(Foto: instagram @ricioroblesok)

Pemain Argentina Ajak Kencan Model Seksi Ini

 

Seperti sepenggal laga lawas milik Iwan fals, 'pria mana yang tak suka dengan senyummu juwita, mungkin kalau ada yang tak suka mungkin sedang' begitu pula yang dialami model Argentina yang satu ini. Tidakhnya memiliki senyum manis Rocio Robles juga memiliki tubuh yang seksi.

Karena itu, dia pun digoda oleh sjeumlah pemain timnas Argentina yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 di Rusia. Model seksi nan cantik itu menguku dirinya menjadi bahan kegenitan anak asuh Jorge Sampaoli.




Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pesan singkat yang masuk di akun instagram resmi miliknya. Sebuah pesan teks dengan kata-kata yang cukup menggoda bertubi-tubi diucapkan para skuat Albiceleste.

Tidak hanya memuji dan menggoda, sebagian pesan yang masuk tak segan untuk mengajak model 25 tahun itu untuk berkencan. Sayang, Robles enggan menyebut jelas nama-nama pemain Argentina itu. Dia hanya mengatakan, mulai dari penjaga gawang hingga posisi pencetak gol bergantian mengirimkan pesan mengajaknya berkencan.

"Ya, benar. Ada delapan pemain Timnas Argentina yang menggoda saya, dan adapula yang bermain sebagai seorang kiper. Pemain yang bermain sebagai seorang penyerang juga pernah menggoda saya," ungkap Robles.

Bagusnya Robles bergeming atas ajakan genit dari para pemain Argentina tersebut. Model cantik itu telah memutuskan enggan membuka hati dengan pemain sepak bola profesional. Menurutnya, mayoritas pemain sepak bola tidak dapat dipercaya akan janji cintanya.

Meski begitu, Robles mengaku mengidolakan Lionel Messi sebagai pria idaman. "Saya sangat mencintai Lionel Messi, namun saya rasa cinta itu mustahil untuk saya wujudkan dengan dirinya (mengingat Messi sudah menikah dengan istrinya Antonella Roccuzzo)," ungkapnya.

Lantas apakah Messi termasuk pemain Argentina yang menggoda Robles? Mungkin iya bisa juga tidak karena hanya Robles yang tahu pemain Argentina mana yang menggodanya.

Berikut lima foto terbaik Rocio Robles (sumber instgram @rocioroblesok):

 

