(Foto: Jack Wilshere. Foto: AFP)

Rela Gaji Dipotong, Wilshere Tinggalkan Arsenal karena Alasan Ini

Gelandang Jack Wilshere (26 tahun) menyatakan bahwa dia tidak akan memperpanjang kontrak di Arsenal, yang akan habis pada 30 Juni 2018. Menurut Wilshere, ia siap memperpanjang kontrak baru dengan nilai kontrak lebih kecil, tetapi memutuskan pergi karena tak mendapat jaminan bermain reguler dari pelatih Unai Emery.

"Setelah sejumlah pertemuan intensif dengan pihak klub dan secara khusus berdiskusi dengan manajer baru Unai Emery, saya merasa bahwa saya hanya punya sedikit pilihan selain mengambil keputusan yang saya ambil murni karena pertimbangan sepak bola," ujar Wilshere melalui Instagram.



"Seperti sudah diberitakan, bersama dengan agen saya, saya sudah bernegosiasi dengan klub dalam beberapa bulan dengan tujuan menyepakati kontrak baru untuk memperpanjang masa kerja saya di Emirates Stadium."

"Tujuan saya dalam diskusi-diskusi itu adalah untuk tetap bermain di Arsenal. Saya sudah berada di Arsenal selama 17 tahun dan selalu merasa menjadi bagian klub ini. Karena keinginan saya untuk bertahan, saya setuju untuk menerima kontrak yang secara finansial lebih sedikir untuk menunjukkan komitmen saya kepada klub ini."

"Namun, setelah pertemuan dengan manajer baru, saya sadar bahwa meski nilai finansial pada kontrak baru berkurang, jelas bagi saya bahwa jam terbang saya akan berkurang secara signifikan jika saya memutuskan bertahan."

"Saya yakin, semua orang akan memahami bahwa pada titik ini dalam hidup dan karier saya, saya harus bermain reguler di tim utama dan setelah pertemuan saya dengan Emery, saya merasa bahwa saya akan sulit mendapatkan itu di Arsenal."

"Mempertimbangkan hal ini, saya merasa tidak punya pilihan selain mengejar kesempatan lain untuk kemajuan karier saya sebagai pesepak bola," tutur Wilshere.

Menanggapi pengumumkan mundur Wilshere, Arsenal menyampaikan ucapakan terima kasih dan semoga berhasil pada tahapan berikutnya dalam karier Wilshere.

"Semua di Arsenal ingin mengucapkan semoga sukses kepada Jack Wilshere, berkaitan dengan keputusannya mencari tantangan baru. Terima kasih, Jack atas kontribusi dan kenangan yang luar biasa. Semoga sukses," demikian pernyataan Arsenal.

Wilshere memulai karier sebagai pesepak bola di Luton Town pada 2001. Pada tahun yang sama, ia direkrut tim muda Arsenal dan bermain di situ hingga promosi ke tim Arsenal U-18 pada 2007.

Selama menjadi bagian Arsenal, Wilshere dua kali bermain untuk klub lain. Itu pun dengan status pinjam, yaitu di Bolton Wanderers pada 2010 dan Bournemouth pada 2016-2017.

Menurut pemberitaan di Inggris, Wilshere mendapatkan dari tawaran dari, antara lain Southampton, West Ham United, Sampdoria, dan AC Milan.

 

Thanks for the memories 💙

A post shared by Jack Wilshere (@jackwilshere) on

Pengumuman Jack Wilshere di Instagram Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


