(Foto: juan mabromata/AFP )

Seperti Ismed Sofyan dan Roger Milla, Ignashevich Masih Dipercaya Timnas

Rusia mengawali Piala Dunia 2018 cukup meyakinkan usai mengalahkan Arab Saudi dengan skor 5-0. Namun, masuknya nama bek veteran Sergei Ignashevich ke dalam skuat Stanislav Cherchesov sempat menjadi sorotan.

Jika diibaratkan, pemanggilan bek 38 tahun itu sama seperti kembalinya kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan. Sebagai pelatih, Cherchesov sempat ditanya soal kembalinya Ignashevich ke tim utama Beruang Merah tersebut.




Jawaban Cherchesov cukup sederhana. "Ignashevich seperti tak pernah meninggalkan kami. Saya senang dia bersama kami. Dia merupakan faktor penyatu baik di luar maupun dalam lapangan," ujar sang pelatih dikutip dari BolaSport.com.

Selain itu, dengan usia 38 tahun 335 saat ini, Ignashevich menjadi pemain selain penjaga gawang atau sering disebut outfield player tertua di Piala Dunia sejak Roger Milla pada Piala Dunia 1994.

Faktor cedera yang dialami sejumlah nama bek hebat Rusia menjadi alasan kembalinya Ignashevich ke dalam skuat utama. Dia kembali di panggil timnas usai bek Rubin Kazan Ruslan Kambolov cedera bulan lalu. Sebelumnya, Rusia lebih dulu kehilangan Georgy Dzhikiya (Spartak Moskva) dan Viktor Vasin (CSKA Moskva) yang menderita cedera ligamen lutut.




Melakoni laga sebagai starter saat berjumpa Arab Saudi di laga pembuka Piala Dunia 2018 sesungguhnya bukan yang pertama bagi Ignashevich. Dia telah mencicipi hal tersbeut saat Rusia menjalani laga persahabatan kontra Austria dan Turki.

Berharap, Ignashevich memberi pengaruh positif bagi skuat tuan rumah di laga selanjutnya. Rusia setidaknya butuh satu kemenangan tambahan untuk bisa melenggang ke babak selanjutnya. Akan tetapi, Mesir dan Uruguay bukanlah lawan enteng untuk dikalahkan.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


6 Catatan yang Tercipta setelah Rusia Gulung Mesir 3-1
Rusia meraih kemenangan 3-1 atas Mesir, pada pertandingan kedua Grup A Piala Dunia, di St Petersburg, Selasa (19/6/2018). Gol Mesir merupakan hasil eksekusi penalti Mohamed Salah pada menit ke-73, sementara gol Rusia dicetak oleh Ahmed Fathi (47, bunuh diri), Denis Cheryshev (59'), dan Artem Dzyuba (62').Seiring peluit berbunyi panjang, sejumlah rekor dan catatan baru tercipta. Berikut ini adalah rekor dan catatan berkaitan dengan laga Rusia vs Mesir tersebut.[suggestedarticle=2]1. Dalam dua pertandingan Piala Dunia 2018, Rusia mencetak delapan gol. Jumlah gol itu sama dengan yang dicetak Spanyol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia 2010.2. Dengan keberhasilan Mohamed Salah mencetak gol ke gawang Rusia, peraih sepatu emas Premier League telah mencetak gol dalam empat edisi Piala Dunia secara beruntun. Thierry Henry 3 gol pada 2006, Didier Drogba 1 gol pada 2010, Luis Suarez 2 gol pada 2014, dan Mohamed Salah 1 gol pada 2018.3. Mohamed Salah adalah pemain Mesir ketiga yang mencetak gol pada Piala Dunia, setelah Abdelrahman Fawzi (1934) dan Magdy Abed El Ghani (1990). 4. Delapan gol yang dicetak Rusia pada dua laga perdana Piala Dunia 2018 sama dengan yang rekor yang dibukukan Italia ketika menjadi tuan rumah pada 1934, juga delapan gol dalam dua pertandingan pertama.5. Sejak awal Piala Dunia 2018 hingga Rusia vs Mesir setelah, sudah tercipta lima gol bunuh diri. Jumlah gol bunuh diri tertinggi adalah enam gol, pada Piala Dunia 1998.6. Sepanjang laga Rusia vs Mesir itu, Mohamed Salah adalah pemain yang paling jarang menyentuh bola dibanding semua pemain outfield Mesir lainnya, yaitu hanya 19 sentuhan.[pagebreak]Video Rusia 3-1 Mesir[/pagebreak]
