(Foto: AFP)

Cetak Gol, Denis Cheryshev Jadi Pemain Terbaik Laga Rusia Vs Arab Saudi

Denis Cheryshev menjadi pemain terbaik di laga pembuka Piala Dunai 2018. Pada laga tersebut, Cheryshev mencetak dua gol untuk kemenangan Rusia atas Saudi Arabia.

Pada laga Stadion Luzhniki, Kamis (14/6/2018), Rusia menang telak dengan lima gol tanpa balas. Lima gol tersebut dicetak oleh Yuri Gazinskiy (12'), Denis Cheryshev (43 dan 90+3'), Artem Dzyuba (71') dan Golovin (90+3).



Cheryshev tampil sebagai pemain pengganti dalam laga pertandingan tersebut. Ia menggantikan Alan Dzagoev pada menit 24 yang alami cedera.
Pada statistik dari Twitter FIFA Piala Dunia, pemain sayap Villarreal itu melepaskan tiga sepakan ke gawang lawan. Dua diantaranya berhasil membobol gawang Aran Saudi.

Pemain 27 tahun itu saat ini tercatat sebagai top skor sementara Piala Dunia 2018. Koleksi golnya bisa bertambah pada laga kedua Grup A, 19 Juni mendatang.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Presiden CSKA: Chelsea Akan Miliki Saingan untuk Dapatkan Golovin
Bintang muda CSKA Moskow, Aleksandr Golovin menjadi salah satu komoditi utama di bursa transfer musim panas kali ini.Penampilan apiknya bersama timnas Rusia di ajang Piala Dunia 2018 membuat nama Golovin mencuat, menjadi incaran klub top Eropa.Rusia sendiri melaju hingga babak perempat final di ajang Piala Dunia, dimana mereka dikandaskan Krosias di babak adu pinalti.Sejauh ini Chelsea menjadi salah satu klub yang berminat untuk mendapatkan pemain berusia 22 tahun itu. Namun Presiden klub CSKA, Evgeniy Giner mengatakan tak hanya Chelsea yang meminati pemainnya, namun juga klub asal kota London lainnya."Saya percaya bahwa dia (Golovin) bisa tumbuh menjadi bintang besar," kata sang presiden. "Saya tidak yakin ini bisa terjadi di kejuaraan Rusia. Tingkat Liga Premier Inggris atau kejuaraan Spanyol jauh lebih tinggi," lanjutnya.[suggestedarticle=3]"Agar tidak merusak [dia], kita harus membiarkannya pergi," ujar Giner."Tapi kami tidak punya solusi untuk hari ini. Ketika kami menerima tawaran, kami selalu mencoba bernegosiasi secara terbuka. Memang, kami dikunjungi oleh wakil presiden Monaco [Vadim Vasilyev] dan dia membuat proposal untuk Golovin.""Jika kita berbicara tentang Chelsea, maka tidak ada kesepakatan tertutup dengan mereka. Tetapi pertanyaan tentang transisinya akan diputuskan, saya pikir, dalam beberapa hari mendatang."Dalam empat penampilan di Piala Dunia 2018, Golovin mencetak satu gol dan dua assist untuk Rusia.
  255 kali
Maradona Kembali Buat Sensasi di Belarusia
Usai menjadi pusat perhatian di ajang Piala Dunia 2018 di Rusia kala menonton Argentina, kali ini legenda sepakbola dunia Diego Maradona kembali membuat sensasi di negara Eropa timur lainnya.Maradona resmi bekerja di klub asal Belarusia, Dynamo Brest sebagai presiden klub usai menandatangani kontrak selama tiga tahun.Dynamo Brest berhasil diselamatkan dari kebangkrutan dua tahun lalu, klub ini sendiri tidak pernah memenangkan gelar liga.Tetapi dengan kedatangan investor baru dari UAE, klub ini telah memenangkan dua piala domestik dan berencana untuk membangun stadion baru dengan kapasitas 30.000 kursi.[suggestedarticle=3]Maradona sendiri sebelumnya menjadi pelatih Al-Fujairah FC sebuah klub di Uni Emirat Arab.Kapten Argentina saat memenangi Piala Dunia 1986 ini datang dengan sebuah kendaraan besar saat tiba di Brest."Saya tidak takut dengan tantangan, saya tidak takut dengan proyek-proyek yang serius dan orang-orang ini tampak sangat serius bagi saya," kata Maradona."Saya butuh tantangan, proyek penting untuk menunjukkan bahwa saya tidak pernah berhenti bekerja."Saya menerimanya dengan penuh kasih sayang dunia, menghormati orang-orang yang memberi saya kesempatan ini."Kami akan memiliki keyakinan lagi, untuk tumbuh bersama selaras dengan tim yang hebat, membawa para pemain muda keluar dari akademi untuk membuktikan mereka dan membuat mereka hebat."Direktur pengembangan Dynamo Brest Viktor Radkov menambahkan: "Mengingat fakta bahwa bos Diego akan tinggal di Brest, saya pikir orang-orang akan datang dari seluruh dunia untuk menonton pertandingan."