10 Fakta tentang Bek Barcelona, Yerry Mina
Yerry Mina menjadi salah satu pemain yang bersinar bersama Kolombia pada Piala Dunia 2018 Rusia. Dari empat laga Kolombia di Piala Dunia 2018, Mina tampil tiga kali (menit bermain 300) dan mencetak tiga gol atau setengah dari jumlah gol Kolombia di Piala Dunia 2018.Mina pun menjadi salah satu pemain yang nilai pasarannya meningkat pesat setelah Piala Dunia 2018. Pada Mei 2018, nilai pasaran Mina adalah 9 juta euro (sekitar Rp 151 miliar). Pada 16 Juli 2018, nilai transfer Mina adalah 20 juta euro (sekitar Rp 336 miliar).Barcelona adalah pihak yang ikut diuntungkan oleh kenaikan nilai itu. Barcelona merekrut Mina dari Palmeiras pada Januari 2018 dengan harga 11,8 juta euro (sekitar Rp 198,5 miliar) dan mengontraknya hingga Juni 2023.[suggestedarticle=2]Selain itu, ada sejumlah fakta lain mengenai Mina. Berikut ini adalah sepuluh di antaranya.1. Mina adalah pemain Kolombia pertama yang melakoni laga resmi bersama Barcelona. Pada 1964, pemain Kolombia Lauro Mosquera tampil membela Barcelona pada laga persahabatan melawan Sabadell pada 24 Juni 1964 tetapi tidak bertahan di klub itu.2. Mina lahir pada tahun yang sama dengan Denis Suarez. Mina lahir pada 23 September 1994, sementara Suarez pada 6 Januari 1994.3. Mina pertama kali membela tim nasional Kolombia pada 6 Oktober 2016 dan mencetak gol internasional pertama pada 11 Oktober 2016, pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Uruguay yang berakhir 2-2.[pagebreak]Pemain Berpostur Tertinggi di Barcelona[/pagebreak]4. Mina adalah pemain Barcelona dengan postur paling tinggi (195 cm). Pemain tertinggi di Barcelona lainnya adalah Gerard Pique (194), Sergio (189), dan Andre Gomez (188).5. Mina adalah pemain Kolombia ke-10 yang bermain di Primera Division La Liga 2017-2018. Sembilan pemain lain adalah Carlos Bacca (Villarreal), Juanjo Narvaez (Real Betis), Luis Muriel (Seville), Daniel Torres (Alaves), Jefferson Lerma (Levante), Jeison Murillo (Valencia) and Bernardo Espinosa, Johan Mojica and Marlos Moreno (Girona).6. Mina memiliki program amal yang dimulai pada akhir 2016, di Guachene, yang bertujuan membantu 2.000 anak di daerah yang terletak 30 kim dari Cali itu.7. Mina bergabung dengan Barcelona sebagai juara Copa Sudamericana 2015 bersama Kolombia dan Brasileirao 2016 bersama Palmeiras.8. Mina mengisi waktu di luar lapangan dengan berkumpul bersama keluarga. Keluarga, menurut Mina, krusial bagi kariernya.9. Mina mengawali kariernya dengan bermain sebagai kiper. Ayah Mina-lah yang membuat Mina memutuskan bermain pada posisi bek. Ayah dan paman Mina merupakan mantan pesepak bola yang ketika bermain, mengisi posisi penjaga gawang.10. Sepanjang kariernya, Mina mengenakan lima nomor punggung berbeda. Ia mengenakan nomor punggung 3 di Deportivo Pasto, 26 di Independiente Santa Fe dan Palmeiras, 13 dan 16 di tim nasional Kolombia, dan 24 di Barcelona.
  276 kali
Arsenal Bidik Bintang Muda Torino, M'Baye Niang
Arsenal yang kini ditangani pelatih Unai Emery, tengah mengincar bintang muda klub Italia Torino, M'Baye Niang yang berusia 23.Menurut Tutto Mercato, pihak Arsenal sudah mengadakan kontak dengan pihak Torino untuk mendapatkan pemain asal Senegal tersebut. Sementara dari website ofisial Arsenal, pemain tersebut tak disebut-sebut sebelumnya sebagai rekrutan baru.Dari pihak Torino, Arsenal harus melakukan negosiasi yang cepat untuk memastikan mendapatkan M'Baye. Pasalnya, klub Jerman Borussia Dortmund juga membidik pemain Senegal tersebut.[suggestedarticle=3]Arsenal, klub dari London Utara itu, baru saja mengambil pemain asal Swiss Stephan Lichtsteiner dari Juventus dengan bebas transfer. The Gunners juga merekrut kiper Bayer Leverkusen Bernd Leno, untuk bersaing dengan Petr Cech dan David Ospina.Unai Emery sebagai pelatih baru, juga telah membawa masuk pemain Yunani Sokratis Papastathopoulos dari Borussia Dortmund.
