(Foto: ASEAN Football)

Hasil dan Klasemen Sementara Grup B Piala AFF U-19 2018 Hingga Minggu (8/7)

Myanmar U-19 dan Malaysia U-19 memainkan pertandingan ketiga Grup B Piala AFF U-19 2018, Minggu (8/7). Myanmar U-19 berhasil meraih kemenangan besar, sedangkan Malaysia U-19 hanya bermain imbang melawan Timor Leste U-19.

Myanmar U-19 yang bermain lebih dulu melawan Brunei U-19 berhasil menang besar dengan skor 7-1. Lima gol dicetak Myanmar U-19 pada babak pertama dan dua gol lainnya di babak kedua, sedangkan satu gol hiburan untuk Brunei dicetak jelang pertandingan berakhir.



Kemenangan tersebut membuat Myanmar kini mengantongi 7 poin hasil dari dua kali menang dan satu kali imbang.

Malaysia U-19 juga bermain pada hari yang sama menghadapi Timor Leste U-19 pukul 19:00 WIB. Pada laga tersebut kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 dalam 90 menit.

Hasil tersebut membuat Myanmar U-19 untuk sementara berada di puncak klasemen Grup B diikuti Malaysia U-19 dengan poin sama. Di posisi ketiga Timor Leste menguntit dengan raihan 5 poin.

Pada partai terakhir empat tim akan kembali bertanding. Kamboja akan menghadapi Timor Leste dan Malaysia akan melawan Myanmar. Kedua partai tersebut akan digelar pada, Selasa (10/7).