  470 kali
Bintang Timnas Rusia Ini Jadi Rebutan Arsenal, Juventus dan Chelsea
Bintang Rusia, Aleksandr Golovin tengah menjadi incaran klub-klub papan atas Eropa usai penampilannya yang memukau di laga pertama Piala Dunia 2018 melawan Arab Saudi.Golovin tampil bersinar dalam pertandingan tersebut dengan mencetak satu gol.Tak heran, ia pun kini dilirik oleh Arsenal, Juventus dan Chelsea, yang siap untuk berebut mendapatkan tanda tangannya. [suggestedarticle=3]Juventus dikabarkan sangat tertarik untuk merekrut gelandang berusia 22 tahun itu.Bahkan, menurut media Italia, La Gazzetta dello Sport Si Nyonya Tua telah mengajukan tawaran pembuka sekitar 15 juta Euro.Sementara raksasa Liga Premier Inggris, Chelsea juga menyatakan bahwa mereka serius untuk membawa Golovin ke Stamford Bridge.[pagebreak]Diperebutkan Para Raksasa[/pagebreak]Sedangkan Arsenal dikabarkan sudah mengungkapkan ketertarikannya sejak lama kepada Golovin, yang harganya mungkin akan meningkat jika tampil mengesankan selama Piala Dunia 2018.Golovin akan kembali berlaga bersama Timnas Rusia dalam lanjutan babak penyisihan Grup A melawan Timnas Mesir, Rabu (20/6).
  1574 kali
Mourinho Berperan dalam Pencabutan Gol Pogba ke Gawang Australia?
Gol kedua Prancis ke gawang Australia yang semula tercatat atas nama Paul Pogba kini dicabut. Gol kemenangan Le Blues belakangan tercatat sebagai gol bunuh diri.Bola yang sempat membentur tiang untuk kemudian melewati garis gawang membuat Prancis mengunci tiga angka pertama di Piala Dunia 2018. Akan tetapi, bola lebih dulu mengenai kaki Aziz Behich sebelum dinyatakan gol.[suggestedarticle=3]Menariknya, mentor Pogba di Manchester United (MU) Jose Mourinho ikut membenarkan keputusan pencabutan gol Pogba tersebut. Mou adalah salah satu pengamat yang menganggap Pigba tak layak dianugerahi gelar pencetak gol kedua Perancis itu. Jauh sebelum FIFA mencabut gol Pogba itu secara resmi.Bahkan dia mengaku tidak terkesan terhadap permainan Pogba dalam laga kontra Australia.Sebelumnya, Mou menilai, Pogba dinaungi keberuntungan saat mencetak gol tersebut. "Bagi saya, ini bukan tentang Pogba mencetak gol atau bukan. Itu gol bunuh diri karena sempat mengenai lawan," ucap Mou dikutip dari Mirror."Saya kira itu memang gol bunuh diri karena tekad Pogba membuat hal terjadi seperti gol," ungkapnya.Apakah FIFA mengambil keputusan pembatalan itu juga dipengaruhi oleh pendapat Mourinho? Entahlah...[pagebreak]Justru Kritik Pogba[/pagebreak]Mou lantas berpesan timnas Prancis agar bermain jauh lebih baik. Tim Ayam jantan, kata dia, harus meningkatkan permainan mereka di laga selanjutnya."Mayoritas pemain Prancis terlalu nyaman atau tidak ingin terlalu mengambil risiko, atau tidak cukup percaya diri untuk membuat sesuatu terjadi," katanya.Bahkan, Mou menekankan Prancis gagal menyuguhkan permainan berkelas. Laga kontra Australia berjalan sangat monoton meski mereka diisi sejumlah pemain hebat."Kylian Mbappe,Ousmane Dembele atau Antoine Griezmann tidak memiliki permainan yang hebat di laga itu," ujarnya.