  242 kali
Ivan Perisic, Ayam Betina yang Konsisten di Piala Dunia 2018
Ivan Perisic lahir pada 2 Februari 1989 dari pasangan Tihana Perisic dan Ante Perisic, di Split, Kroasia. Bersama orang tua dan saudarinya, Anita Perisic, Ivan tumbuh besar di lingkungan peternakan ayam petelur yang dikelola keluarganya.Ketika kecil, Ivan dijuluki "Koka" yang berarti Ayam Betina oleh teman-temannya. Ivan mendapatkan julukan itu karena ia selalu membantu orang tuanya di peternakan ayam, yang terletak di Omis, di dekat pantai.Peternakan ayam itu adalah bisnis besar bagi Ante dan keluarganya. Ivan bangga akan bisnis keluarganya itu dan tak pernah ambil pusing soal julukan Ayam Betina.Selain membantu orang tua di peternakan, Ivan muda memanfaatkan waktu luang dengan bermain sepak bola yang membawanya bergabung dengan tim junior Hajduk Split pada 2000. [suggestedarticle=2]Ivan menjadi lebih tekun bermain sepak bola setelah keluarganya mengalami masalah keuangan. Krisis finansial itu membuat orang tua Ante dan Tihana kesulitan membayar uang pendidikan Ivan di akademi Hajduk Split. Momen tersulit bagi Ivan adalah ketika orang tuanya sampai menjual saham peternakannya untuk mendukung karier Ivan di dunia sepak bola. Ante tak pernah kehilangan semangat untuk mendukung Ivan, sekalipun itu berarti ia harus kehilangan properti yang ia miliki. Ante bahkan menjual peralatan peternakannya supaya Ivan bisa bergabung dengan akademi sepak bola terbaik di Kroasia.Untuk menghidupi keluarganya, Antre kemudian berutang untuk membeli perlengkapan pertanian, yang di kemudian hari menjadi masalah baru. Yang jelas, Ante tidak pernah berhenti mendukung Ivan.Pada musim panas 2006, media mulai memberitakan pelatih Hajduk Split Zoran Vulic tertarik menjadikan Ivan pemain tim utama setelah menjalani pramusim di Slovenia. Vulic bahkan disebut mempertimbangkan menjadikan Perisic pelapis Niko Kranjcar. Sementara begitu, Ivan juga dikabarkan diminati sejumlah klub Eropa. [pagebreak]Pindah ke Sochaux[/pagebreak]Sementara rumor soal Ivan promosi ke tim utama dan direkrut klub Eropa lain beredar, Sochaux muncul. Menurut Guardian, Sochaux mengirimkan jet pribadi untuk menjemput Ivan. Terjadilan drama. Hajduk tak mau melepas Ivan, tetapi Ivan menolak menandatangani kontrak dengan Hajduk dan berangkat ke Sochaux, yang didirikan oleh Jean-Pierre Peugeot, salah satu tokoh penting dari keluarga Peugeot.Polemik transfer Ivan selesai setelah Sochaux dan Hajduk menyepakati nilai transfer 360 ribu euro atau sekitar Rp 6 miliar untuk Ivan yang saat itu berusia 17 tahun dan notabene belum bisa menandatangani kontrak profesional.Saat Ivan sudah mendapatkan kepastian ke Sochaux, Ante masih terikat utang. Namun, Ante memberikan diri untuk kembali meminjam uang. Kali ini, uang pinjaman itu digunakan untuk memindahkan keluarganya pindah ke Sochaux untuk menemani Ivan. Keluarga Ivan pindah ke Sochaux, kecuali Ante. Ante bertahan di Kroasia untuk membangun kembali bisnisnya dan menyelesaikan persoalan utang."Pindah ke Sochaux adalah hal terbaik bagi keluarga saya saat itu. Saya ingin mereka menjauh dari saya dan penderitaan saya," ungkap Ante pada 2016. Bagi Ivan Muda, sepak bola bukan satu-satunya tujuan ia ke Prancis. Ivan muda bertekad mengumpulkan uang di Prancis untuk melunasi utang-utang ayahnya. Ivan beruntung. Ia lolos pada tahap uji coba pertama di Sochaux. Media-media Prancis mulai memberitakan soal pemain muda berambut keriting, yang mengesankan penggemar sepak bola di Sochaux.Penampilan di Sochaux membawa Ivan ke Belgia. Awalnya Ivan bermain di Roeselare, dengn status pinjam dari Sochaux pada Januari-Juni 2009. Pada Agustus 2009, Club Brugge membelinya dari Sochaux dengan harga 200 ribu euro atau