar dua laga tersebut bisa disaksikan oleh Jakmania.[suggestedarticle=3]"Kita nanti siapkan layar besar. Kita koordinasi dengan panitia dan juga pihak keamanan," ujar Gede Widiade saat ditemui di Stadion PTIK, Kamis (22/6/2018)."Ada lima titik daerah yang kita sediakan untuk Jakmania, seperti di Ciracas, Cengkareng, Monas (Monumen Nasional), Pulo Mas, dan Aldiron," tambah pengusaha properti itu.Sebelumnya, duel Persija menghadapi Persib seharusnya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 28 April lalu.Tapi, Polda Metro Jaya tidak memberikan izin karena saat itu sedang fokus untuk pengamanan Hari Buruh 1 Mei.Selain laga melawan Persib, Persija juga akan melakoni laga tunda kontra Persebaya di PTIK, laga yang seharusnya digelar pada 3 Juni lalu ditunda menjadi 26 Juni.Partai tersebut terpaksa dibatalkan dua jam sebelum kick off, karena adanya kericuhan antar suporter di luar stadion.Titik layar lebar Persija melawan Persebaya dan Persib1. Stadion Ciracas (Jakarta Timur)2. Lapangan Pulo Mas (Jakarta Timur)3. Stadion Cendrawasih (Jakarta Barat)4. Lapangan Aldiron (Jakarta Selatan)5. Kawasan Monumen Nasional (Jakarta Pusat)
  616 kali
DIARY: Egy Maulana Siap Jalani Debut untuk Lechia, Alasan Persija Jadi Lawan Tanding Korea
Lechia Gdansk telah memulai latihan pra-musim. Sebagai bagian dari persiapan, Lechia Gdansk akan berhadapan kontra Apoel pada tanggal 24 Juni mendatangCatat! Ini Jadwal Laga Perdana Egy Maulana Vikri Bersama Lechia Gdansk Bulan IniPersija Jakarta melakukan uji coba dadakan melawan Korea Selatan U-23 di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/6/2018). Dalam laga tersebut Persija kalah 1-3 dari tim tamu.Uji Coba Dadakan, Bos Persija: Kita Diminta PSSI Jadi Latih Tanding Korsel U-23Sebuah gebrakan diperlihatkan klub Liga 3 dari Solo, Persiharjo Sukoharjo. Bagaimana tidak, klub yang bermarkas di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, tersebut berhasil menggaet 29 sponsor.Luar Biasa! Main di Liga 3, Klub Ini Berhasil Gaet 29 Sponsor!Thai Port FC mengungkapkan mereka masih berniat mempertahankan Terens Puhiri untuk musim depan. Terens masih dalam masa adaptasi untuk bisa dimainkan musim depan.Klub Thailand Angkat Bicara Terkait Nasib Terens Puhiri Musim Depan
  931 kali
Nigeria Tundukkan Islandia, Argentina Punya Peluang Lolos
Nigeria meraih kemenangan 2-0 atas Islandia, pada pertandingan kedua Grup D Piala Dunia, di Volgograd, Jumat (22/6/2018). Dengan hasil itu, hanya Kroasia yang barus memastikan diri masuk 16 besar dari Grup D.Nigeria tidak menciptakan peluang pada babak pertama. Namun, mereka menciptakan kejutan pada babak kedua yang membuahkan gol dari Ahmed Musa pada menit ke-49. [suggestedarticle=3]Gol berawal dari umpan silang Victor Moses dari sektor kiri pertahanan Islandia. Musa sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang masuk ke sudut kiri atas Islandia. Islandia belum menciptakan peluang, ketika Musa mencetak gol kedua pada menit ke-75. Gol berawal dari sebuah umpan panjang. Setelah menguasai umpan itu, Musa menggiring bola masuk kotak penalti.Setelah