  3620 kali
Digelontor Belgia 3 Gol Tanpa Balas, Panama Merasa Sedang Terbang ke Bulan
Pesta seketika pecah di jalanan Panama usai timnas mereka meraih kemenangan penting atas Kosta Rika 2-1 di Estadio Rommel Fernandez. Kehebohan publik Panama sangat wajar mengingat untuk kali pertama negara mereka tercatat sebagai peserta Piala Dunia, Panama lolos ke Rusia.Kegembiraan tidak hanya dirasakan publik di negara kedua terkecil di Amerika Tengah semata, tetapi juga kiper andalan Panama Jaime Penedo. Dia lantas sesumbar lolos ke Piala Dunia adalah sebuah langkah yang mudah akan tetapi berjuang untuk meraih hasil yang terbaik menjadi bagian yang tersulit. Menurutnya, Panama merasa menang dapat lolos ke Piala Dunia.Penedo merupakan pemain paling berpengalaman yang ada di skuat Hernan Gomez. Dia usia ke-36 tahun, Penedo sempat bermain untuk Osasusa, LA Galaxy, dan kini bersergam Dinamo Bukares. Dia pun memaknai, keikutsertaan Panama di Piala Dunia 2018 di Rusia merupakan momen yang indah. Terlebih, kata dia, dapat bertanding melawan timnas Inggris, Belgia, dan Tunisia.[suggestedarticle=3]Walaupun, gawang yang dijaganya bobol sebanyak tiga kali saat menjalani laga pertama Grup G kontra Belgia. Dua gol Romelo Lukaku dan Dries Mertens gagal dibalas sebiji gol.Dia mengaku, sangat menunggu-nunggu laga Panama kontra Inggris. Kembali, Penedo sesumbar tidak takut saat timnya menghadapi Harry Kane dan skuat Tiga Singa lainnya."Ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa tapi bagi kami sangat menakjubkan. Ibarat sebuah mimpi. Mereka (Inggris) pernah menjadi juara dunia dan kami belum bermain sekalipun di sana (Piala Dunia)," kata Penedo di kutip dari The Guardian.com. "Saya tidak takut (menghadapi Inggris). Semua dari kami (skuat Panama) sangat antusias menunggu laga tersebut. Saya pribadi memimpikan dapat menghadapi tim seperti Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol dan Brazil. Mimpi saya sejak kecil dapat menghadapi satu di antara tim tersebut. Kini menjadi kenyataan setelah Panama mencapai Piala Dunia. Saatnya berdansa dengan mereka," ungkapnya melanjutkan.[pagebreak]Masuk Dimensi Lain[/pagebreak]"Saya menyadari masuk ke Piala Dunia merupakan bagian yang mudah, tetapi bagian yang sulit akan datang setelahnya. Tampil di Piala Dunia memberi Anda kesempatan masuki dimensi lain bahkan menjadi planet sepakbola lain untuk kami. Saya tidak bisa mengatakan jika Panama bertujuan hanya mencapai fase kedua, melainkan saya menginginkan tim dapat mencetak sejumlah gol dan poin di Piala Dunia. Dengan begitu, saya berharap akan menuai hasil terbaik," ujarnya.Meksi pernah membayangkannya, Penedo mengaku hingga saat ini tidak percaya dirinya dapat berlaga di ajang sepak bola paling bergengsi antarnegara di dunia.Penedo kemudian me-rewind proses lolosnya Panama ke Rusia. Menjalani laga terakhir kontra Kosta Rika yang telah lebih dulu dinyatakan lolos, Panama memulainya dengan raihan 10 poin. Angka yang sama juga dimiliki Honduras yang dalam kesempatan terakhir menghadapi Meksiko yang sejak awal September 2017 juga dipastikan ke Rusia.Kedudukan 1-1 kontra Kosta Rika bertahan hingga menit ke-87. Namun, Gabriel Torres yang menerima umpan panjang berhasil mencuri bola dan melepaskan sepakan voli untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1. Tambahan tiga poin membuat Panama berada di posisi ketiga dan lolos otomatis ke Piala Dunia pertamanya, sementara Honduras harus turun ke posisi empat untuk kemudian menjalani babak kualifikasi.[suggestedarticle=2]"Beruntung Amerika Serikat kalah menghadapi Trinidad Tobago sehingga poin kami tidak terkejar sekaligus batal menjalani laga play off sulit kontra Australia. Semua orang pun bereaksi sama, luar biasa," ucapnya.Penedo dan skuat Panama lain kini berperan vital dalam menghidupkan gairah sepak bola dalam negeri. Pasalnya, generasi muda Panama atau pun mayoritas msyarakat kurang menyukai olaharaga 11 lawan 11 tersebut."Sepakbola sekarang sangat penting di negara kami. Ketika saya memulai karier, sepakbola bukanlah olahraga nomor satu di negara kami. Kalah dari tinju dan bisbol. Tapi kini, Piala Dunia telah membangkitkan semangat dan sekarang sepakbola telah menjadi lebih penting di Panama. Orang-orang menyukainya."