sekitar Rp 3,4 miliar. Saat itu, nilai pasaran Ivan sudah mencapai satu juta euro atau sekitar Rp 16,8 miliar. Sebagai pemain Club Brugge, Ivan menjadi top scorer Liga Pro Belgia dan Pemain Terbaik Belgia 2011. Prestasi itu membawanya ke Borussia Dortmund pada Juli 2011. Di Dortmund, Ivan tidak lagi dikenal karena rambut keritingnya, melainkan karena kualitas permainannya di sayap dan di depan gawang. Pada Januari 2013, Ivan direkrut Wolfsburg dan bermain di Volkswagen Arena hingga dibeli Inter Milan pada Agustus 2015 dengan harga 19 juta euro atau sekitar Rp 320 miliar. Ivan dan Inter masih punya kesepakatan kerja sama hingga Juni 2022.Perjuangan Ivan akhirnya menjadi lengkap dan tuntas pada Piala Dunia 2018. Ivan menjadi bagian penting dalam keberhasilan Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018. Ini adalah kali pertama Kroasia tampil di final Piala Dunia.Dalam tujuh pertandingan Kroasia sejak fase grup hingga final Piala Dunia 2018, Ivan selalu bermain sebagai starter dalam tujuh pertandingan itu, dengan waktu bermain 632 menit. Dalam 632 menit itu, Perisic mencetak tiga gol dan menempuh jarak 72 km. Selain didukung keluarga, Ivan juga didukung oleh Josipa. Josipa adalah teman sekolah Ivan. Mereka mengenyam pendidikan di sekolah yang sama dan pernah jadi teman sebangku. Ivan dan Josipa menikah pada 2012. Ivan dan Josipa dianugerahi seorang putra dan seorang putri, Leonardo dan Manuaela. Leonardo tiga tahun lebih tua dari Manuela. Leonardo lahir di Wolfsburg dan diperkirakan bakal mengikuti jejak ayahnya sebagai pesepak bola profesional.
  307 kali
Wenger Menyesal Bertahan 22 Tahun Bersama Arsenal
Arsene Wenger mengaku dirinya menyesal hanya menjadi pelatih satu klub selama 22 tahun. Wenger mengugkapkan dirinya adalah sosok yang selalu haus akan tantangan dalam kehidupannya.Wenger memutuskan untuk mengundurkan diri dari Arsenal pada akhir musim 2018/19. Sederet pencapaian buruk membuat Wenger akhirnya memutuskan tidak lagi melatih Arsenal setelah 22 tahun.[suggestedarticle=3]Saat ditanya tentang hal yang paling disesali sepanjang karier, Wenger memberikan jawaban yang cukup mengejutkan. Pelatih asal Prancis menyatakan ia adalah sosok yang menyukai tantangan."Mungkin bertahan di klub yang sama selama 22 tahun," jawab Wenger saat ditanya penyesalan terbesar dalam kariernya.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Saya seorang yang menyukai tantangan baru, menyukai perubahan. Tapi saya juga suka tantangan. Saya telah menjadi tahanan dalam tantangan saya sendiri," ujar Wenger.Pelatih usia 68 tahun tersebut bahkan menyadari selama menangani Arsenal ia kerap kali menyakiti orang-orang disekitarnya. Wenger mengaku terobsesi untuk bisa meraih prestasi bersama Arsenal."Saya menyesal mengorbankan segalanya karena saya menyadari telah menyakiti banyak orang di sekitar saya. Saya telah mengabaikan banyak orang. Saya telah mengabaikan keluarga saya, saya telah mengabaikan banyak keluarga dekat,” kata Wenger.
  923 kali
Dua Tahun Absen Karena Cedera, Cazorla Kembali Bermain
Santi Cazorla akhirnya kembali tampil di laga kompetitif usai menghabiskan mimpi buruk selama 636 hari karena cedera.Playmaker asal Spanyol itu tidak ambil bagian dalam pertandingan sepak bola profesional sejak pertandingan Liga Champions Arsenal dengan Ludogorets pada 19 Oktober 2016 silam.Pemain berusia 33 tahun itu mengalami cedera Achilles serius dalam laga di panggung Eropa itu dan sempat dikhawatirkan tak bisa bermain lagi.[suggestedarticle=3]Namun, setelah hampir dua tahun rehabilitasi, Cazorla akhirnya bisa melangkah kembali ke lapangan.Dalam sebuah laga uji coba, Villarreal memimpin 1-0 atas Hercules, Cazorla disambut sebagai pahlawan oleh penonton saat ia menggantikan Ramiro Guerra di menit ke-57.Cazorla tidak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan saat ia menyelesaikan permainan, Hercules sendiri bisa menyamakan kedudukan dalam laga itu.Mantan pemain internasional Spanyol itu langsung mengunggah ucapaan bahagia melalui akun Instagramnya.   