Bagusnya Robles bergeming atas ajakan genit Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Messi dan Suarez Sepakat Cegah Griezmann Gabung ke Barcelona
Kabar mengenai Antoine Griezmann yang akhirnya tetap bertahan di Atletico Madrid telah membuat dua pemain bintang Barcelona kecewa.Menurut media Spanyol, Lionel Messi dan Luis Suarez telah bersepakat untuk mencegah Antoine Griezmann bergabung dengan Barcelona.Griezmann beberapa waktu lalu sempat dikaitkan dengan kepindahannya ke Barcelona setelah pelatih Ernesto Valverde menyatakan ketertarikannya untuk membawa bintang Atletico Madrid tersebut ke Nou Camp. [suggestedarticle=3]Namun, setelah berminggu-minggu kabar spekulasi tentang masa depannya itu, Griezmann akhirnya mengumumkan bahwa dia akan tinggal di Wanda Metropolitano pada film dokumenter yang ia buat.Pemain asal Perancis itu juga menandatangani kontrak baru awal pekan ini yang akan membuatnya tetap bertahan di Atletico sampai tahun 2023.Media Don Balon, menyatakan bahwa Messi dan Suarez telah berkonspirasi untuk mencegah Griezmann datang ke Camp Nou.Dikabarkan Messi dan Suarez membuat perjanjian untuk memastikan Griezmann tidak akan gabung ke skuat Blaugrana.Griezmann sendiri saat ini tengah membela Timnas Perancis di Piala Dunia 2018 dan telah mencetak satu gol lewat tendangan penalti.
  946 kali
Bawa Kroasia Menang dari Argentina, Rakitic Sindir Halus Messi
Satu gol dari Ivan Rakitic mampu membawa Kroasia menang 3-0 atas Argentina di laga kedua Grup C ajang Piala Dunia 2018, Rusia.Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Nizhny Novgorod pada Jumat (22/6/2018) dini hari WIB tersebut, Argentina kebobolan usai kiper mereka Willy Caballero melalukan blunder fatal di menit ke-53.Usai itu Kroasia mampu menambah dua gol lainnya melalui Luka Modric pada menit ke-80 dan Rakitic di penghujung laga.[suggestedarticle=3]Rakitic yang merupakan rekan setim Lionel Messi di Barcelona mengatakan bahwa satu pemain hebat tak akan mampu membawa tinya meraih gelar juara dunia.“Tak perlu diragukan lagi, Leo adalah pemain terbaik di dunia saat ini. Namun untuk menjadi juara di Piala Dunia, Anda tidak bisa mengandalkan seorang saja. Anda harus bermain sebagai sebuah kesatuan,” ucap Rakitic, seperti disadur dari Football Italia, Jumat (22/6/2018).Messi sendiri telah memenangkan 32 trofi dan lima gelar pemain terbaik atau Ballon d'Or dalam 14 musim bersama Barcelona, tetapi tidak pernah mengangkat Piala Dunia bersama timnas Argentina.Kemenangan ini adalah yang kedua bagi Kroasia dan memastikan mereka lolos ke babak 16 besar, usai raihan tiga poin atas Nigeria di laga perdana.
  3722 kali
Argentina Ulangi Rekor Buruk 60 Tahun Lalu
Argentina harus mengakui keunggulan Kroasia 0-3 pada laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Kamis (21/6/2018) atau Jumat dini hari WIB.Tiga gol kemenangan Kroasia dicetak oleh Ante Rabic pada menit ke-53, Luka Modric (80'), dan Ivan Rakitic pada masa injury time.[suggestedarticle]Kekalahan ini adalah yang terbesar bagi timnas Argentina di fase grup Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir.Sebelumnya, timnas Argentina sempat dihancurkan Cekoslovakia dengan skor 1-6 pada Grup 1 Piala Dunia 1958.Argentina terancam tak bisa lolos ke babak 16 besar dengan hasil ini, mereka akan menunggu hasil di partai lain antara Islandia dan Nigeria. Tentu mereka berharap kedua tim tak meraih kemenangan dalam laga tersebut.Berikut fakta menarik yang terjadi usai kekalahan Argentina atas Kroasia