  1439 kali
Pesta Gol, Belgia Menang 3-0 atas Panama di Laga Pembuka
Belgia berpesta gol ke gawang Panama di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2018 di Stadion Fisht, Sochi, Senin (18/6/2018) malam WIB. Eden Hazard dan kolega menutup 90 menit pertandingan dengan skor 3-0.Kiper utama Belgia yang bermain untuk Chelsea Thibaut Courtois tidak banyak melakukan pekerjaan sepanjang babak pertama. Serangan yang dikreasi skuat Panama kerap kandas di barisan tengah dan belakang Belgia.[suggestedarticle=2]Meski begitu, Belgia pun kerap kesulitan memasuki daerah pertahanan Panama. Skuat asuhan Hernan Gomez sangat disiplin dalam menjaga wilayahnya.Mengawali babak pertama Belgia langsung menekan pertahanan Panama dan nyaris unggul saat Eden Hazard berhasil merebut bola akibat kesalahan pemain belakang lawan. Backpass tak sempurna Roman Torres kepada kiper Panama Jaime Penedo membuat seisi stadion berteriak. Sayang Hazard gagal memanfaatkan blunder tersebut menjadi gol di menit ke-11 lantaran sepakannya masih menyamping.Backheel De Bruyne memudahkan Hazard menggiring bola hingga mendekati mulut gawang. Namun, lagi-lagi sepakannya masih melebar di menit ke-26.Dikepung hampir lima pemain Panama, Hazard berhasil menembusnya sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang. Sayang sepakan di menit ke-38 itu masih mampu dihentikan Penedo.Usaha Belgia untuk mencetak gol terus tak berhenti. Di ujung babak pertama, sayangnya serangan balik cepat anak asuh Roberto Martinez masih dapat dihentikan pemain belakang Panama yang tampil disiplin. Hingga peluit dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah. Belgia akhirnya sukses menjaringkan bola di menit ke-47. Dries Mertens sukses mengonversi bola liar di kotak penalti Panama. Belgia pun unggul sementara 1-0.Gol itu mengakhiri penantian Belgia, yang mendominasi laga sejak awal. Menurut catatan FIFA, sejak awal hingga gol itu tercipta, Belgia melepaskan empat tembakan jitu dari sepuluh usaha, dengan penguasaan bola 61 persen. Di sisi lain, Panama melepaskan tiga tembakan tanpa satu pun mengarah tepat ke sasaran.Gol tersebut membuat permainan Panama sedikiti kacau. Sejumlah tackling keras pun dilakukan. Tiga kartu kuning dikeluarkan wasit Wasit Janny Sikazwe kepada Armando Cooper (49), Michael Murillo (51), dan Anibal Godoy (57). Khusus nama terakhir, wasit asal Zambia itu mengganjarnya karena sang pemain melakukan protes keras.Unggul satu gol membuat Belgia menurunkan intensitas serangan. Tidak ada serangan dan pelaung berarti yang dilancarkan The Red Devils.Hingga akhirnya gol kedua bagi Belgia datang di menit ke-69 melalui sundulan Romelu Lukaku. Umpan terukur Kevin De Bruyne tidak disia-siakan striker jantung Manchester United itu. Skor pun berubah menjadi 2-0.Pada menit ke-74, gawang Courtois nyaris bobol. Backpass yang kurang baik coba dikonversi Cooper menjadi gol. Lantaran kurang tenang sepakan yang dilepaskan pun masih jauh dari sasaran.Semenit setelah, justru Belgia yang sukses mencetak gol ketiga. Lukaku kembali mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan umpan Hazard. Belgia pun menjauh 3-0. Menjelang laga usai, kemelut terjadi di depan gawang Courtois. Tanpa sengaja Dedryck Boyata membelokkan arah bola hasil sepakan pemain Panama kepada Ismael Diaz. Beruntung Courtois mampu mengamankan bola.  