(Foto: Bolalob)

Harga Tiket Untuk Semifinal Piala AFF U-19 Naik

Pihak panitia penyelenggara Piala AFF U-19 mengungkapkan ada perbedaan harga tiket dari saat babak penyisihan dengan partai semifinal. H
al tersebut bukan dilakukan secara tiba-tiba namun sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari.

Pada babak penyisihan pihak panitia penyelenggara menjual tiket kategori VIP dengan harga Rp 100.000, lalu kategori utama dengan Rp 60.000 dan ekonomi dengan harga Rp 30.000. Kini di babak semifinal harga tiket naik menjadi Rp 150.000 untuk kategori VIP, Rp 100.000 untuk kategori utama dan Rp 50.000 untuk ekonomi.



"Sudah direncanakan sebelumnya, untuk harga tiket semifinal dan final berbeda dengan babak penyisihan grup," ujar media officer timnas Indonesia U-19 Bandung Saputra.

Untuk partai semifinal panitia aja melepas dua ribu tiket secara online dan 24 ribu tiket lainnya akan dijual melalui loket di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Rencananya akan ada dua loket yang dibuka pada pukul 09:00 WIB untuk menampung para pembeli saat hari pertandingan.
Lihat Juga Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Win Naing Tun Rebut Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2018
Piala AFF U-19 2018 telah berakhir pada Sabtu (14/7). Trofi sepatu emas berhasil direbut oleh pemain Myanmar, Win Naing Tun.Win Naing Tun total mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Dua gol tambahan ia lesakkan di partai puncak saat takluk 3-4 dari Malaysia.[suggestedarticle=3]Win Naing Tun meninggalkan pesaing terdekatnya, Bounphachan Bounkong. Pemain Laos ini, total mencetak enam gol sepanjang turnamen.Sementara itu dari kubu Indonesia, pencetak gol terbanyak ada Rafli Mursalim dan Saddil Ramdani. Keduanya, masing-masing mencetak dua gol untuk Garuda Nusantara.[pagebreak]Top Skor[/pagebreak]Berikut Daftar Top Skor Sementara Piala AFF U-19 2018:8 GolWin Naing Tun (Myanmar)6 GolBounphachan Bounkong (Laos)5 GolKorrawit Tasa (Thailand), Matee Sarakum (Thailand), Myat Kaung Khant (Myanmar)4 GolKheang Menghour (Kamboja), Fidel Tacardon (Filipina)
  737 kali
Juara Piala AFF U-19 2018, Malaysia Ciptakan Sejarah
Malaysia U-19 untuk pertama kalinya berhasil merebut gelar juara Piala AFF U-19. Sebelumnya Harimau Muda selalu kalah dalam lima kesempatan di partai final.Kebuntuan Malaysia U-19 akhirnya pecah di Sidoarjo. Pada partai puncak, Malaysia U-19 mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor tipis 4-3, Sabtu (14/7).[suggestedarticle=3]Gol-gol Malaysia U-19 disumbangkan oleh Awang Muhammad Faiz, Shivan Pillay Asokan, dan dua gol Nik Akif. Myanmar hanya mampu membalas tiga kali lewat Myat Kaung Khant dan dua gol Win Naing Tun.Semenjak Piala AFF U-19 digelar pada tahun 2002, Malaysia U-19 sudah 12 kali menjadi peserta. Namun catatan lima kali menjadi runner-up terjadi pada tahun 2003, 2005, 2006, 2007, dan 2017.Gelar juara Malaysia U-19 ini membuat mereka menyamai catatan empat negara lain. Dengan catatan satu gelar juara ada Vietnam, Indonesia, Iran, dan Jepang.
  1139 kali
Pemain Malaysia U-19 Iri Dengan Suporter di Indonesia
Nik Akif Syahiran memuji keramaian suporter Indonesia saat gelaran Piala AFF U-19 2018. Akif bahkan menyatakan suporter di Indonesia begitu ramai tidak seperti suporter di Malaysia.Pada laga Malaysia melawan Tim Nasional Indonesia U-19, para suporter memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Para suporter tak berhenti bernyanyi untuk memberikan dukungan kepada para pemain.[suggestedarticle=3]Nik Akif yang sempat merasakan atmosfer tersebut mengaku kagum dengan suporter Indonesia. Akif menilai suporter di Indonesia begitu total dalam mendukung tim kesayangan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Bagi saya, di sini suporter sangat dramatik, ramai sekali, tak sama seperti di Malaysia," ujar Akif usai laga.Pemain yang membela Kelantan FA tersebut menjadi penentu kemenangan Malasia U-19 di partai final saat menghadapi Myanmar. Akif mencetak gol dari tembakan bebas yang membuat Malaysia U-19 sukses menang 4-3.