Klasemen Grup B Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Tim David Laly Butuh Dua Poin Lagi Untuk Promosi ke Liga Super Malaysia
Felcra FC hanya butuh dua poin untuk bisa promosi ke Liga Super Malaysia musim depan. Felcra FC kini berada di posisi kedua dengan raihan 31 poin dari 17 pertandingan.Felcra FC masih menyisakan tiga pertandingan di Liga Premier Malaysia dan hanya membutuhkan dua poin untuk bisa mengunci satu tiket promosi ke Liga Super Malaysia musim depan. [suggestedarticle=3]Saingan terdekat Felcra, MISC-MIFA yang berada di peringkat ketiga hanya memiliki sisa dua laga dan mengantongi 26 poin.Poin maksimal yang bisa diraih MISC-MIFA jika memenangkang dua laga sisa adalah 32 poin. Felcra hanya membutuhkan dua hasil imbang atau satu kali menang pada tiga laga sisa untuk bisa tampil di Liga Super Malaysia musim depan.Tiga laga yang akan dihadapi Felcra adalah Johor Darul Takzim II (18/7), Sabah FA (22/7) dan Sarawak FA (27/7).[pagebreak]Lihat Juga[/pagebreak]   CR7 resmi bergabung dengan Juventus dengan banderol 105 juta Euro. Mampukah CR7 membawa Juventus berjaya di Eropa seperti yg mereka targetkan? #cristianoronaldo #Juventus #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jul 17, 2018 at 3:19am PDT
  579 kali
Bek Malaysia Ungkap Pengalaman Mengerikan di Laga Kontra Indonesia
Bek Timnas Malaysia, Shivan menceritakan insiden menegangkan saat melakoni babak semifinal Piala AFF U-19 kontra Indonesia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7) malam.Saat itu, skuat Malaysia mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari para penonton.Tim asuhan Bojan Hodak yang menyingkirkan Indonesia lewat drama adu penalti mendapat hujan lemparan dari suporter tuan rumah.Beruntung, aparat keamanan sigap dalam mengamankan para pemain serta staf pelatih Malaysia sehingga tidak ada yang terluka.[suggestedarticle=3]”Memang, pemain merasa ketakutan. Karena mereka melempar botol minuman, batu, bahkan ada botol kaca ke arah kami. Jadi memang bahaya. Kami terpaksa berlindung di tengah lapangan lebih dulu sampai beberapa pendukung Indonesia keluar stadion,” ujar Shivan dilansir Bolalob dari Harian Metro.”Kemudian kami terpaksa berlari masuk ke ruang ganti dengan kawalan pihak keamanan,” ujarnya menambahkan.Tak berhenti sampai situ, bek PKNS FC itu pun melanjutkan pengalamannya sesaat menuju hotel.”Ketika kami pulang untuk menuju hotel masih ada yang menunggu kami di luar,” ungkap Shivan.”Ini pertama kali bagi saya. Tapi kami sudah melupakan semuanya dan siap melawan Myanmar,” tegasnya.Meski sempat mengalami insiden mencekam tersebut, Malaysia sukses keluar sebagai juara Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Myanmar 4-3 di partai final, Sabtu (14/7).
  2169 kali
Win Naing Tun Rebut Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2018
Piala AFF U-19 2018 telah berakhir pada Sabtu (14/7). Trofi sepatu emas berhasil direbut oleh pemain Myanmar, Win Naing Tun.Win Naing Tun total mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Dua gol tambahan ia lesakkan di partai puncak saat takluk 3-4 dari Malaysia.[suggestedarticle=3]Win Naing Tun meninggalkan pesaing terdekatnya, Bounphachan Bounkong. Pemain Laos ini, total mencetak enam gol sepanjang turnamen.Sementara itu dari kubu Indonesia, pencetak gol terbanyak ada Rafli Mursalim dan Saddil Ramdani. Keduanya, masing-masing mencetak dua gol untuk Garuda Nusantara.[pagebreak]Top Skor[/pagebreak]Berikut Daftar Top Skor Sementara Piala AFF U-19 2018:8 GolWin Naing Tun (Myanmar)6 GolBounphachan Bounkong (Laos)5 GolKorrawit Tasa (Thailand), Matee Sarakum (Thailand), Myat Kaung Khant (Myanmar)4 GolKheang Menghour (Kamboja), Fidel Tacardon (Filipina)
  799 kali
Juara Piala AFF U-19 2018, Malaysia Ciptakan Sejarah