Hingga peluit akhir dibunyikan keunggulan Belgia tidak berubah meski official pertandingan memberi empat menit tambahan waktu. Laga yang diwarnai delapan kartu kuning tersebut pun ditutup dengan skor 3-0 untuk kemenangan Blegia.SUSUNAN PEMAINBELGIA (3-4-2-1)Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Dedryck Boyata, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Kevin De Bruyne, Axel Wirsel (Nacer Chadli 90), Yannick Ferreira-Carrasco (Mousa Dembele 74); Dries Mertens (Thorgan Hazard 84), Eden Hazard, Romelu LukakuPelatih: Roberto MartinezPANAMA (4-5-1)Jaime Penedo; Eric Davis, Fidel Escobar, Roman Torres, Michael Murillo; Jose Luis Rodriguez (Ismael Diaz 63), Anibal Godoy, Gabriel Gomez, Armando Cooper, Edgar Barcenas (Gabriel Torres 63); Blaz Perez (Luis Tejada 73)Pelatih: Hernan Gomez[pagebreak]Video Gol Belgia 3-0 Panama[/pagebreak]
  576 kali
Hasil Babak I Belgia Vs Panama: Skor Sama Kuat 0-0
Belgia dan Panama menutup laga pertama dengan kedudukan sama kuat 0-0 di Stadion Fisht, Sochi, Senin (18/6/2018) malam WIB.. Laga pembuka Grup G Piala Dunia 2018 tersebut berlangsung menarik meski Eden Hazard dan kolega lebih mendominasi.Mengawali babak pertama Belgia langsung menekan pertahanan Panama dan nyaris unggul saat Eden Hazard berhasil merebut bola akibat kesalahan pemain belakang lawan. Backpass tak sempurna Roman Torres kepada kiper Panama Jaime Penedo membuat seisi stadion berteriak. Sayang Hazard gagal memanfaatkan blunder tersebut menjadi gol di menit ke-11 lantaran sepakannya masih menyamping.Wasit Janny Sikazwe langsung merogoh dua kartu kuning dari sakunya di menit-menit awal babak pertama. Wasit asal Zambia itu memberinya satu untuk Thomas Meunier (Belgia) di menit ke-14 dan Eric Davis (Panama) empat menit kemudian.Meski mendominasi pergerakan bola, para pemain Belgia tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan Panama. Untuk sementara, taktik bertahan Hernan Gomez cukup manjur.Panama lantas mengancam gawang Thibaut Courtois di menit ke-24. Aksi satu dua antara Armando Cooper dan Edgar Barcenas berhasil membuat Belgia khawatir gawangnya bobol.Sayang kerja sama apik tersebut patah di kaki Axel Witsel yang kemudian mengirim bola kepada rekannya untuk balik menyerang. Romelu Lukaku yang mendapat bola lantas menyodorkan umpan daerah kepada Meunier. bagusnya bola mampu dihalau pemain belakang Panama yang berbuah sepak pojok.Serangan Panama kembali patah. Backheel De Bruyne memudahkan Hazard menggiring bola hingga mendekati mulut gawang. Namun, lagi-lagi sepakannya masih melebar di menit ke-26. Dikepung hampir lima pemain Panama, Hazard berhasil menembusnya sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang. Sayang sepakan di menit ke-38 itu masih mampu dihentikan Penedo. Usaha Belgia untuk mencetak gol terus tak berhenti. Di ujung babak pertama, sayangnya serangan balik cepat anak asuh Roberto Martinez masih dapat dihentikan pemain belakang Panama yang tampil disiplin. Hingga peluit dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah.  SUSUNAN PEMAINBELGIA (3-4-2-1)Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Dedryck Boyata, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Kevin De Bruyne, Axel Wirsel, Yannick Ferreira-Carrasco; Dries Mertens, Eden Hazard, Romelu LukakuPelatih: Roberto MartinezPANAMA (4-5-1)Jaime Penedo; Eric Davis, Fidel Escobar, Roman Torres, Michael Murillo; Jose Luis Rodriguez, Anibal Godoy, Gabriel Gomez, Armando Cooper, Edgar Barcenas; Blaz PerezPelatih: Hernan Gomez
  463 kali
Susunan Pemain Belgia Vs Panama: Martinez Usung Skema Menyerang
