(Foto: Twitter)

Kroasia Si Raja Comeback di Rusia

Kroasia sukses melaju ke final Piala Dunia 2018 usai menyingkirkan Inggris 2-1 di babak semifinal.

Kedua tim sempat berimbang 1-1 dalam 90 menit, namun tim asuhan Zlatko Dalic mampu unggul 2-1 di extra time.

Bertanding di Luzhniki Stadium, Moskow, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB, Inggris unggul 1-0 sejak babak pertama. Kieran Trippier mencetak gol tendangan bebas di menit kelima, yang bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Kroasia bisa menyamakan skor di menit ke-68. Sontekan Ivan Perisic mengubah skor menjadi 1-1 hingga 90 menit. Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan.

Di babak pertama extra time, kedua tim masih sama kuat. Tapi di babak kedua, Kroasia unggul 2-1 lewat gol Mario Mandzukic di menit ke-109. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang, dan Luka Modric dkk yang menang.



Selanjutnya, Kroasia akan menghadapi Prancis di final Piala Dunia 2018 yang digelar di Luzhniki Stadium, Moskow, Minggu (15/7/2018).

Dalam perjalanannya ke final, Kroasia sudah tiga kali melakukan comeback usai tertinggal satu gol dari lawan mereka.



Di babak 16 besar melawan Denmark, Kroasia tertinggal lebih dulu melalui Mathias Jorgensen di menit ke-1. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan tiga menit berselang melalui Mario Mandzukic.

Laga harus diselesaikan melalui adu pinalti karena tak ada gol tercipta hingga babak tambahan waktu. Kroasia unggul 3-2 dalam drama pinalti.

Saat jumpa Rusia di babak perempat final, Kroasia juga kebobolan lebih dulu. Mereka sempat berbalik unggul 2-1 sebelum disamakan oleh tuan rumah menajdi skor sama kuat 2-2.