Malaysia U-19 untuk pertama kalinya berhasil merebut gelar juara Piala AFF U-19. Sebelumnya Harimau Muda selalu kalah dalam lima kesempatan di partai final.Kebuntuan Malaysia U-19 akhirnya pecah di Sidoarjo. Pada partai puncak, Malaysia U-19 mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor tipis 4-3, Sabtu (14/7).[suggestedarticle=3]Gol-gol Malaysia U-19 disumbangkan oleh Awang Muhammad Faiz, Shivan Pillay Asokan, dan dua gol Nik Akif. Myanmar hanya mampu membalas tiga kali lewat Myat Kaung Khant dan dua gol Win Naing Tun.Semenjak Piala AFF U-19 digelar pada tahun 2002, Malaysia U-19 sudah 12 kali menjadi peserta. Namun catatan lima kali menjadi runner-up terjadi pada tahun 2003, 2005, 2006, 2007, dan 2017.Gelar juara Malaysia U-19 ini membuat mereka menyamai catatan empat negara lain. Dengan catatan satu gelar juara ada Vietnam, Indonesia, Iran, dan Jepang.
  1294 kali
Pemain Malaysia U-19 Iri Dengan Suporter di Indonesia
Nik Akif Syahiran memuji keramaian suporter Indonesia saat gelaran Piala AFF U-19 2018. Akif bahkan menyatakan suporter di Indonesia begitu ramai tidak seperti suporter di Malaysia.Pada laga Malaysia melawan Tim Nasional Indonesia U-19, para suporter memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Para suporter tak berhenti bernyanyi untuk memberikan dukungan kepada para pemain.[suggestedarticle=3]Nik Akif yang sempat merasakan atmosfer tersebut mengaku kagum dengan suporter Indonesia. Akif menilai suporter di Indonesia begitu total dalam mendukung tim kesayangan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Bagi saya, di sini suporter sangat dramatik, ramai sekali, tak sama seperti di Malaysia," ujar Akif usai laga.Pemain yang membela Kelantan FA tersebut menjadi penentu kemenangan Malasia U-19 di partai final saat menghadapi Myanmar. Akif mencetak gol dari tembakan bebas yang membuat Malaysia U-19 sukses menang 4-3.
  6980 kali
Penentu Gelar Juara Malaysia di Piala AFF U-19 Ingin bermain di Indonesia
Pemain Malaysia U-19, Nik Akif Syahiran tidak menampik peluang untuk bisa bermain di Indonesia pada masa depan. Namun hingga kini masih belum ada tawaran dari klub di Indonesia.Nik Akif berhasil mencetak gol penentu kemenangan untuk Malaysia saat menaklukkan Myanmar U-19 di partai final Piala AFF U-19. Akif mencetak gol dari tembakan bebas untuk membawa Malaysia menang 4-3 di kahir laga.[suggestedarticle=3]Terkait masa depannya, Akif tidak menampik kemungkinan untuk bisa membela salah satu klub di Indonesia. Akif berhasrat untuk bisa hengkang ke klub lain saat sudah berusia lebih matang.[pagebreak]selengkapnya[/pagebreak]"Kalau ada rizki, Insya Allah ingin main di sana. Hingga sekarang belum ada yang menawar," ujar Akif"Mungkin saat umur di atas 20 tahun saya ingin hengkang," ucap Akif.Malaysia butuh lima kali tampil di final sebelum akhirnya sukses meraih juara Piala AFF U-19 di final keenam mereka. Pada lima laga final sebelumnya, Malaysia selalu kalah.
  2563 kali
Menpora Malaysia Ingin Indonesia dan Malaysia Terus Bersaing
Malaysia U-19 berhasil meraih gelar juara Piala AFF U-19 2018 usai menaklukkan Myanmar U-19 di partai puncak. Kemenangan Malaysia U-19 di Indonesia diharapkan bisa melecut semangat tuan rumah agar bisa meraih prestasi pada ajang berikutnya.Bermain di Stadin Gelora Delta Sidoarjo, Timnas U-19 mampu membalikkan kedudukan setelah sempat tertinggal 2-3 di babak pertama. Anak asuh Bojan Hodak sukses mengakhiri laga dengan skor akhir 4-3 atas Myanmar U-19.[suggestedarticle=3]Raihan tersebut merupakan gelar juara pertama untuk Malaysia U-19. Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq berharap kemenangan Malaysia di Indonesia bisa melecut semangat para pemain Timnas Indonesia di masa depan."Menang dan kalah itu bagian dari pertandingan. Pada saat yang sama hubungan tetap terjalin, uniknya apabila Indonesia kuat, kita Malaysia ingin terus bersaing dalam jalur yang positif," ujar Saddiq kepada wartawan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Kami pastikan kita akan sama-sama bersaing hingga level tertinggi. Kita tidak ingin terus bersaing hanya di level bawah. Kita pastikan Indonesia semakin kuat, kita semakin kuat dan itu persaingan dalam bidang olahraga yang ingin kami lihat di Asia," ujar Saddiq.Malaysia butuh lima kali tampil di final sebelum akhirnya sukses meraih juara Piala AFF U-19 di final keenam mereka.
  1031 kali
Malaysia U-19 Juara Piala AFF U-19, Menpora Malaysia Girang