Belgia siap membawa tiga poin dari tangan Panama di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2018 di Stadion Fisht, Sochi, Senin (18/6/2018) malam WIB. Roberto Martinez memastikan bakal bermain menyerang jika melihat susunan pemain yang diturunkan.Mengusung skema 3-4-2-1, Martinez akan mengandalkan Romelu Lukaku di mulut gawang lawan seorang diri sebagai target man. Sementara Eden Hazard dan Dries Mertens siap memberi dukungan. Keduanya memiliki kebiasaan tiba-tiba masuk dari lini kedua untuk memberi kejutan.[suggestedarticle=3]Sementara Keven De Bruyne dan Axel Witsel bakal menjadi penyeimbang permainan tim baik saat menyerang ataupun bertahan. Bruyne dipastikan bakal lebih sering membantu penyerangan dan dapat menjadi otak peredaran bola ke sisi luar yang diisi Thomas Meunier (kanan) dan Yannick Ferreira-Carrasco (kiri).[pagebreak]Mengusung formasi 4-5-1[/pagebreak]Sementara di kubu lawan, Pelatih Panama Hernan Gomez memilih bermain bertahan sejak awal pertandingan. Tentu, setiap kesempatan menyerang yang ada bakal dimaksimalkan betul Edgar Barcenas dan Blaz Peres untyuk merobek gawang Belgia.Mengusung formasi 4-5-1, Panama menumpuk pemain elbih banyak di lini tengah. Anibal Godoy, Gabriel Gomez dan Armando Cooper bakal menjadi jangkar utama Panama di lini tengah. Ketiganya siap bertarung dengan para pemain Belgia khususnya menghentika pergerakan Hazard, De Bruyne, dan juga Mertens.SUSUNAN PEMAINBELGIA (3-4-2-1)Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Dedryck Boyata, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Kevin De Bruyne, Axel Wirsel, Yannick Ferreira-Carrasco; Dries Mertens, Eden Hazard, Romelu LukakuPelatih: Roberto MartinezPANAMA (4-5-1)Jaime Penedo; Eric Davis, Fidel Escobar, Roman Torres, Michael Murillo; Jose Luis Rodriguez, Anibal Godoy, Gabriel Gomez, Armando Cooper, Edgar Barcenas; Blaz PerezPelatih: Hernan Gomez
  727 kali
Jerman Kena Kutukan Juara Bertahan Kalah di Laga Perdana
Adanya kutukan juara bertahan Piala Dunia mengalami kekalahan di laga perdana sepertinya mulai menjadi kenyataan. Setelah Spanyol dan Prancis, kini giliran Jerman yang harus tumbang.Menjalani laga pembuka Grup F Piala Dunia 2018 kontra Meksiko, Jerman selaku juara bertahan harus terkapar dengan skor akhir 0-1. Gol semata wayang Hirving Lozana tersebut di menit ke-35 gagal disamakan para pemain der Panzer.Pengalaman tersebut semakin menegaskan adanya kutukan bagi sang juara bertahan. Tragisnya sejumlah sang juara bertahan kecuali Argentina bernasib sial gagal lolos dari fase grup.[suggestedarticle=3]Italia menjadi tim pertama yang mengalami kesialan tersebut. Datang ke Brazil pada Piala Dunia 1950 dengan status juara bertahan, Italia justru takluk di laga pembuka oleh Swedia dengan skor akhir 2-3. Italia menjadi juara dunia di Piala Dunia 1938 di Prancis. Setelahnya, turnamen terakbar Antarnegara tersebut fakum karena meletusnya perang dunia. Italia pun gagal melanjutkan langkahnya setelah tersingkir di fase grup.Pengalaman yang sama kembali terulang. Kali ini giliran Argentina yang bernasib sial di laga pembuka Piala Dunia. Berangkat ke Spanyol pada gelaran Piala Dunia 1982, Albiceleste kalah di laga pertama saat jumpa Belgia. Bagusnya kekalahan 0-1 atas Belgia tidak berdampak buruk bagi Argentina. Mereka tetap melaju ke babak selanjutnya, meski akhirnya kandas di putaran grup fase kedua. Berada di Grup 3 bersama Italia dan Brazil, Argentina tak sekalipun mengakhiri laga dengan kemenangan.