  859 kali
Jonas Bjorkman Tiru Aksi Diving Neymar di Wimbledon 2018
Aksi berlebihan bintang Neymar di atas lapangan yang viral di media sosial mendapat respons para petenis yang berlaga di ajang Wimbledon. Nmaun, mereka mencontoh gaya Neymar yang berguling kesakitan di atas lapangan.Jonas Bjorkman segera berguling-guling sambil menunjukkan ekspresi kesakitan setelah terpukul bola yang mengenai bagian belakangnya.[suggestedarticle=4]1. Viralnya #NeymarChallenge di sosial mediaPublik, khususnya warganet, lebih suka menyoroti aksi Neymar ketimbang membahas kegagalan Brasil di Piala Dunia 2018. Challenge meniru gaya berlebihan Neymar pun muncul yang diikuti aksi netizen. Publik ramai-ramai mengunggah video kreasi berguling-guling ala Neymar sebagai materi humor.2. Tingkah Jonas Bjorkman yang meniru NeymarJonas Bjorkman pun melakukan hal serupa sata bola hasil pukulan Todd Woodbridge dalam laga ganda putra Wimbledon, Kamis (11/7/2018). Sejatinya Bjorkman dalam kondisi baik-baik saja. Dikutip dari halaman Goal.com Bjorkman menertawakan ulahnya itu bersama pasangan bermainnya. Bahkan para penonton pun ikut tertawa.3. Reaksi lawan Jonas BjorkmanSeperti memanfaat momentum sekaligus mencairkan tensi pertandingan. Mansour Bahrami yang menjadi lawan Bjorkman langsung melompati net ke daerah lapangan lawan.Bahrami melambai ke pinggir lapangan memberi tanda agar tim medis segera datang. Bahrami kemudian melanjutkan untuk melakukan CPR tiruan dan resusitasi mulut ke mulut memastikan Bjorkman aman. Nmaun semua itu hanyalah guyonan belaka.
  709 kali
Nike Curi Start, Jersey Prancis 2 Bintang Telah Diproduksi Puluhan Ribu
Ada yang menarik dari jersey timnas Prancis jelang laga final malam nanti kontra Kroasia. Meski laga di Luzhniki Stadium belum dimainkan, Nike telah memajang bintang dua (tanda dua kali juara dunia) di jersey tim Ayam Jantan.Hingga babak semifinal kontra Belgia, jersey Prancis masih dihiasi satu bintang yang mereka dapat 12 tahun lalu di rumah sendiri. Namun, seperti sudah yakin Prancis akan keluar seperti juara, Nike memproduksi 20.000 jersey dengan bintang dua. [suggestedarticle=4] Rupanya, seperti dikutip dari Footy Headlines, langkah Nike tersebut merupakan bentuk antisipasi jika Prancis berhasil mengalahkan Kroasia pada final Piala Dunia 2018.Nike tidak ingin mengulang kegagalan Adidas mengantisipasi kemenangan Prancis atas Brasil 1998 silam. Saat itu, jersey Prancis berbintang satu baru selesai diproduksi satu pekan setelah turnamen rampung.Jersey berbintang dua itu sendiri rencananya baru bisa dibeli sehari setelah final Piala Dunia 2018 yang digelar pada hari Minggu (15/7/2018). Tentunya dengan menunggu hasil akhir pertandingan.