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq mengaku bahagia dengan raihan Malaysia U-19 di Piala AFF U-19. Saddiq yang hadir pada laga final Piala AFF U-19 berharap kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk bisa meraih prestasi di turnamen berikutnya.Setelah sempat lima kali melaju ke partai final, Malaysia akhirnya berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 2018. Kemenangan tersebut disambut gembira oleh Saddiq yang ikut hadir di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (15/7).[suggestedarticle=3]Saddiq menyatakan senang menyaksikan para pemain Malaysia yang berhasil mencatatkan sejarah untuk negaranya."Saya sangat gembira dan senang dengan penampilan tim Malaysia malam ini. Para pemain berjuang begitu keras menunjukkan semangat tinggi Malaysia dan saya yakin ini semua baru permulaan untuk hal-hal lainnya. Karena tim ini masih sangat muda dan saya yakin tim ini akan berkembang untuk terus mencatatkan sejarah," ujar Saddiq.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Kami sudah pernah enam kali menembus final Piala AFF dan kami kalah dalam lima laga pertama, malam ini pertama kali Malaysia meraih gelar. Ini sejarah untuk negara kami. Kami harus terus bekerja keras untuk bisa melanjutkan momentum ini," ujar Saddiq.Pada partai final Piala AFF U-19, Malaysia U-19 berhasil menangn 4-3 dari Myanmar di partai puncak.
  463 kali
Ini Rahasia Malaysia Bisa Raih Juara Piala AFF U-19 Meski Minim Persiapan
Pelatih Malaysia U-19, Bojan Hodak mengaku menekankan para pemainnya agar menjalankan taktik untuk bisa terhindar dari kelelahan. Hal tersebut dianggap sebagai salah satu cara Malaysia bisa meraih gelar juara Piala AFF U-19.Malaysia berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 setelah menaklukkan Myanmar U-19 dengan skor 4-3 di partai final. Kemenangan tersebut membuat Malaysia sukses meraih gelar juara Piala AFF U-19 untuk pertama kali dalam sejarah.[suggestedarticle=3]Persiapan minim dan padatnya jadwal menjadi tantangan tersendiri bagi Malaysia U-19. Bojan Hodak menyiasati kondisi tersebut dengan menerapkan sejumlah taktik yang sesuai dengan kondisi pemain agar bisa tampil maksimal di tiap laga."Persiapan kami hanya 2-3 hari dengan pemain lengkap. Di klub mereka memiliki cara bermain sendiri, dan di sini saya menerapkan taktik yang berbeda untuk mereka," ujar Bojan Hodak.[pagebreak]Taktik yang Tepat[/pagebreak]"Karena jadwal yang padat kamu tidak bisa mengandalkan fisik. Jadi pada akhirnya mereka harus mengikuti taktik agar membuat mereka bisa lebih mudah. Bola mati juga menjadi salah satu cara kami ntuk mencetak gol," ucap Bojan.Gelar juara ini menjadi yang pertama untuk Malaysia sepanjang sejarah Piala AFF U-19 bergulir. Sebelumnya Malaysia sudah lima kali berada di peringkat kedua Piala AFF U-19.
  958 kali
Melaka United Hanya Targetkan Finish di Peringkat Ketiga
Melaka United tidak pasang target yang muluk-muluk di AFF Futsal Club Championship 2018 ini.Hal tersebut diungkapkan pelatih Melaka saat konferensi pers AFF Futsal Club Championship 2018 di Hotel Mercure Yogyakarta pada Sabtu (114/7/2018) kemarin. Mohamad Isah selaku pelatih Melaka menyatakan jika mereka menargetkan minimal meraih peringkat ketiga seperti musim lalu. [suggestedarticle=3]"Tahun lalu, banyak pemain kami tidak bisa tampil karena harus pergi ke Brazil bermain di turnamen Neymar 5s," ungkapnya saat konferensi pers.[pagebreak]Baca selengkapnya[/pagebreak]"Untuk tahun ini, kami harap bisa finish seperti tahun lalu (di peringkat ketiga) atau lebih baik," pungkasnya.Melaka sendiri tergabung di grup B bersama Bangkok BTS Thailand, Sanatech Khanh Hoa Vietnam dan tuan rumah SKN FC Kebumen.   Dari menggembala domba, sempat dikira pengemis, hingga akhirnya ke pentas dunia bersama timnas Iran untuk menepis penalti Cristiano Ronaldo. Perjuangan Beiranvand membuktikan perjalanan panjangnya menuju cita-cita bisa tercapai dengan kerja keras. Respect! 🇮🇷 #PialaDunia2018 #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jun 28, 2018 at 1:40am PDT
  372 kali
1531628401903 tag