[suggestedarticle=3]Delapan tahun kemudian, tepatnya di Piala Dunia 1990 di Italia, Argentina kembali mengalami hal yang sama. Kali ini kamerun yang memberikan pengalaman pahit Argentina di laga pembuka. Sundulan lemah Omam-Biyik di menit ke-67 yang berbuah gol tidak dapat dibalas. Sebagai catatan, gol tersebut lahir berkat blunder kiper Argentina saat itu Neri Pumpido. Namun, Argentina justru berhasil menembus laga final sebelum akhirnya dikalahkan Jerman Barat (Jerman).Sebelumnya, Gol Tangan Tuhan Diego Maradona menjadi kontroversi panjang perjalanan Argentina di Piala Dunia 1986 di Meksiko yang akhirnya membuat tim Tango juara dunia.[pagebreak]Di era milenium tepatnya di Piala Dunia 2002 [/pagebreak]Di era milenium tepatnya di Piala Dunia 2002 di Jepang-Korea Selatan, Prancis yang begitu digdaya saat menjadi tuan rumah harus mengalami hal yang sama. Kemenangan 3-0 atas Brazil di final Piala Dunia 1998 membuat tim Ayam jantan keluar sebagai juara.Akan tetapi mereka justru menderita di laga pembuka Piala Dunia 2002. Prancis takluk 0-1 atas Ghana. Tidak hanya tersingkir sejak fase grup, Prancis gagal mencetak satu kemenangan pun dan menjadi juru kunci Grup A di bawah Denmark, Senegal, dan Uruguay.Kutukan sebagai juara dunia yang kalah di laga pembuka kemudian menghinggapi Spanyol di laga pembuka Piala Dunia 2014 di Brazil. Menjuarai Piala Dunia 2010 bersama generasi emas, Spanyol di luar dugaan dipermalukan Belanda 1-5 yang notabene musuh yang mereka kalahkan di laga final empat tahun lalu.
  1804 kali
Meksiko Kalahkan Jerman 1-0, Lozano Jadi Pahlawan
Sang juara bertahan Jerman harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor 0-1 di laga pembuka Grup F Piala Dunia di Stadion Luzhniki, Minggu (17/6/2018) malam WIB. Gol tunggal Hirving Lozano di menit ke-35 tidak mampu dibalas oleh skuat asuhan Joachim Low. Menguasai penuh jalannya pertandingan tidak lantas membuat Jerman mudah menjebol gawang Meksiko. Selain disiplinnya lini belakang Tri Color, penyelesaian peluang yang buruk para pemain Jerman ikut menjadi andil. Statistik pertandingan mencatat Jerman melepas 12 tendangan melenceng dan sembilan lainnya tepat sasaran. Sedangkan Meksiko yang sejak menit ke-60 bermain bertahan hanya mampu mencatatkan empat tendangan on target dan tujuh lainnya jauh dari sasaran.[suggestedarticle=3] Lewat skenario serangan balik yang dimotori Javier Hernández Chicharito, Lozano yang berdiri bebas sempat mengecoh pemain Jerman sebelum melepaskan tendangan keras di jarak dekat. Gol tersebut pun menjadi yang terakhir dalma laga tersebut.[pagebreak]Jalannya babak pertama [/pagebreak]Jalannya babak pertama  Jerman lebih dulu membuka asa melalui Timo Werner di menit ketiga. Akan tetap sepakannya memanfaatkan umpan Joshua Kimmich masih menyamping.Memasuki menit ke-14 giliran Meksiko mengancam gawang Jerman. Assist Miguel Layun langsung ke kotak penalti sejatinya berhasil di sundul Hector Moreno. Akan tetapi usahanya masih dpata di raih Manuel Neuer.Javier Hernandez Chicarito coba mengancam gawang sang juara bertahan di menit ke-23. akan tetapi, sepakan keras dari luar kotak penalti dengan kaki kiri hasil umpan Hirving Lozano masih dapat di blok barisan belakang tim lawan.[suggestedarticle=2]Di tengah laga seru tersebut, justru Meksiko yang mampu mencetak gol lebih dulu. Memanfaatkan umpan Chicharito, Lozano segera melepaskan sepakan kaki kanan yang tak mampu dihalau Neuer. Meksiko pun unggul sementara 1-0.Jalannya babak kedua Jerman langsung menciptakan peluang di menit ke-48 melalui sepakan Marvin Plattenhardt. Akan tetapi, Guillermo Ochoa masih dapat menjangkaunya.Selanjutnya, giliran Joshua Kimmich dan Toni Kroos yang mengancam gawang Meksiko. Jika tendangan Kimmich pada menit ke-53 masih melambung, maka usaha Kroos memanfaatkan umpan Julian Draxler di menit ke-55 masih mampu diblok pemain belakang Meksiko.Jerman yang sempat menyerang habis-habisan pascagol Lozano menurunkan intensitas serang di babak kedua. Peredaran bola pun kembali seimbang meski Jerman sedikit lebih unggul.