  1158 kali
DIARY: Kroasia Cetak Sejarah Baru di Sepakbola Dunia, Belgia Incar Juara Piala Eropa
Kroasia membukukan kemenangan 2-1 atas Inggris, pada semifinal Piala Dunia, di Luzhniki Stadium, Moskwa, Rabu (11/7/2018) atau Kamis dini hari WIB. Gol Kroasia dicetak oleh Ivan Perisic (68') dan Mario Mandzukic (109'), sementara gol Inggris diciptakan Kiera Trippier (5').Kroasia, Finalis Piala Dunia dengan Penduduk Paling Sedikit sejak 1950Kroasia sukses melangkah ke final Piala Dunia pertama mereka, usai mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di babak semifinal pada Kamis (12/7) di Stadion Luzhniki.Meski Demam, Pemain Kroasia Ini Paksakan Tetap Tampil Lawan InggrisGelandang Kroasia, Luka Modric mengatakan media Inggris terlalu memandang remeh mereka dalam babak semifinal Piala Dunia 2018.Kroasia ke Final Piala Dunia, Modric Semprot Media InggrisBelgia harus melupakan partai final Piala Dunia 2018, usai menelan kekalahan 0-1 dari Prancis di babak semifinal pada Rabu (11/7).Lupakan Rusia, Belgia Tatap Piala Eropa 2020
  340 kali
Kekalahan Swedia atas Inggris, IKEA Mulai Rasakan Dampak
IKEA akhirnya merasakan dampak dari perjudian antara Zlatan Ibrahimovic dan David Beckham saat timnas Swedia bentrok dengan Inggris di babak perempat final Piala Dunia 2018. Sayangnya, dampak negatif harus dirasakan IKEA dalma akun media sosial mereka.Dalam laga tersebut Inggris mengalahkan Swedia dengan skor meyakinkan 2-0. Dua gol Inggris dicetak Harry Maguire (30) dan Dele Alli (58).[suggestedarticle=4]Sebelum laga berlangsung, Ibrahimovic bertaruh jika Inggris menang bakal mentraktir Beckham makan malam di mana pun di seluruh dunia. Namun, jika Swedia menang, maka suami Victoria itu harus membelikan Ibra furnitur baru di IKEA.Diketahui, mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG) itu baru menempati sebuah mansiondi Los Angeles, Amerika Serikat. Mendengar taruhan antar dua pemain tersebut, manajemen IKEA sempat berujar bakal menyambut keduanya jika Swedia menang.Mengingat laga dimenangkan oleh Inggris, maka Beckham dan Ibrahimovic pun batal menginjakkan kaki di IKEA. Alhasil, warganet pun melontarkan cibiran di akun media sosial IKEA.[suggestedarticle]Berikut postingan warganet soal batalnya Beckham mentraktir Ibrahimovic di IKEA.Sontak banyak netizen yang meyerbu akun Instagram IKEA dengan komentar nyinyir.@jojofightback: "Di mana @iamzlatanibrahimovic dan @davidbeckham?"@istharin: "Sepertinya Beckham tidak akan datang"@albertodomongan: "Ya yang satu ini terlihat bagus.. aku mau..tolong @davidbeckham"@1994_ehsan: "Aku beli itu untuk Ibra"@falen.2: "Ini untuk rumah mewah Zlatan"
  1250 kali
Dalic Tegaskan Lawan Prancis di Final Bukan Ajang Balas Dendam
Setelah mengalahkan Inggris 2-1, Kroasia akan berjumpa Prancis pada babak final Piala Dunia 2018 di Rusia. Kroasia akan menghadapi lawan yang pernah merenggut mimpi mereka 20 tahun lalu.Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic pun mengenang momen indah sepak bola negerinya tersebut yang justru berakhir luka. Pasalnya, dua gol Lilian Thuram di semifinal Piala Dunia 1998 membunuh harapan skuat emas Kroasia saat itu.[suggestedarticle=4]"Pada 1998 saya berada di Prancis sebagai suporter di tiga laga pertama. Semua orang di Kroasia mengingat laga di saat Thuram mencetak gol yang membuat kami kalah 1-2," kata Dalic dikutip situs resmi FIFA, Jumat (12/7/2018)."Ini telah menjadi topik diskusi selama 20 tahun terakhir. Saya ingat betul bagaimana kami merayakan gol Suker dan sesaat lagi kami akan kembali duduk di level yang sama," ujarnya.Dalic mengklaim, tidak menganggap laga final kontra Prancis yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018) bukanlah ajang balas dendam. Tidak berharap para pemain tidak terganggu dengan hasil akhir 20 tahun silam tersebut.Dia menginginkan, para pemain fokus pada kemampuan terbaik agar dapat ditunjukkan di partai final. Dalic mengingatkan, Prancis bukan lawan yang mudah dan mereka dalam mental yang bagus menghadapi laga akhir pekan mendatang."Kedua tim telah menunjukkan kualitas terbaik. namun, kami enggan menganggap laga nanti sebagai ajang balas dendam karena ini sepak bola. Yang harus kami lakukan adalah fokus pada persiapan agar dapat menunjukkan yang terbaik di babak final," ungkapnya.