Muy feliz y contento x volver hacer lo q más me gusta,queda mucho trabajo x delante pero es el primer paso,eternamente agradecido a la gente x el cariño solo x eso ha merecido la pena llegar hasta aquí GRACIAS. @villarrealcf ?????????? Sebuah kiriman dibagikan oleh Santi Cazorla (@santicazorla) pada 17 Jul 2018 jam 2:37 PDT "Sangat senang untuk kembali melakukan apa yang paling saya sukai, ada banyak pekerjaan di depan saya tetapi ini adalah langkah pertama," tulis Cazorla. "Saya sangat berterima kasih kepada orang-orang yang telah membantu saya."Cazorla meninggalkan The Gunners ketika kontraknya berakhir pada akhir musim 2017-18 setelah enam musim berada di Emirates.Cazorla harus melupakan menit bermain dalam dua musim terakhir karena terpaksa menjalani beberapa operasi pada tendon Achilles-nya, dengan satu yang membutuhkan cangkok kulit dari lengannya.Cazorla sendiri bergabung kembali dengan klub yang membesarkan namanya Villarreal.
  581 kali
Thierry Henry Lepaskan Pekerjaan Pengamat, Ingin Fokus Jadi Pelatih
Mantan bintang timnas Prancis dan klub Arsenal, Thiery Henry menolak memparpanjang kontraknya dengan Sky Sports sebagai pengamat sepak bola. Ia kini ingin fokus menjadi pelatih.Henry, yang telah bekerja untuk Sky sejak 2015, juga menjadi asisten manajer Belgia Roberto Martinez sejak 2016 dan membantu membawa tim Belgia finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 2018."Selama empat tahun terakhir saya mendapatkan pengalaman melatih yang sangat berharga dalam sepak bola," tulis Henry di Instagram dan Twitter.[suggestedarticle=3]"Pengalaman ini membuat saya lebih tekun lagi untuk memenuhi ambisi jangka panjang saya menjadi manajer sepak bola," sambung Henry yang juga pernah memperkuat klub Spanyol, Barcelona."Saya telah memutuskan bahwa saya harus meninggalkan Sky Sports untuk memungkinkan saya menghabiskan lebih banyak waktu di lapangan dan berkonsentrasi pada perjalanan saya untuk mencapai tujuan itu."Henry mendapatkan lisensi kepelatihannya saat bekerja dengan tim muda Arsenal, tetapi pada 2016 memilih untuk fokus pada pekerjaannya di Sky daripada bekerja di klub.
  709 kali
Antoine Griezmann Sempat Tak Percaya Prancis Juara
Prancis menang 4-2 atas Kroasia hingga turun minum laga final Piala Dunia, di Luzhniki Stadium, Moskwa, Minggu (15/7/2018). Gol Prancis dicetak oleh Mario Mandzukic (18, bunuh diri), Antoine Griezmann (38, penalti), Paul Pogba (59), Kylian Mbappe (65), sementara gol Kroasia diciptakan oleh Ivan Perisic (28) dan Mario Mandzukic (69).Selama 90 menit, Kroasia melepaskan tiga tembakan akurat dari 15 percobaan, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun Prancis melepaskan enam tembakan akurat dari delapan percobaan."Saya belum percaya akan apa yang terjadi. Sangat bangga akan tim ini. Para pemain, staf, staf teknis, staf medis. Kami betul-betul tim yang solid," ujar penyerang Prancis, Antoine Griezmann."Kami berhasil meraih sesuatu yang luar biasa. Kami menciptakan sejarah dan akan menikmatinya. Kami akan menemui keluarga kami dan kami akan berpesta. Begitu juga di Prancis, besok. Kami akan berpesta dengan masyarakat Prancis," tambahnya.[pagebreak]Data dan Fakta Final Piala Dunia 2018[/pagebreak]1. Untuk pertama kalinya sejak 1974, tiga gol tercipta pada babak pertama final Piala Dunia. 