mengecoh kiper Hannes Thor Halldorsson yang bergerak untuk melakukan antisipasi, Musa melepaskan tembakan dari jarak dekat yang membuat bola bersarang di gawang Islandia.Islandia mendapat hadiah penalti pada menit ke-82, setelah pemain Nigeria Tyronne Ebuehi dinilai melanggar penyerang Islandia Alfred Finnbogason. Hadiah penalti diesekusi Gylfi Sigurdsson. Namun, bola tendangan Sigurdsson meleset dari sasaran.Sepanjang pertandingan, menurut catatan FIFA, Nigeria melepaskan empat tembakan jitu dari 16 usaha, dengan penguasaan bola 58 persen. Adapun Islandia melepaskan tiga tembakan jitu dari sepuluh percobaan.Dengan hasil itu, Nigeria naik ke posisi kedua dengan nilai tiga, atau kalah tiga angka dari Kroasia. Posisi ketiga dan keempat dihuni Islandia dan Argentina, masing-masing dengan nilai satu. Pada laga terakhir, Islandia akan melawan Kroasia di Rostov-On-Don, sementara Nigeria melawan Argentina di St Petersburg. Laga ketiga digelar bersamaa, yaitu pada Selasa (26/6/2018), pukul 01:00 WIB.Nigeria (3-5-2): Francis Uzoho; Leon Balogun, William Troost-Ekong, Kenneth Omeruo; Brian Idowu (Tyronne Ebuehi 46), Onyinye Ndidi, John Obi Mikel, Oghenekaro Etebo (Alex Iwobi 90), Victor Moses; Kelechi Iheanacho (Odion Ighalo 85), Ahmed MusaPelatih: Gernot RohrIslandia (4-4-2): Hannes Thor Halldorsson; Hoerdur Magnusson, Ragnar Sigurdsson (Sverrir Ingi Ingason 65), Kari Arnason, Birkir Saevarsson; Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Aaron Gunnarsson (Ari Skulason 87), Rurik Gislason; Alfred Finnbogason, Jon Dadi Bodvarsson (Bjoern Sigurdarson 71)Pelatih: Heimir HallgrimsonWasit: Matt Conger (Selandia Baru)[pagebreak]Video Nigeria 2-0 Islandia[/pagebreak]
  4022 kali
Buruk pada Babak Pertama, Nigeria Ungguli Islandia
Ahmed Musa mencetak gol yang membawa Nigeria unggul 1-0 atas Islandia, pada menit ke-49 pertandingan kedua Grup D, di Volgograd, Jumat (22/6/2018), pukul 22:00 WIB. Gol berawal dari umpan silang Victor Moses dari sektor kiri pertahanan Islandia. Musa sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang masuk ke sudut kiri atas Islandia. [suggestedarticle=2]Gol itu merupakan buah dari peluang kedua yang diciptakan Nigeria sejak babak kedua dimulai. Peluang sebelumnya adalah tembakan akurat Oghenekaro Etebo yang diantisipasi kiper Hannes Thor Halldorsson.Performa Nigeria itu merupakan kejutan, mengingat pada babak pertama mereka mendominasi penguasaan bola, tetapi sama sekali tidak melepaskan tembakan. Catatan ini menjadi Nigeria tim pertama yang tidak melepaskan tembakan pada babak pertama pertandingan Piala Dunia sejak Korea Selatan melawan Aljazair pada 2014.Sepanjang babak pertama, Islandia melepaskan dua tembakan akurat dari lima percobaan, dengan penguasaan bola 40 persen. Sementara itu, Nigeria sama sekali belum menciptakan peluang. Nigeria (3-5-2): Francis Uzoho; Leon Balogun, William Troost-Ekong, Kenneth Omeruo; Brian Idowu, Onyinye Ndidi, John Obi Mikel, Oghenekaro Etebo, Victor Moses; Kelechi Iheanacho, Ahmed MusaPelatih: Gernot RohrIslandia (4-4-2): Hannes Thor Halldorsson; Hoerdur Magnusson, R Ragnar Sigurdsson, Kari Arnason, Birkir Saevarsson; Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Aaron Gunnarsson, Rurik Gislason; Alfred Finnbogason, Jon Dadi BodvarssonPelatih: Heimir HallgrimsonWasit: Matt Conger (Selandia Baru)
