Seperti Ismed Sofyan dan Roger Milla, Ignashevich Masih Dipercaya Timnas


  •    Syukron Achmad
  •    15/06/18 - 19:10
  •    541

(juan mabromata/AFP )

Rusia mengawali Piala Dunia 2018 cukup meyakinkan usai mengalahkan Arab Saudi dengan skor 5-0. Namun, masuknya nama bek veteran Sergei Ignashevich ke dalam skuat Stanislav Cherchesov sempat menjadi sorotan.

Jika diibaratkan, pemanggilan bek 38 tahun itu sama seperti kembalinya kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan. Sebagai pelatih, Cherchesov sempat ditanya soal kembalinya Ignashevich ke tim utama Beruang Merah tersebut.





Jawaban Cherchesov cukup sederhana. "Ignashevich seperti tak pernah meninggalkan kami. Saya senang dia bersama kami. Dia merupakan faktor penyatu baik di luar maupun dalam lapangan," ujar sang pelatih dikutip dari BolaSport.com.

Selain itu, dengan usia 38 tahun 335 saat ini, Ignashevich menjadi pemain selain penjaga gawang atau sering disebut outfield player tertua di Piala Dunia sejak Roger Milla pada Piala Dunia 1994.

Faktor cedera yang dialami sejumlah nama bek hebat Rusia menjadi alasan kembalinya Ignashevich ke dalam skuat utama. Dia kembali di panggil timnas usai bek Rubin Kazan Ruslan Kambolov cedera bulan lalu. Sebelumnya, Rusia lebih dulu kehilangan Georgy Dzhikiya (Spartak Moskva) dan Viktor Vasin (CSKA Moskva) yang menderita cedera ligamen lutut.





Melakoni laga sebagai starter saat berjumpa Arab Saudi di laga pembuka Piala Dunia 2018 sesungguhnya bukan yang pertama bagi Ignashevich. Dia telah mencicipi hal tersbeut saat Rusia menjalani laga persahabatan kontra Austria dan Turki.

Berharap, Ignashevich memberi pengaruh positif bagi skuat tuan rumah di laga selanjutnya. Rusia setidaknya butuh satu kemenangan tambahan untuk bisa melenggang ke babak selanjutnya. Akan tetapi, Mesir dan Uruguay bukanlah lawan enteng untuk dikalahkan.








Berita Terkait


1531048201816

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?