  1070 kali
Ivan Perisic Tak Menyangka Mimpi 20 Tahun Lalu Terkabul
Jika Davor Suker dan kolega 20 tahun lalu hanya mampu melangkah hingga babak semifinal, kali ini Luka Modric dkk justru mampu menembus babak final. Menariknya Ivan Perisic yang ikut menyumbang gol kemenangan atas Inggris memiliki kenangan manis atas torehan para pendahulunya.Perisic mengaku menyaksikan aksi Zvonimir Boban dan Suker 20 tahun lalu pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Termasuk saat langkah impresif Kroasia dihentikan tuan rumah di babak semifinal.Menariknya, harapan Perisic saat itu untuk mengikuti jejak para seniornya terkabul. Perisic muda bermimpi mengenakan jersey Kroasia untuk mengharumkan nama bangsa. [suggestedarticle=4] Akan tetapi, faktanya gol Perisic di menit ke-68 menghidupkan asa Kroasia yang sempat tertinggal satu gol dari Inggris. Hingga akhirnya datang gol Mario Mandzukic di menit ke-109 yang tak bisa dibalas skuat Tiga Singa."Dua puluh tahun lalu saya kembali ke Omis (kota asal Perisic). Saya mendukung dan mengenakan seragam Kroasia. Saya pun bermimpi dapat bermain untuk negara dan (akhirnya) mencetak salah satu gol penting yang membawa kami ke final," kata Perisic dikutip situs resmi FIFA, Kamis (12/7/2018).Meski begitu, Perisic menegaskan kemenangan yang diraih atas Inggris direngkuh dengan susah payah. Bahkan, mereka kembali mengulangi catatan di babak 16 besar dan perempat final yang selalu tertinggal lebih dulu."Ini pertandingan yang sangat sulit. Kami semua paham apa artinya memenangkan semifinal bagi negara kecil seperti Kroasia," ucapnya."Kami memulainya dengan lambat tetapi kemudian kami menemukan karakter seperti di babak knock out sebelumnya, yakni kerap tertinggal satu gol lebih dulu," ungkapnya.Sementara, Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic mengaku bangga atas kerja keras yang diperlihatkan anak asuhnya. Modric dan seluruh rekannya mampu bermain spartan meski dalam kondisi tertinggal."Tidak ada yang mau mengalah dan menunjukkan gelagat pesimistis saat saya sedang menyiapkan sebelas pemain pertama. Bahkan tidak ada satu pun yang mengatakan saya tidak siap untuk menghadapi tambahan waktu. Semua tidak ingin digantikan dan hal tersbeut menunjukkan karakter kami. Anda tahu apa yang membuat saya bangga? Mereka tidak ada yang menyerah," kata Dalic.
  1293 kali
Southgate Bangga atas Capaian Skuat Muda Inggris
Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate dengan gagah menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang telah diraih anak buahnya. Pasalnya, Southgate pun tidak menyangka timnya dapat melaju sejauh ini.Kepada awak media dalam prosesi jumpa pers Southgate mengatakan, kondisi yang paling sulit dihadapinya saat ini adalah ruang ganti. Kekecewaan tumpah setelah gagal mempertahankan keunggulan di babak pertama.[suggestedarticle=4] "Saat ini kami semua merasakan penderitaan kekalahan. Namun, tidak ada satu pun dari kami yang ingin berada dalam posisi tersebut. Siapapun dari kami tidak pula mengira dapat melaju sejauh ini," kata Southgate dikutip dari lama resmi FIFA, Kamis (12/7/2018)."Tetapi jika melihat cara kami bermain baik di babak pertama, jelas semua menginginkan peluang tersebut dapat dimenangkan. Saat ini ruang ganti menjadi tempat yang sangat sulit," ungkapnya.Namun, kata dia, perkembangan skuat muda Inggris membuatnya bangga. Southgate yakin banyak pelajaran berharga yang dapat diambil dari laga yang sulit baik secara teknik maupun mental. "Saya sangat bangga dengan para pemain muda yang benar-benar menunjukkan kemajuan yang pesat. Dibandingkan dua tahun lalu, perilaku yang ditunjukkan para pendukung Inggris hari ini mengakui kemajuan tersebut," ujarnya."Pertama dan paling penting pengalaman yang diraih sangat berguna bagi tim Inggris. Negara jelas sangat bangga kepada mereka. Banyak hal positif yang dapat diambil dari cara mereka bermain," ucapnya.