3. Mario Mandzukic menjadi pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri pada final Piala Dunia. Gol bunuh diri Mandzukic adalah gol bunuh diri ke-12 pada Piala Dunia 2018.2. Prancis mendapatkan penalti setelah Perisic dinilai wasit Nestor Pitana melakukan handsball. Pitana sempat melihat VAR sebelum mengambil memutuskan penalti. Ini adalah penalti pertama pada final Piala Dunia yang diputuskan melalui VAR.3. Tembakan penalti Griezmann yang berujung gol kedua Prancis adalah shot on goal pertama Prancis pada laga tersebut.3. Bagi Ivan Perisic, ia menjadi pemain kedua yang mencetak gol dan membuat lawan mendapat hadiah penalti pada final Piala Dunia, setelah Marco Materazzi pada 2006.4. Kylian Mbappe menjadi pemain termuda keempat yang tampil pada final Piala Dunia, setelah Ruben Moran (19 tahun pada 1950), Pele (17 tahun pada 1958), dan Giuseppe Bergomi (18 tahun pada 1982). 5. Kylian Mbappe menjadi remaja pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia (19 tahun 207 hari), sejak Pele pada 1958 (17 tahun 249 hari). 6. Ini adalah final Piala Dunia pertama sejak 2002 yang tuntas dalam waktu normal (90 menit).7. Pelatih Prancis menjadi orang ketiga yang meraih trofi Piala Dunia, sebagai pemain dan pelatih, setelah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer. 8. Penyerang Inggris Harry Kane mencetak enam gol selama Piala Dunia 2018. Ia pun berhak meraih Sepatu Emas Piala Dunia. Kane adalah pemain Inggris kedua yang meraih Sepatu Emas Piala Dunia, setelah Gary Lineker pada 1986.9. Penyerang Prancis Olivier Giroud tidak sekali pun melepaskan tembakan on goal selama Piala Dunia 2018, di mana ia bermain 546 menit.10. Mario Mandzukic menjadi pemain kedua dalam yang mencetak gol dan gol bunuh diri dalam satu pertandingan Piala Dunia, setelah pemain Belanda Ernie Brandts pada laga melawan Italia pada 1978.11. Mandzukic menjadi pemain kelima yang mencetak gol pada putaran final Piala Dunia dan Piala Eropa, setelah Ferenc Puskas, Zoltan Czibor, Gerd Muller, dan Zinedine Zidane. 12. Paul Pogba adalah pemain Premier League pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia sejak Emmanuel Petit pada 1998. Secara khusus, Pogba adalah pemain Manchester United pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia.13. Dengan kekalahan Kroasia, Uruguay masih menjadi satu-satunya tim yang menjuarai Piala Dunia setelah tertinggal pada babak pertama, yaitu ketika melawan Argentina pada 1930.
  522 kali
Zlatko Dalic: Kroasia Kalah saat Tampil Bagus
Prancis menang 4-2 atas Kroasia hingga turun minum laga final Piala Dunia, di Luzhniki Stadium, Moskwa, Minggu (15/7/2018). Gol Prancis dicetak oleh Mario Mandzukic (18, bunuh diri), Antoine Griezmann (38, penalti), Paul Pogba (59), Kylian Mbappe (65), sementara gol Kroasia diciptakan oleh Ivan Perisic (28) dan Mario Mandzukic (69).Selama 90 menit, Kroasia melepaskan tiga tembakan akurat dari 15 percobaan, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun Prancis melepaskan enam tembakan akurat dari delapan percobaan.[suggestedarticle=2]"Saya mengucapkan selamat kepada Prancis atas keberhasilan menjadi juara. Kami bermain dengan baik pada 20 menit pertama dan mengendalikan permainan. Kemudian, ada gol bunuh diri dari situasi bola mati. Kami bangkit, mendominasi, dan kemudian Prancis mendapatkan penalti," ujar pelatih Kroasia, Zlatko Dalic."Saya harus mengucapkan selamat kepada pemain saya. Penampilan kami tadi barangkali adalah yang terbaik selama Piala Dunia 2018. Kami mengendalikan permainan, tetapi kami kebobolan. Melawan tim kuat seperti Prancis, Anda tak boleh melakukan kesalahan. Kami agak sedih, tetapi kami harus bangga akan apa yang telah kami lakukan," tambah Dalic.[pagebreak]Data dan Fakta Final Piala Dunia 2018[/pagebreak]1. Untuk pertama kalinya sejak 1974, tiga gol tercipta pada babak pertama final Piala Dunia. 