  343 kali
Nigeria Vs Islandia Sementara Imbang
Islandia dan Nigeria bermain imbang tanpa gol hingga akhir babak pertama pertandingan kedua Grup D, di Volgograd, Jumat (22/6/2018), pukul 22:00 WIB. Kedua kubu bergantian menyerang sejak awal. Namun, barisan belakang Islandia mampu mencegah lawan menciptakan peluang. [suggestedarticle=2]Di sisi lain, lini tengah dan depan Islandia beberapa kali mampu masuk kotak penalti Nigeria dan menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir yang kurang terukur membuat usaha mereka tidak membuahkan gol.Pada enam menit pertama, misalnya, Islandia menciptakan dua peluang melalui Gylfi Sigurdsson. Namun, kiper Francis Uzoho bisa mengantisipasinya.Sepanjang babak pertama, Islandia melepaskan dua tembakan akurat dari lima percobaan, dengan penguasaan bola 40 persen. Sementara itu, Nigeria sama sekali belum menciptakan peluang. Nigeria (3-5-2): Francis Uzoho; Leon Balogun, William Troost-Ekong, Kenneth Omeruo; Brian Idowu, Onyinye Ndidi, John Obi Mikel, Oghenekaro Etebo, Victor Moses; Kelechi Iheanacho, Ahmed MusaPelatih: Gernot RohrIslandia (4-4-2): Hannes Thor Halldorsson; Hoerdur Magnusson, R Ragnar Sigurdsson, Kari Arnason, Birkir Saevarsson; Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Aaron Gunnarsson, Rurik Gislason; Alfred Finnbogason, Jon Dadi BodvarssonPelatih: Heimir HallgrimsonWasit: Matt Conger (Selandia Baru)
  299 kali
Pelatih Persija Ungkap Gaya Permainan Timnas Korea
Persija Jakarta baru saja melakoni uji coba tertutup dengan timnas Korea Selatan U-23 di Stadion PTIK, Jakarta pada Kamis (21/6) sore.Dalam laga itu Persija menurunkan tim lapis kedua dan menelan kekalahan 1-3. Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco menjadikan laga uji coba ini sebagai ajang evaluasi beberapa pemain muda dan juga pelapis"Uji coba ini sebagai bentuk bantuan kami kepada Korea Selatan sebelum mereka melawan Timnas U-23 Indonesia," ujar Teco, dilansir dari laman resmi Persija."Maka dari itu kami mencoba memasang beberapa pemain juga terutama dari timnas U-19," lanjutnya menjelaskan.[suggestedarticle=3]"Jadinya kami kasih waktu buat mereka. Kami memasang beberapa pemain hari ini setelah latihan dan hari ini saya bilang mereka main bebas apapun hasilnya nantinya akan evaluasi setelahnya," tambahnya.Pelatih asal Brasil itu memuji penampilan timnas U-23 Korea Selatan yang bermain tanpa cela dan disiplin."Korea Selatan bermain dengan disiplin. Semuanya bermain bagus pada babak pertama dan pressing intensitas tinggi. Kombinasi one two dan simple football," kata Teco.Persija sendiri dihadapkan dalam dua laga tunda Liga 1 yakni melawan Persebaya Surabaya (26 Juni) dan Persib Bandung (30 Juni).Sementara itu Korea U-23 akan menghadapi timnas Indonesia U-23 dalam laga uji coba pada 23 Juni mendatang di Stadion, Pakansari, Bogor.