  6203 kali
Penentu Gelar Juara Malaysia di Piala AFF U-19 Ingin bermain di Indonesia
Pemain Malaysia U-19, Nik Akif Syahiran tidak menampik peluang untuk bisa bermain di Indonesia pada masa depan. Namun hingga kini masih belum ada tawaran dari klub di Indonesia.Nik Akif berhasil mencetak gol penentu kemenangan untuk Malaysia saat menaklukkan Myanmar U-19 di partai final Piala AFF U-19. Akif mencetak gol dari tembakan bebas untuk membawa Malaysia menang 4-3 di kahir laga.[suggestedarticle=3]Terkait masa depannya, Akif tidak menampik kemungkinan untuk bisa membela salah satu klub di Indonesia. Akif berhasrat untuk bisa hengkang ke klub lain saat sudah berusia lebih matang.[pagebreak]selengkapnya[/pagebreak]"Kalau ada rizki, Insya Allah ingin main di sana. Hingga sekarang belum ada yang menawar," ujar Akif"Mungkin saat umur di atas 20 tahun saya ingin hengkang," ucap Akif.Malaysia butuh lima kali tampil di final sebelum akhirnya sukses meraih juara Piala AFF U-19 di final keenam mereka. Pada lima laga final sebelumnya, Malaysia selalu kalah.
  2471 kali
Menpora Malaysia Ingin Indonesia dan Malaysia Terus Bersaing
Malaysia U-19 berhasil meraih gelar juara Piala AFF U-19 2018 usai menaklukkan Myanmar U-19 di partai puncak. Kemenangan Malaysia U-19 di Indonesia diharapkan bisa melecut semangat tuan rumah agar bisa meraih prestasi pada ajang berikutnya.Bermain di Stadin Gelora Delta Sidoarjo, Timnas U-19 mampu membalikkan kedudukan setelah sempat tertinggal 2-3 di babak pertama. Anak asuh Bojan Hodak sukses mengakhiri laga dengan skor akhir 4-3 atas Myanmar U-19.[suggestedarticle=3]Raihan tersebut merupakan gelar juara pertama untuk Malaysia U-19. Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq berharap kemenangan Malaysia di Indonesia bisa melecut semangat para pemain Timnas Indonesia di masa depan."Menang dan kalah itu bagian dari pertandingan. Pada saat yang sama hubungan tetap terjalin, uniknya apabila Indonesia kuat, kita Malaysia ingin terus bersaing dalam jalur yang positif," ujar Saddiq kepada wartawan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Kami pastikan kita akan sama-sama bersaing hingga level tertinggi. Kita tidak ingin terus bersaing hanya di level bawah. Kita pastikan Indonesia semakin kuat, kita semakin kuat dan itu persaingan dalam bidang olahraga yang ingin kami lihat di Asia," ujar Saddiq.Malaysia butuh lima kali tampil di final sebelum akhirnya sukses meraih juara Piala AFF U-19 di final keenam mereka.
  971 kali
Malaysia U-19 Juara Piala AFF U-19, Menpora Malaysia Girang
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq mengaku bahagia dengan raihan Malaysia U-19 di Piala AFF U-19. Saddiq yang hadir pada laga final Piala AFF U-19 berharap kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk bisa meraih prestasi di turnamen berikutnya.Setelah sempat lima kali melaju ke partai final, Malaysia akhirnya berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 2018. Kemenangan tersebut disambut gembira oleh Saddiq yang ikut hadir di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (15/7).[suggestedarticle=3]Saddiq menyatakan senang menyaksikan para pemain Malaysia yang berhasil mencatatkan sejarah untuk negaranya."Saya sangat gembira dan senang dengan penampilan tim Malaysia malam ini. Para pemain berjuang begitu keras menunjukkan semangat tinggi Malaysia dan saya yakin ini semua baru permulaan untuk hal-hal lainnya. Karena tim ini masih sangat muda dan saya yakin tim ini akan berkembang untuk terus mencatatkan sejarah," ujar Saddiq.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Kami sudah pernah enam kali menembus final Piala AFF dan kami kalah dalam lima laga pertama, malam ini pertama kali Malaysia meraih gelar. Ini sejarah untuk negara kami. Kami harus terus bekerja keras untuk bisa melanjutkan momentum ini," ujar Saddiq.Pada partai final Piala AFF U-19, Malaysia U-19 berhasil menangn 4-3 dari Myanmar di partai puncak.