3. Mario Mandzukic menjadi pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri pada final Piala Dunia. Gol bunuh diri Mandzukic adalah gol bunuh diri ke-12 pada Piala Dunia 2018.2. Prancis mendapatkan penalti setelah Perisic dinilai wasit Nestor Pitana melakukan handsball. Pitana sempat melihat VAR sebelum mengambil memutuskan penalti. Ini adalah penalti pertama pada final Piala Dunia yang diputuskan melalui VAR.3. Tembakan penalti Griezmann yang berujung gol kedua Prancis adalah shot on goal pertama Prancis pada laga tersebut.3. Bagi Ivan Perisic, ia menjadi pemain kedua yang mencetak gol dan membuat lawan mendapat hadiah penalti pada final Piala Dunia, setelah Marco Materazzi pada 2006.4. Kylian Mbappe menjadi pemain termuda keempat yang tampil pada final Piala Dunia, setelah Ruben Moran (19 tahun pada 1950), Pele (17 tahun pada 1958), dan Giuseppe Bergomi (18 tahun pada 1982). 5. Kylian Mbappe menjadi remaja pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia (19 tahun 207 hari), sejak Pele pada 1958 (17 tahun 249 hari). 6. Ini adalah final Piala Dunia pertama sejak 2002 yang tuntas dalam waktu normal (90 menit).7. Pelatih Prancis menjadi orang ketiga yang meraih trofi Piala Dunia, sebagai pemain dan pelatih, setelah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer. 8. Penyerang Inggris Harry Kane mencetak enam gol selama Piala Dunia 2018. Ia pun berhak meraih Sepatu Emas Piala Dunia. Kane adalah pemain Inggris kedua yang meraih Sepatu Emas Piala Dunia, setelah Gary Lineker pada 1986.9. Penyerang Prancis Olivier Giroud tidak sekali pun melepaskan tembakan on goal selama Piala Dunia 2018, di mana ia bermain 546 menit.10. Mario Mandzukic menjadi pemain kedua dalam yang mencetak gol dan gol bunuh diri dalam satu pertandingan Piala Dunia, setelah pemain Belanda Ernie Brandts pada laga melawan Italia pada 1978.11. Mandzukic menjadi pemain kelima yang mencetak gol pada putaran final Piala Dunia dan Piala Eropa, setelah Ferenc Puskas, Zoltan Czibor, Gerd Muller, dan Zinedine Zidane. 12. Paul Pogba adalah pemain Premier League pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia sejak Emmanuel Petit pada 1998. Secara khusus, Pogba adalah pemain Manchester United pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia.13. Dengan kekalahan Kroasia, Uruguay masih menjadi satu-satunya tim yang menjuarai Piala Dunia setelah tertinggal pada babak pertama, yaitu ketika melawan Argentina pada 1930.
  479 kali
Wanita Cantik di Balik Aktivitas Timnas Indonesia
Kegiatan Timnas Indonesia tidak lepas dari peran Yuliana Tasno, atau biasa disapa Liana. Liana merupakan Manajer Brand dan Komunikasi Timnas Indonesia.Sebelum bergabung dengan PSSI, Liana merupakan dosen pemasaran di Universitas Tarumanegara, Jakarta. Di PSSI, Liana bertanggung jawab untuk membangun strategi pemasaran, dan mencari sponsor.[suggestedarticle=2]Liana juga bertugas untuk menjaga pemain supaya tidak terlalu diekspos media untuk mengurangi kemungkinan pemain mengalami star syndrome.Yuliana Tasno belajar soal pengelolaan bisnis olahraga ketika bekerja di Indonesia Basketball League (IBL) 2017. Dia kemudian mendaftarkan diri saat melihat adanya lowongan pekerjaan di PSSI.[pagebreak]Kisah Inspiratif Kiper Iran[/pagebreak]Lihat juga   Dari menggembala domba, sempat dikira pengemis, hingga akhirnya ke pentas dunia bersama timnas Iran untuk menepis penalti Cristiano Ronaldo. Perjuangan Beiranvand membuktikan perjalanan panjangnya menuju cita-cita bisa tercapai dengan kerja keras. Respect! 🇮🇷 #PialaDunia2018 #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jun 28, 2018 at 1:40am PDT
  3892 kali
Cetak Rekor di Final Piala Dunia, Kylian Mbappe Dapat Sambutan dari Legenda Dunia