  1024 kali
Piala Dunia 2018: Susunan Pemain Nigeria Vs Islandia
Nigeria vs Islandia akan melakoni pertandingan Grup D, di Volgograd, Jumat (22/6/2018), pukul 22:00 WIB. Jika Islandia menang, Islandia belum tentu lolos, sementara Nigeria pasti tersingkir.Jika Nigeria menang, mereka, Islandia, dan Argentina akan berebut satu tiket ke 16 besar pada laga terakhir. [suggestedarticle=2]Pada laga terakhir, Nigeria akan melawan Argentina di St Petersburg, sementara Islandia akan menghadapi Kroasia di Rostov-on-Don. Pertandingan ketiga Grup D akan digelar bersamaa, yaitu pada Senin (25/6/2018) atau Selasa dini hari WIB.Berikut ini adalah susunan pemain Nigeria vs Islandia:Nigeria (3-5-2): Francis Uzoho; Leon Balogun, William Troost-Ekong, Kenneth Omeruo; Brian Idowu, Onyinye Ndidi, John Obi Mikel, Oghenekaro Etebo, Victor Moses; Kelechi Iheanacho, Ahmed MusaPelatih: Gernot RohrIslandia (4-4-2): Hannes Thor Halldorsson; Hoerdur Magnusson, R Ragnar Sigurdsson, Kari Arnason, Birkir Saevarsson; Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Aaron Gunnarsson, Rurik Gislason; Alfred Finnbogason, Jon Dadi BodvarssonPelatih: Heimir HallgrimsonWasit: Matt Conger (Selandia Baru)
  342 kali
Jelang Lawan Nigeria, Islandia Doakan Kiper Lawan
Islandia dan Nigeria akan berhadapan pada pertandingan Grup D Piala Dunia, di Volgograd, Jumat (22/6/2018) pukul 22:00 WIB. Pada masa persiapan menghadapi laga itu, skuat Islandia mendoakan kiper Nigeria, Carl Ikeme, yang tidak bisa tampil pada Piala Dunia 2018 karena mengalami sakit leukemia.Melalui Instagram, penyerang Islandia Jon Dadi Bodvarsson, mengunggah foto timnas Islandia berkumpil dan menunjukkan jersey Islandia bernomor punggung satu bertuliskan nama Ikeme sebagai simbol dukungan. Bodvarsson pernah bermain bersama Ikeme di Wolverhampton pada 2016-2017.[suggestedarticle=2]"Kami semua di skuat Islandia bersamamu Carl Ikeme," demikian tulis Bodvarsson pada unggahannya itu."Ini adalah keluarga besar. Meski kami merupakan lawan di lapangan, tetapi ungkapan ini jauh lebih besar dari pertandingan sepak bola. Kamiu mengharapkan yang terbaik untuk Ikeme," ujar pelatih Islandia, Heimir Hallgrimsson.
  488 kali
Remaja Asia Bikin Sejarah di Piala Dunia pada Brasil vs Kosta Rika
Pengundian koin kick-off pertandingan Piala Dunia 2018 antara Brasil dan Kosta Rika, di St Petersburg, Jumat (22/6/2018), dilakukan dengan melibatkan remaja asal Pakistan, Ahmad Raza (15 tahun). Ini adalah kali pertama seorang warga negara Pakistan tampil untuk acara resmi di lapangan pertandingan Piala Dunia. Raza berasal dari Sialkot. Tiga generasi terakhir keluarganya dikenal sebagi penjahit bola untuk liga-liga profesional. Ahmad Raza dan ayahnya, Shabbir Ahmed, juga sangat menggemari sepak bola. Keterlibatan pada pertandingan Piala Dunia 2018 adalah impian yang menjadi nyata bagi mereka. Apalagi, Ahmed Raza juga merupakan penggemar Neymar.Perjalanan Ahmed Raza dari Sialkot ke Rusia akan difilmkan. Film dokumenter perjalanan Ahmed Raza dibuat oleh produser film SharmeenObaid-Chinoy. Film ini dijadwalkan rilis pada Juli 2018. Moments from today when Ahmed Raza got the opportunity for the toss, this made history ❤#FootballWithCocaCola pic.twitter.com/dwmjcNRz11 — Tayyab Memon (@TayyabMemon) June 22, 2018 15-year-old Pakistani teenager Ahmed Raza in conducting of the coin-toss for #BRA v #CRC match at the FIFA World Cup 2018 today. pic.twitter.com/GJAKMWWtx6 — Ahsan. 🇵🇰 (@imPakistaniLAD) June 22, 2018
  628 kali
1529672033855 tag