  440 kali
Ini Rahasia Malaysia Bisa Raih Juara Piala AFF U-19 Meski Minim Persiapan
Pelatih Malaysia U-19, Bojan Hodak mengaku menekankan para pemainnya agar menjalankan taktik untuk bisa terhindar dari kelelahan. Hal tersebut dianggap sebagai salah satu cara Malaysia bisa meraih gelar juara Piala AFF U-19.Malaysia berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 setelah menaklukkan Myanmar U-19 dengan skor 4-3 di partai final. Kemenangan tersebut membuat Malaysia sukses meraih gelar juara Piala AFF U-19 untuk pertama kali dalam sejarah.[suggestedarticle=3]Persiapan minim dan padatnya jadwal menjadi tantangan tersendiri bagi Malaysia U-19. Bojan Hodak menyiasati kondisi tersebut dengan menerapkan sejumlah taktik yang sesuai dengan kondisi pemain agar bisa tampil maksimal di tiap laga."Persiapan kami hanya 2-3 hari dengan pemain lengkap. Di klub mereka memiliki cara bermain sendiri, dan di sini saya menerapkan taktik yang berbeda untuk mereka," ujar Bojan Hodak.[pagebreak]Taktik yang Tepat[/pagebreak]"Karena jadwal yang padat kamu tidak bisa mengandalkan fisik. Jadi pada akhirnya mereka harus mengikuti taktik agar membuat mereka bisa lebih mudah. Bola mati juga menjadi salah satu cara kami ntuk mencetak gol," ucap Bojan.Gelar juara ini menjadi yang pertama untuk Malaysia sepanjang sejarah Piala AFF U-19 bergulir. Sebelumnya Malaysia sudah lima kali berada di peringkat kedua Piala AFF U-19.
  907 kali
TERPOPULER: Wakil Liga 1 di Laga Belgia VS Inggris, Pujian untuk Egy Maulana Vikri
Pelatih Timnas Malaysia U-19, Bojan Hodak, menilai Egy Maulana Vikri memang punya kualitas untuk bermain di Eropa. Hal ini disampaikan Hodak, setelah melihat penampilan Egy pada laga semifinal Piala AFF U-19 antara Indonesia dan Malaysia, di Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).Pelatih Malaysia: Egy Maulana Vikri Berkualitas EropaRahmad Darmawan buka kemungkinan bertahan di Sriwijaya FC. Hal itu diungkapkan pelatih asal Lampung tersebut setelah bertemu dengan manajemen klub.Rahmad Darmawan Buka Peluang Bertahan di Sriwijaya FCFederasi sepak bola dunia, FIFA menetapkan Alireza Faghani sebagai wasit yang akan memimpin laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2018 antara Inggris dan Belgia di Saint Petersburg Stadium, Rusia, Sabtu (14/7) malam WIB.Eks Wasit Liga 1 Pimpin Laga Belgia Kontra Inggris Malam NantiJelang tampil di final melawan Tim Prancis, Tim Kroasia terutama Asosiasi Sepak Bola Kroasia (HNS) dikenakan sanksi oleh FIFA sebesar 50.000 franc Swiss atau sekitar Rp 716 juta.Jelang Tampil di Final, Kroasia Didenda Rp 716 JutaBhayangkara FC resmi mengumumkan perekrutan Adam Alis Setyano. Mantan gelandang Sriwijaya FC tersebut didatangkan untuk menambah kekuatan lini tengah The Guardian –julukan Bhayangkara FC- di putaran dua Liga 1 2018.Manajer Bhayangkara FC Ungkap Durasi dan Nilai Kontrak Adam Alis
  3517 kali
Malaysia Juara Piala AFF U-19 Usai Kalahkan Myanmar 4-3