seperti dilansir dari BBC: Kemenangan atas Argentina merupakan yang pertama untuk Kroasia ketika menghadapi wakil Amerika Selatan pada ajang Piala Dunia. Pertama kalinya sejak 1974 Argentina gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama Piala Dunia. Kemenangan terbesar kedua Kroasia pada Piala Dunia, sebelumnya mengalahkan Kamerun 4-0 pada 2014 dan Jerman dengan skor sama 3-0 pada 1998. Argentina tidak pernah meraih kemenangan dalam empat pertandingan Piala Dunia terakhir mereka (masing-masing dua seri dan kalah). Lionel Messi memiliki tendangan paling banyak pada Piala Dunia 2018 (12), namun belum mencetak satu gol pun.
  600 kali
Statistik Messi Saat Argentina Kalah dari Kroasia
Argentina harus mengakui keunggulan Kroasia 0-3 pada laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Kamis (21/6/2018) atau Jumat dini hari WIB.Tiga gol kemenangan Kroasia dicetak oleh Ante Rabic pada menit ke-53, Luka Modric (80'), dan Ivan Rakitic pada masa injury time.Messi pun tampil tak begitu impresif di laga kedua ini, berbeda dengan saat melawan Islandia.[suggestedarticle=3]Statistik mencatat, Messi bahkan hanya membuat 20 sentuhan di babak pertama dan 29 di paruh waktu kedua.Pemain asal Barcelona itu hanya sekali saja melepaskan tembakan melawan Kroasia. Itu pun tidak mengarah ke gawang, seperti dikutip Whoscored. 7 & 20 - The two Argentina players with the fewest touches in the first half vs Croatia are Sergio Aguero (7) and Lionel Messi (20). Wasted. #ARG #ARGCRO #WorldCup pic.twitter.com/WcXMFTVrSA — OptaJoe (@OptaJoe) June 21, 2018 Untuk operan, Messi melakukan 32 operan dengan persentase akurasi 75 persen. Dia juga melancarkan dua tekel serta membuat dua pelanggaran.Kekalahan dari Kroasia membuat Argentina kini berada di ujung tanduk. Mereka terancam gagal lolos ke fase selanjutnya karena hanya tinggal berebut satu tiket saja dari Grup D dengan Nigeria dan Islandia.Kini, Argentina bergantung kepada hasil laga lain antara Islandia melawan Nigeria yang baru dimainkan hari ini, Jumat (22/6/2018).Jika Islandia menang melawan Nigeria, Argentina dipastikan harus pulang lebih cepat dari Rusia kali ini. Namun, peluang Argentina masih terbuka andai Islandia gagal meraih poin pada laga tersebut.Dalam dua laga Argentina baru mengoleksi satu poin dan berada di peringkat ketiga Grup D berkat hasil imbang 1-1 melawan Islandia di pertandingan pertama.
  1899 kali
Piala Dunia 2018: Siapa Pemain Yang Paling 'Berisik' di Twitter?
Piala Dunia 2018 di Rusia menjadi salah satu magnet perbincangan di media sosial kali ini, khususnya Twitter. Selama hampir satu bulan lebih ajang ini akan menjadi pembuktian negara mana yang terbaik dalam menglah si kulit bundar.Twitter juga menjadi alat komunikasi dan pemberitaan secara masif dan cepat bagi ajang Piala Dunia. Mereka pun merilis emoji negara, tagar hingga kolom up to date berita seputar pertandingan yang sedang digelar.Baru-baru ini Twitter merilis daftar 10 pemain yang paling sering dibicarakan di lini masa dunia.[suggestedarticle=3]Neymar memimpin lini masa Twitter sebagai pemain paling 'berisik' selama ajang Piala Dunia 2018. Salah satunya karena gaya rambut baru milik pemain asal Brasil itu.Pemain termahal dunia ini baru saja mewarnai rambutnya dengan warna pirang, dengan dibuat keriting kecil-kecil. Banyak netizen di media sosial yang mengejek gaya rambutnya dan menyamakan dengan mi instan.Dua bintang lainnya yakni Cristiano Ronaldo (Portugal) dan Lionel Messi (Argentina) ada di urutan kedua dan ketiga.Tak lupa bintang yang sedang naik daun, Mohamed Salah juga masuk dalam pembicaraan netizen global selama Piala Dunia berlangsung.
