Sempat Jadi Penggembala Domba dan Dianggap Pengemis, Kiper Iran Sukses Tahan Penalti Ronaldo


  •    Murfi Aji
  •    26/06/18 - 15:00
  •    1.501

Sempat Jadi Penggembala Domba dan Dianggap Pengemis, Kiper Iran Sukses Tahan Penalti Ronaldo
Persian Football

Perjalanan panjang dalam karier harus ditempuh kiper Iran, Alireza Beiranvand. Saat masih kecil, Beiranvand sudah menjadi penggembala domba dan sempat melakukan sejumlah berbagai pekerjaan yang berbeda-beda saat remaja.

Beiranvand memiliki orang tua yang berprofesi sebagai gembala domba. Sejak kecil Beiranvand yang merupakan akan pertama sudah dibiasakan membantu orang tua menggembala domba yang merupakan sumber mata pencaharian mereka.

Berawal dari cita-citanya ingin menjadi pemain sepak bola profesional, Beiranvand meninggalkan tempat tinggalnya di Lorestan untuk menuju Tehran agar mendapat peluang lebih besar mewujudkan cita-citanya. Terlebih Ayah Beiranvand sempat marah besar karena tidak mengizinkan Beiranvand untuk menjadi pesepakbola profesional.

Baca Juga :


Kehiduran Beiranvand di Tehran tidak mudah bahkan ia sempat dikira seorang pengemis karena tidur di depan pintu klub. Banyak orang yang memberikan koin pada malam hari karena menganggap Beiranvand seorang pengemis.

Tapi Beiranvand justru bersyukur karena uang tersebut bisa digunakan membeli sarapan.

Beiranvand sempat beberapa kali mendapat pekerjaan seperti buruh pabrik, tukang cuci mobil, bekerja di restoran pizza dan tukang sapu jalanan setelah bergabung dengan klub Iran, Naft U-23.

Baca Juga :


Perjalanan karier Beiranvand bersama Naft U-23 sempat pupus setelah dicoret dari skuad karena ia mengalami cedera. Namun siapa sangka tim senior Naft justru merekrutnya. Enam musim membela Naft, Beiranvand akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan klub papan atas, Persepolis FC pada 2016.

Sejak 2015, Beiranvand selalu menjadi pilihan utama di tim nasional Timnas Iran dan sukses membawa negaranya melaju ke putaran final Piala Dunia 2018.

Pada laga terakhir Grup B, Beiranvand bahkan sukses menepis sepakan penalti dari mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo. Pada laga tersebut Iran dan Portugal harus puas mengakhiri laga dengan skor imbang 2-2. Hasil tersebut membuat Iran harus puas finis di posisi ketiga Grup B di bawah Spanyol dan Portugal.


Gaston Salasiwa: Saya Anak Indonesia dari Maluku! | Bolalob Europe Tour - Eps.5







Video Trending



Berita Terkait


1602580202056

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?