  532 kali
Ini Kicauan Legenda Sepak Bola soal Kekalahan Inggris, Carragher: Populasi Kroasia Hanya 4 Juta Jiwa
Kroasia akhirnya mengandaskan Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2018. Gol Mario Mandzukic di menit ke-109 memberikan kemenangan Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB.Kemenangan tersebut pun menggoda para pelaku sepak bola untuk berkicau di akun media sosial. Bahkan Twitter resmi sepak bola Prancis pun ikut bersuara merespons kemenangan Luka Modric dkk. Sebelumnya Kroasia sempat tertinggal lebih dulu lewat gol hasil sepakan bebas Kieran Trippier di menit kelima. Namun, Kroasia mampu bangkit lewat gol Ivan Perisic (68) dan Mario Mandzukic (109). [suggestedarticle=3]   Legenda sepak bola Belanda Patrick Kluivert menegaskan, selagi peluit panjang belum dibunyikan, maka pertandingan belum dinyatakan usai. Pasalnya, Ivan Perisic mampu mencetak gol penyeimbang di menit ke-68 setelah timnas Inggris bermain negatif dengan maksud ingin mempertahankan keunggulan."Apa yang dilakukan Kroasia yang membuat mereka kembali (menyamakan kedudukan). Selamat untuk Kroasia," kata Kluivert di akun twitter resmi miliknya @PatrickKluivert usai laga."Lalu, apa yang membuat para pemain, staf, dan para penggemar Inggris? Jawabannya seperti yang saya katakan sebelumnya. Melawan Kroasia saat laga berjalan 65 menit (Inggris unggul 1-0) Inggris ada di sana dengan tim yang lebih baik, Namun, itu belum dapat mengatakan kamu akan memenangkan permainan," ungkapnya. What a return from Croatia,congrats to them, but what a bummer for the England players, staff and great fans what i said before against the run of play that Croatia won for ‘65 England were there the better team but that doesn’t say that u will win the game 🙏🏾 #welldoneengland — Patrick Kluivert (@PatrickKluivert) July 11, 2018 Legenda Inggris dan Liverpool yang kini menjadi pundit Jamie Carragher juga turut berkicau usai akhir pertandingan. "Skuat Inggris telah memberikan seluuh kemampuan terbaiknya untuk negara selama tiga pekan. Namun, Kroasia yang hanya berpopulasi empat juta orang justru mampu menembus babak final. Luar biasa," tulisnya di akun @Carra23. The England squad have given the whole country a buzz for 3 weeks, but Croatia getting to the final with a population of 4 million is extraordinary. #ENGCRO #WorldCup — Jamie Carragher (@Carra23) July 11, 2018 Mantan pemain Tottenham Hotspur, Barcelona dan Leicester City Garry Lineker mengaku bangga dengan skuat muda Gareth Southgate. Menurutnya, masa depan timnas Inggris sangat cerah di masa yang akan datang, meskipun kekalahan atas Kroasia dinilainya sangat menyakitkan."Benar-benar tercekik tetapi anak-anak muda ini benar-benar telah memberikan segalanya. Ini langkah maju yang besar. Mereka pun akan menjadi lebih baik di masa depan. Skuat Inggris telah membuat negara bangga dan mereka berhak meninggalkan Rusia dengan kepala tegak. Selamat untuk Kroasia," kata Lineker di akun @GaryLineker. Utterly choked, but this young side gave absolutely everything. It’s a huge step forward and they’ll only get better in the future. They can hold their heads high, they did our country proud. Congratulations to Croatia. — Gary Lineker (@GaryLineker) July 11, 2018 Ucapan selamat untuk Kroasia juga disampaikan Timnas Prancis melalu akun twitter @FrenchTeam. Tim Ayam Jantan pun sesumbar siap menghadapi Kroasia di babak puncak. Uniknya, ucapan selamat tersebut disertakan foto Lilian Thuram saat membalikkan keunggulan untuk Prancis di babak semifinal Piala Dunia 1998 berkat dua golnya. It's all set: we'll play Croatia in the final of the @FIFAWorldCup on Sunday! 🏆🇫🇷🇭🇷#FiersdetreBleus #WorldCupFinal pic.twitter.com/e9fZKJSqyM — French Team (@FrenchTeam) July 11, 2018
  2418 kali
1531345011097 tag