  352 kali
Piala Dunia 2018: Empat Veteran Amerika Selatan yang Berpengaruh di Rusia
Negara Amerika Selatan belum lagi berjaya di Piala Dunia sejak Brasil mengalahkan Jerman di final Piala Dunia 2002. Lalu, bagaimana dengan kiprah negara Amerika Selatan di Piala Dunia 2018? Kita semua tahu ada pemain bintang di Argentina bernama Lionel Messi. Lalu di Brasil ada Neymar yang kini menjadi bendera negara.Baik Messi dan Neymar pada matchday perdana gagal membawa kemenangan bagi negaranya. Argentina ditahan imbang 1-1 oleh Islandia. Sedangkan Brasil juga gagal menang dan bermain imbang 1-1 melawan Swiss.[suggestedarticle=3]Tapi Amerika Selatan bukan hanya Messi dan Neymar. Ada beberapa pemain Amerika Selatan veteran yang juga berpengaruh di sebuah tim. Dari gelandang hingga pemain depan, Amerika Selatan punya veteran tangguh di Piala Dunia kali ini.Lantas siapa saja pemain Amerika Selatan yang patut diperhatikan publik sepak bola dunia di Rusia?Cristian Rodriguez (Uruguay)Dunia mungkin kerap mengenal Uruguay dengan nama Luis Suarez, Edinson Cavani, atau Diego Godin. Tapi publik juga harus lebih mengenal Cristian Rodriguez.Rodriguez merupakan pemain veteran berusia 32 tahun yang juga masuk dalam top 100 caps di Uruguay. Dia membantu Albiceleste menggapai 16 besar Piala Dunia empat tahun lalu di Brasil.Di Rusia, Rodriguez sudah memainkan satu pertandingan, yakni melawan Mesir. Ia masuk dari bangku cadangan pada menit 59 dan membantu kemenangan Uruguay melalui gol Jose Gimenez.Pemain Penarol itu diprediksi bakal melanjutkan tren positif Uruguay di laga berikutnya saat berhadapan dengan Arab Saudi.[pagebreak]Ever Banega (Argentina)[/pagebreak]Ever Banega (Argentina)Jika Anda berpikir bahwa hanya Messi yang mampu mengontrol permainan, harusnya ada nama Ever Banega juga yang mampu menjaga kedalaman permainan sebuah tim.Messi punya daya jelajah yang luar di lapangan. Ia menjadi penghubung antar lini. Tapi Banega juga menjadi pemain kunci yang mempengaruhi tim.Gelandang Sevilla berusia 29 itu semakin matang dalam permainannya. Meski dalam pertandingan perdana Grup D Piala Dunia 2018, Benega masuk dari bangku cadangan pada menit 54, itu sudah cukup membuat perubahan permainan Tim Tango.Hasil akhir memang tak menguntungkan Argentina. Mereka harus imbang dari debutan Piala Dunia, Islandia, dengan skor 1-1. Tapi tenaga Banega dirasa akan sangat berguna saat hadapi Kroasi di matchday kedua Grup D.[suggestedarticle]Thiago Silva (Brasil)Rusia punya cerita buruk bagi Thiago Silva. Pemain Paris Saint-Germain itu hampir mati pada tahun 2005 saat jalani masa peminjaman di Dynamo Moskow.Eks bek AC Milan itu meringkuk enam bulan di rumah sakit karena menderita tuberkilosis, penyakit menular yang memengaruhi paru-paru.Kini setelah pulih, Silva tentu berharap tuah bagus dengan 'kepulangannya' ke Rusia bersama Brasil. Merengkuh Piala Dunia bagi Selcao merupakan impian dan target dari setiap pemain Brasil.Silva yang sudah memenangkan 14 trofi selama enam musim di PSG, sedang berusaha untuk menggapai gelar juara Piala Dunia pertamanya.