Prancis menang 4-2 atas Kroasia hingga turun minum laga final Piala Dunia, di Luzhniki Stadium, Moskwa, Minggu (15/7/2018). Gol Prancis dicetak oleh Mario Mandzukic (18, bunuh diri), Antoine Griezmann (38, penalti), Paul Pogba (59), Kylian Mbappe (65), sementara gol Kroasia diciptakan oleh Ivan Perisic (28) dan Mario Mandzukic (69).Selama 90 menit, Kroasia melepaskan tiga tembakan akurat dari 15 percobaan, dengan penguasaan bola 61 persen. Adapun Prancis melepaskan enam tembakan akurat dari delapan percobaan.[suggestedarticle=2]Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, membukukan dua rekor pada laga itu. Rekor pertama adalah pemain termuda keempat yang tampil pada final Piala Dunia, setelah Ruben Moran (19 tahun pada 1950), Pele (17 tahun pada 1958), dan Giuseppe Bergomi (18 tahun pada 1982). Rekor berikutnya adalah remaja pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia (19 tahun 207 hari), sejak Pele pada 1958 (17 tahun 249 hari).Mbappe pun mendapatkan pujian, langsung dari Pele."Remaja kedua yang mencetak gol pada final Piala Dunia. Selamat datang di grup ini, Klylian Mbappe," demikian ujar Pele, melalui Twitter. Only the second teenager to have scored a goal in a #WorldCupFinal! Welcome to the club, @KMbappe - it's great to have some company! // O segundo adolescente a marcar um gol em uma final de #CopaDoMundo! Bem-vindo ao clube, Kylian - é ótimo ter a sua companhia! https://t.co/g8b2gLTy7B — Pelé (@Pele) July 15, 2018 [pagebreak]Data dan Fakta Piala Dunia 2018[/pagebreak]1. Untuk pertama kalinya sejak 1974, tiga gol tercipta pada babak pertama final Piala Dunia. 3. Mario Mandzukic menjadi pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri pada final Piala Dunia. Gol bunuh diri Mandzukic adalah gol bunuh diri ke-12 pada Piala Dunia 2018.2. Prancis mendapatkan penalti setelah Perisic dinilai wasit Nestor Pitana melakukan handsball. Pitana sempat melihat VAR sebelum mengambil memutuskan penalti. Ini adalah penalti pertama pada final Piala Dunia yang diputuskan melalui VAR.3. Tembakan penalti Griezmann yang berujung gol kedua Prancis adalah shot on goal pertama Prancis pada laga tersebut.3. Bagi Ivan Perisic, ia menjadi pemain kedua yang mencetak gol dan membuat lawan mendapat hadiah penalti pada final Piala Dunia, setelah Marco Materazzi pada 2006.4. Kylian Mbappe menjadi pemain termuda keempat yang tampil pada final Piala Dunia, setelah Ruben Moran (19 tahun pada 1950), Pele (17 tahun pada 1958), dan Giuseppe Bergomi (18 tahun pada 1982). 5. Kylian Mbappe menjadi remaja pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia (19 tahun 207 hari), sejak Pele pada 1958 (17 tahun 249 hari). 6. Ini adalah final Piala Dunia pertama sejak 2002 yang tuntas dalam waktu normal (90 menit).7. Pelatih Prancis menjadi orang ketiga yang meraih trofi Piala Dunia, sebagai pemain dan pelatih, setelah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer. 8. Penyerang Inggris Harry Kane mencetak enam gol selama Piala Dunia 2018. Ia pun berhak meraih Sepatu Emas Piala Dunia. Kane adalah pemain Inggris kedua yang meraih Sepatu Emas Piala Dunia, setelah Gary Lineker pada 1986.9. Penyerang Prancis Olivier Giroud tidak sekali pun melepaskan tembakan on goal selama Piala Dunia 2018, di mana ia bermain 546 menit.10. Mario Mandzukic menjadi pemain kedua dalam yang mencetak gol dan gol bunuh diri dalam satu pertandingan Piala Dunia, setelah pemain Belanda Ernie Brandts pada laga melawan Italia pada 1978.11. Mandzukic menjadi pemain kelima yang mencetak gol pada putaran final Piala Dunia dan Piala Eropa, setelah Ferenc Puskas, Zoltan Czibor, Gerd Muller, dan Zinedine Zidane. 12. Paul Pogba adalah pemain Premier League pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia sejak Emmanuel Petit pada 1998. Secara khusus, Pogba adalah pemain Manchester United pertama yang mencetak gol pada final Piala Dunia.13. Dengan kekalahan Kroasia, Uruguay masih menjadi satu-satunya tim yang menjuarai Piala Dunia setelah tertinggal pada babak pertama, yaitu ketika melawan Argentina pada 1930.
  1216 kali
1531699801472 tag