Malaysia U-19 tampil sebagai juara Piala AFF U-19 usai mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor 4-3 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2-018).Pada permulaan laga, kedua tim ngotot untuk bisa mencetak gol terlebih dahulu. Kedua tim bermain terbuka dan saling serang. Baik Malaysia dan Myanmar memiliki beberapa peluang.Myanmar lebih sukses mendominasi pertandingan. Mereka bisa mengkeksplor kelemahan lini belakang Malaysia. Namun, Malaysia unggul 1-0 terlebih dahulu.[suggestedarticle=3]Malaysia berhasil keluar sejenak dari tekanan Myanmar. Mereka unggul 2-0 atas Myanmar. Tapi keunggulan tersebut membuat Harimau Malaya terlena. Pertahanan Malaysia yang keropos berhasil dimanfaatkan Myanmar. The White Angels bangkit dan berhasil membalikkan keadaan. Tiga gol bersarang di gawang Azri. 3-2 Myanmar unggul sekaligus menutup babak pertama.[pagebreak]Babak kedua[/pagebreak]Di babak kedua, Malaysia tak mau menyerah begitu saja. Anak asuh Bojan Hodak bermain lebih menyerang dan membuat lelah barisan bek Myanmar. Hasilnya pada menit 78, Malaysia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Permainan Malaysia pun membaik dan terus menggempur Myanmar.Malaysia akhirnya berhasil berbalik unggul, setelah tendangan bebas pemain Malaysia menjebol gawang Myanmar pada masa injury time, tepatnya menit 90+3. Gol di detik berdarah menjadi penutup pertandingan. Malaysia pun tampil sebagai juara usai bermain tanpa terkalahkan selama gelaran Piala AFF U-19 di Indonesia.   Dari menggembala domba, sempat dikira pengemis, hingga akhirnya ke pentas dunia bersama timnas Iran untuk menepis penalti Cristiano Ronaldo. Perjuangan Beiranvand membuktikan perjalanan panjangnya menuju cita-cita bisa tercapai dengan kerja keras. Respect! 🇮🇷 #PialaDunia2018 #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jun 28, 2018 at 1:40am PDT
  5206 kali
Indra Sjafri Merasa Timnas Indonesia Kembali Dicintai Masyarakat
Tingginya antusiasme masyakarat menandakan besarnya dukungan kepada Tim Nasional Indonesia U-19. Indra Sjafri menilai antusiasme tersebut menunjukkan Timnas kembali dicintai masyarakat.Pada laga semifinal Piala AFF U-19 antara Timnas U-19 melawan Malaysia U-19, lebih dari 26 ribu tiket ludes terjual. Hal tersebut tidak lepas dari rentetan hasil bagus Timnas U-19 di fase grup.[suggestedarticle=3]Di akhir turnamen, Indra Sjafri merasa masyarakat Indoensia sudah kembali mencintai tim nasional mereka. Selain itu, lewat Piala AFF U-19 ini Indra Sjafri mengaku terbantu untuk menentukan tim yang akan berlaga di Piala Asia U-19 tahun ini."Terima kasih teman-teman media semua yang telah mendukung Timnas U-19 dengan pemberitaan yang akibatnya yaitu banyak masyarkat yang sudah kembali mencintai tim nasionalnya," ujar Indra usai pertandingan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Terima kasih kepada semua pemain yang ikut di turnamen ini dan kami tim pelatih semakin jelas, semakin tahu, komposisi terbaik nanti yang akan dibawa ke Piala Asia U-19," ucap Indra.Timnas U-19 hanya mampu finis di posisi ketiga Piala AFF U-19 2018 usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. Dua gol Indonesia dicetak oleh Feby Eka Putra dan Syahrian Abimanyu.Lihat juga   Piala Dunia gak lengkap tanpa kehadiran lagu official yang bisa bikin kalian terngiang-ngiang. Mana yang jadi favorit kamu lob? #ostpildun #worldcup #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jul 11, 2018 at 10:16pm PDT
  1842 kali
1531575602113 tag