[suggestedarticle]Jefferson Farfan (Peru)Setelah Teofilo Cubillas membawa Peru ke Piala Dunia 1970, kini publik dunia tertuju ke Jefferson Farfan. Lagi-lagi pemain veteran. Kenapa? karena Farfan kini jadi tumpuan lini depan Peru.Farfan menjadi pemicu gempa bumi buatan usai mencetak gol kemenangan atas Selandia Baru di Play-off Piala Dunia. Kini pemain Lokomotiv Moskow itu mencari 'gempa bumi' lain di Rusia.Farfan tak asing dengan Rusia. Ia punya prestasi bagus di Rusia bersama klubnya, Lokomotiv. Penyerang 33 tahun itu baru saja memengkan juara Liga Rusia pada Mei. Farfan pun cukup produktif di klubnya dengan torehan 11 gol.Sang pemain memang belum memperlihatkan ketajamannya di matchday 1. Peru kalah 0-1 dari Denmark lewat gol Yussuf Poulsen. Tapi bisa saja 'amarah' Farfan meledak pada matchday kedua saat hadapi Perancis.
  316 kali
Messi Tak Butuh Juara Piala Dunia Untuk Jadi Yang Terbaik
Mega bintang asal Argentina, Lionel Messi tidak perlu memenangkan Piala Dunia untuk dianggap sebagai pemain hebat sepanjang masa, kata mantan striker Hernan Crespo.Messi, 30, memiliki penalti yang disimpan dalam imbang 1-1 Argentina dengan Islandia di pertandingan pembuka mereka di Rusia.[suggestedarticle=3]Dia telah memenangkan 32 trofi dan lima gelar pemain terbaik atau Ballon d'Or dalam 14 musim bersama Barcelona, tetapi tidak pernah mengangkat Piala Dunia."Banyak pemain hebat dalam ingatan kami tanpa memenangkan Piala Dunia," kata Crespo kepada BBC Sport."Messi adalah pemain yang fantastis. Saya suka menontonnya begitu banyak dan dia orang yang sangat baik. Dia layak untuk memenangkan Piala Dunia."Jika dia menang dia pemain hebat, tapi dia tetap pemain hebat jika dia tidak memenangkannya."Berapa (banyak) pemain hebat yang tidak memenangkannya? Saya tidak ingat Johan Cruyff atau [Michel] Platini pernah mendapatkan itu."[pagebreak]Piala Dunia Keempat Messi[/pagebreak]Piala Dunia 2018 di Rusia adalah ajang keempat Messi tampil di turnamen empat tahunan itu.Di tahun 2006 dan 2010, Argentina melaju hingga babak perempat final, sedangkan pada edisi 2014 di Brasil mereka kalah 0-1 dengan Jerman di partai puncak.Di laga perdana Grup D, Argentina bermain imbang 1-1 dengan Islandia. Tim Tango akan berhadapan dengan Kroasia pada Jumat (22/6) mendatang.
  1126 kali
Mario Gomez Mulai Pesimis Argentina Bisa Bicara Banyak di Piala Dunia 2018
Pelatih Persib Bandung, Roberto Mario Carlos Gomez mulai meragukan negaranya, Argentina bisa berbicara banyak di Piala Dunia 2018.Hasil imbang 1-1 di laga pembuka kontra Islandia, Sabtu (16/6), disebut Mario Gomez jadi pertanda bahwa Argentina tidak akan mudah begitu saja lolos dari fase grup.Meski pun berstatus sebagai kandidat juara dan runner-up Piala Dunia 2014, Argentina diprediksi akan kesulitan saat menghadapi Kroasia (22/6) dan Nigeria (27/6).Jika ingin lolos ke babak 16 besar, Lionel Messi dkk harus meraih kemenangan dalam dua pertandingan tersebut.[suggestedarticle=3]”Peluangnya akan sangat sulit karena mereka akan hadapi Kroasia dan Nigeria. Tidak akan mudah, mungkin kami memiliki Messi tapi itu saja tidak cukup,” kata Mario Gomez.Tak hanya Argentina. Mantan asisten pelatih Valencia dan Inter Milan tersebut memprediksi tim-tim favorit juara lainnya seperti Brasil dan Jerman akan mengalami kesulitan.[pagebreak]Jalan Terjal Tim Unggulan di Piala Dunia 2018[/pagebreak]Di laga perdananya, kedua tim tersebut meraih hasil kurang baik. Brasil ditahan imbang 1-1 oleh Swiss, sementara Jerman takluk 0-1 dari Meksiko.”Termasuk tidak mudah bagi Jerman dan Brasil karena, saya ulangi, tak ada pertandingan yang mudah,” tuturnya.
  421 kali
6 Catatan yang Tercipta setelah Rusia Gulung Mesir 3-1