[suggestedarticle=2]Akan tetapi, pergantian pemain yang dilakukan Pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio dengan menarik keluar Vela dan Lozano membuat intensitas serangan menurun. Jerman pun memanfaatkan kondisi tersebut untuk terus menekan.Penguasaan bola Jerman kembali mencapai 60 persen lebih. Meski begitu, sejumlah peluang yang didapat Der Panzer kerap menemui kegagalan. Mereka pun harus kehilangan poin di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2018.SUSUNAN PEMAINJERMAN (4-2-3-1)Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jerome Boateng, Mats Hummels, Marvin Plattenhardt (Mario Gomez 79); Sami Khedira (Marco Reus 60), Toni Kroos; Thomas Muller, Mesut Ozil, Julian Draxler; Timo Werner (Julian Brandt 86). Pelatih: Joachim LoewMEKSIKO (4-2-3-1)Guillermo Ochoa; Carlos Salcedo, Hugo Ayala, Hector Moreno, Jesus Gallardo; Miguel Layun, Andres Guardado (Rafael Marquez 74), Hector Herrera; Carlos Vela (Edson Alvarez 58), Javier Hernandez, Hirving Lozano (Raul Jimenez 66). Pelatih: Juan Carlos Osorio
  747 kali
Hasil Babak I Jerman Vs Meksiko: Juara Bertahan Tertinggal 0-1
Jerman dan Meksiko langsung jual beli serangan di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Minggu (17/6/2018) malam WIB. Akan tetapi, sang juara bertahan untuk sementara tertinggal 0-1 dari Meksiko. Kedua tim langsung unjuk gigi dengan melancarkan sejumlah serangan. Namun, Jerman lebih dulu membuka asa melalui Timo Werner di menit ketiga. Akan tetapi sepakannya memanfaatkan umpan Joshua Kimmich masih menyamping.Empat menit kemudian giliran Matts Hummels yang membuka peluang gol. Umpan manis Thomas Muller langsung disambar bek tengah Bayern Munchen itu dengan sepakan kaki kiri. Namun, usaha tersebut masih belum berbuah hasil.[suggestedarticle=3]Memasuki menit ke-14 giliran Meksiko mengancam gawang Jerman. Assist Miguel Layun langsung ke kotak penalti sejatinya berhasil di sundul Hector Moreno. Akan tetapi usahanya masih dapat diraih Manuel Neuer.Javier Hernandez Chicharito coba mengancam gawang sang juara bertahan di menit ke-23. Akan tetapi, sepakan keras dari luar kotak penalti dengan kaki kiri hasil umpan Hirving Lozano masih dapat diblok barisan belakang tim lawan.Laga berlangsung cukup imbang meski Jerman lebih banyak menguasai bola. Akan tetapi, peluang yang diciptakan kedua tim cukup berimbang. Jerman mampu melepas empat tendangan on target dan dua lainnya melenceng. Sedangkan Meksiko mencatatkan tiga tendangan on dan off target.[suggestedarticle=2]Di tengah laga seru tersebut, justru Meksiko yang mampu mencetak gol lebih dulu. Memanfaatkan umpan Chicharito, Lozano segera melepaskan sepakan kaki kanan yang tak mampu dihalau Neuer. Meksiko pun unggul sementara 1-0 di menit ke-35. Jerman pun langsung tersentak memburu gol balasan. Sedangkan Meksiko memilih untuk memenuhi daerah pertahanan menjaga keunggulan. Ball position yang sedari awal berjalan imbang pun mulai jomplang. Jerman setidaknya menguasai 64 persen dan Meksiko hanya 36 persen. Hingga turun minum, keunggulan Meksiko tetap terjaga.SUSUNAN PEMAINJERMAN (4-2-3-1)Neuer; Kimmich, Boateng, Hummels, Plattenhard; Kroos, Khedira; Mueller, Oezil, Draxler; WernerPelatih: Joachim LoewMEKSIKO (4-2-3-1)Ochoa; Salcedo, Ayala, Moreno, Gallardo; Herrera, Guadado; Layun, Vela, Lozano; HernadezPelatih: Juan Carlos Osorio
  773 kali
1529250424098 tag