Rusia meraih kemenangan 3-1 atas Mesir, pada pertandingan kedua Grup A Piala Dunia, di St Petersburg, Selasa (19/6/2018). Gol Mesir merupakan hasil eksekusi penalti Mohamed Salah pada menit ke-73, sementara gol Rusia dicetak oleh Ahmed Fathi (47, bunuh diri), Denis Cheryshev (59'), dan Artem Dzyuba (62').Seiring peluit berbunyi panjang, sejumlah rekor dan catatan baru tercipta. Berikut ini adalah rekor dan catatan berkaitan dengan laga Rusia vs Mesir tersebut.[suggestedarticle=2]1. Dalam dua pertandingan Piala Dunia 2018, Rusia mencetak delapan gol. Jumlah gol itu sama dengan yang dicetak Spanyol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia 2010.2. Dengan keberhasilan Mohamed Salah mencetak gol ke gawang Rusia, peraih sepatu emas Premier League telah mencetak gol dalam empat edisi Piala Dunia secara beruntun. Thierry Henry 3 gol pada 2006, Didier Drogba 1 gol pada 2010, Luis Suarez 2 gol pada 2014, dan Mohamed Salah 1 gol pada 2018.3. Mohamed Salah adalah pemain Mesir ketiga yang mencetak gol pada Piala Dunia, setelah Abdelrahman Fawzi (1934) dan Magdy Abed El Ghani (1990). 4. Delapan gol yang dicetak Rusia pada dua laga perdana Piala Dunia 2018 sama dengan yang rekor yang dibukukan Italia ketika menjadi tuan rumah pada 1934, juga delapan gol dalam dua pertandingan pertama.5. Sejak awal Piala Dunia 2018 hingga Rusia vs Mesir setelah, sudah tercipta lima gol bunuh diri. Jumlah gol bunuh diri tertinggi adalah enam gol, pada Piala Dunia 1998.6. Sepanjang laga Rusia vs Mesir itu, Mohamed Salah adalah pemain yang paling jarang menyentuh bola dibanding semua pemain outfield Mesir lainnya, yaitu hanya 19 sentuhan.[pagebreak]Video Rusia 3-1 Mesir[/pagebreak]
  470 kali
Mourinho Berperan dalam Pencabutan Gol Pogba ke Gawang Australia?
Gol kedua Prancis ke gawang Australia yang semula tercatat atas nama Paul Pogba kini dicabut. Gol kemenangan Le Blues belakangan tercatat sebagai gol bunuh diri.Bola yang sempat membentur tiang untuk kemudian melewati garis gawang membuat Prancis mengunci tiga angka pertama di Piala Dunia 2018. Akan tetapi, bola lebih dulu mengenai kaki Aziz Behich sebelum dinyatakan gol.[suggestedarticle=3]Menariknya, mentor Pogba di Manchester United (MU) Jose Mourinho ikut membenarkan keputusan pencabutan gol Pogba tersebut. Mou adalah salah satu pengamat yang menganggap Pigba tak layak dianugerahi gelar pencetak gol kedua Perancis itu. Jauh sebelum FIFA mencabut gol Pogba itu secara resmi.Bahkan dia mengaku tidak terkesan terhadap permainan Pogba dalam laga kontra Australia.Sebelumnya, Mou menilai, Pogba dinaungi keberuntungan saat mencetak gol tersebut. "Bagi saya, ini bukan tentang Pogba mencetak gol atau bukan. Itu gol bunuh diri karena sempat mengenai lawan," ucap Mou dikutip dari Mirror."Saya kira itu memang gol bunuh diri karena tekad Pogba membuat hal terjadi seperti gol," ungkapnya.Apakah FIFA mengambil keputusan pembatalan itu juga dipengaruhi oleh pendapat Mourinho? Entahlah...[pagebreak]Justru Kritik Pogba[/pagebreak]Mou lantas berpesan timnas Prancis agar bermain jauh lebih baik. Tim Ayam jantan, kata dia, harus meningkatkan permainan mereka di laga selanjutnya."Mayoritas pemain Prancis terlalu nyaman atau tidak ingin terlalu mengambil risiko, atau tidak cukup percaya diri untuk membuat sesuatu terjadi," katanya.Bahkan, Mou menekankan Prancis gagal menyuguhkan permainan berkelas. Laga kontra Australia berjalan sangat monoton meski mereka diisi sejumlah pemain hebat."Kylian Mbappe,Ousmane Dembele atau Antoine Griezmann tidak memiliki permainan yang hebat di laga itu," ujarnya.
  3620 kali
1529404202180 tag