Kroasia kembali lolos dalam drama adu pinalti usai unggul 4-3 dari Rusia.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ivan Perisic, Ayam Betina yang Konsisten di Piala Dunia 2018
Ivan Perisic lahir pada 2 Februari 1989 dari pasangan Tihana Perisic dan Ante Perisic, di Split, Kroasia. Bersama orang tua dan saudarinya, Anita Perisic, Ivan tumbuh besar di lingkungan peternakan ayam petelur yang dikelola keluarganya.Ketika kecil, Ivan dijuluki "Koka" yang berarti Ayam Betina oleh teman-temannya. Ivan mendapatkan julukan itu karena ia selalu membantu orang tuanya di peternakan ayam, yang terletak di Omis, di dekat pantai.Peternakan ayam itu adalah bisnis besar bagi Ante dan keluarganya. Ivan bangga akan bisnis keluarganya itu dan tak pernah ambil pusing soal julukan Ayam Betina.Selain membantu orang tua di peternakan, Ivan muda memanfaatkan waktu luang dengan bermain sepak bola yang membawanya bergabung dengan tim junior Hajduk Split pada 2000. [suggestedarticle=2]Ivan menjadi lebih tekun bermain sepak bola setelah keluarganya mengalami masalah keuangan. Krisis finansial itu membuat orang tua Ante dan Tihana kesulitan membayar uang pendidikan Ivan di akademi Hajduk Split. Momen tersulit bagi Ivan adalah ketika orang tuanya sampai menjual saham peternakannya untuk mendukung karier Ivan di dunia sepak bola. Ante tak pernah kehilangan semangat untuk mendukung Ivan, sekalipun itu berarti ia harus kehilangan properti yang ia miliki. Ante bahkan menjual peralatan peternakannya supaya Ivan bisa bergabung dengan akademi sepak bola terbaik di Kroasia.Untuk menghidupi keluarganya, Antre kemudian berutang untuk membeli perlengkapan pertanian, yang di kemudian hari menjadi masalah baru. Yang jelas, Ante tidak pernah berhenti mendukung Ivan.Pada musim panas 2006, media mulai memberitakan pelatih Hajduk Split Zoran Vulic tertarik menjadikan Ivan pemain tim utama setelah menjalani pramusim di Slovenia. Vulic bahkan disebut mempertimbangkan menjadikan Perisic pelapis Niko Kranjcar. Sementara begitu, Ivan juga dikabarkan diminati sejumlah klub Eropa. [pagebreak]Pindah ke Sochaux[/pagebreak]Sementara rumor soal Ivan promosi ke tim utama dan direkrut klub Eropa lain beredar, Sochaux muncul. Menurut Guardian, Sochaux mengirimkan jet pribadi untuk menjemput Ivan. Terjadilan drama. Hajduk tak mau melepas Ivan, tetapi Ivan menolak menandatangani kontrak dengan Hajduk dan berangkat ke Sochaux, yang didirikan oleh Jean-Pierre Peugeot, salah satu tokoh penting dari keluarga Peugeot.Polemik transfer Ivan selesai setelah Sochaux dan Hajduk menyepakati nilai transfer 360 ribu euro atau sekitar Rp 6 miliar untuk Ivan yang saat itu berusia 17 tahun dan notabene belum bisa menandatangani kontrak profesional.Saat Ivan sudah mendapatkan kepastian ke Sochaux, Ante masih terikat utang. Namun, Ante memberikan diri untuk kembali meminjam uang. Kali ini, uang pinjaman itu digunakan untuk memindahkan keluarganya pindah ke Sochaux untuk menemani Ivan. Keluarga Ivan pindah ke Sochaux, kecuali Ante. Ante bertahan di Kroasia untuk membangun kembali bisnisnya dan menyelesaikan persoalan utang."Pindah ke Sochaux adalah hal terbaik bagi keluarga saya saat itu. Saya ingin mereka menjauh dari saya dan penderitaan saya," ungkap Ante pada 2016. Bagi Ivan Muda, sepak bola bukan satu-satunya tujuan ia ke Prancis. Ivan muda bertekad mengumpulkan uang di Prancis untuk melunasi utang-utang ayahnya. Ivan beruntung. Ia lolos pada tahap uji coba pertama di Sochaux. Media-media Prancis mulai memberitakan soal pemain muda berambut keriting, yang mengesankan penggemar sepak bola di Sochaux.Penampilan di Sochaux membawa Ivan ke Belgia. Awalnya Ivan bermain di Roeselare, dengn status pinjam dari Sochaux pada Januari-Juni 2009. Pada Agustus 2009, Club Brugge membelinya dari Sochaux dengan harga 200 ribu euro atau sekitar Rp 3,4 miliar. Saat itu, nilai pasaran Ivan sudah mencapai satu juta euro atau sekitar Rp 16,8 miliar. Sebagai pemain Club Brugge, Ivan menjadi top scorer Liga Pro Belgia dan Pemain Terbaik Belgia 2011. Prestasi itu membawanya ke Borussia Dortmund pada Juli 2011. Di Dortmund, Ivan tidak lagi dikenal karena rambut keritingnya, melainkan karena kualitas permainannya di sayap dan di depan gawang. Pada Januari 2013, Ivan direkrut Wolfsburg dan bermain di Volkswagen Arena hingga dibeli Inter Milan pada Agustus 2015 dengan harga 19 juta euro atau sekitar Rp 320 miliar. Ivan dan Inter masih punya kesepakatan kerja sama hingga Juni 2022.Perjuangan Ivan akhirnya menjadi lengkap dan tuntas pada Piala Dunia 2018. Ivan menjadi bagian penting dalam keberhasilan Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018. Ini adalah kali pertama Kroasia tampil di final Piala Dunia.Dalam tujuh pertandingan Kroasia sejak fase grup hingga final Piala Dunia 2018, Ivan selalu bermain sebagai starter dalam tujuh pertandingan itu, dengan waktu bermain 632 menit. Dalam 632 menit itu, Perisic mencetak tiga gol dan menempuh jarak 72 km. Selain didukung keluarga, Ivan juga didukung oleh Josipa. Josipa adalah teman sekolah Ivan. Mereka mengenyam pendidikan di sekolah yang sama dan pernah jadi teman sebangku. Ivan dan Josipa menikah pada 2012. Ivan dan Josipa dianugerahi seorang putra dan seorang putri, Leonardo dan Manuaela. Leonardo tiga tahun lebih tua dari Manuela. Leonardo lahir di Wolfsburg dan diperkirakan bakal mengikuti jejak ayahnya sebagai pesepak bola profesional.
  307 kali
Gara-gara Dimintai Uang, Mbappe Gagal Bela Timnas Kamerun
Kylian Mbappe membantu Prancis merebut gelar Piala Dunia kedua mereka, usai mencetak gol keempat untuk "Les Bleus" dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskow.Itu adalah salah satu dari empat gol yang dicetak bintang muda Paris Saint Germain untuk Prancis. Mbappe juga memimpin Prancis dalam meraih kemenangan perdana mereka atas Peru, 1-0, dan mencetak dua gol melawan Argentina di perempat final. Mbappe sukses meraih gelar Pemain Muda terbaik dalam ajang itu.Beberapa penggemar sepak bola baru saja mengenal pemain berusia 19 tahun, tetapi Mbappé memiliki karir yang mengesankan sejak dia masih bayi.Tumbuh di pinggiran utara Paris, Bondy, Mbappé praktis tinggal di klub sepak bola lokal, di mana para profesional menegaskan dia adalah seorang bintang sejak hari pertama."Dia di sini sebagai bayi ketika ayahnya adalah seorang pemain dan pelatih," kata presiden AS Bondy Atmane Airouche. "Dia selalu di sini dan belajar tentang sepakbola, bahkan sebagai balita."[suggestedarticle=3]Ayah Mbappe, Wilfried yang berasal dari Kamerun adalah seorang pelatih dan ia sering membawa Mbappe ke tempat latihan. Ibu Mbappé sendiri yakni Fayza Lamari yang lahir di Aljazair, juga seorang atlet bola tangah dan sempat bermain di divisi 1 Handball di Bondy pada akhir 1990-an dan awal 2000-an.Darah olahraga ada pada keluarga Mbappe. Kakak angkatnya, Jirès Kembo-Ekoko bermain secara profesional untuk tim Turki Bursaspor, dan adik laki-lakinya Ethan, 12, adalah anggota tim U-12 di Paris Saint-Germain.[pagebreak]Dimintai Uang untuk Bela Kamerun[/pagebreak]Kalau tak dimintai uang oleh Federasi sepakbola Kamerun, mungkin Mbappe tak akan meraih medali emas di Rusia tahun ini."Awalnya, saya ingin putra saya bermain untuk Kamerun, tetapi seseorang di Federasi Sepak Bola Kamerun menagih sejumlah uang yang buat saya mengurungkan niat tersebut. Prancis tidak mengenakan biaya apa pun kepada saya," ujar Wilfried Mbappe.Mantan pelatih Mbappe, Antonio Riccardi mengatakan Mbappé sudah menjadi andalan rekannya yang lain ketika dia mulai bekerja dengannya pada usia enam tahun."Kylian bisa melakukan lebih banyak daripada anak-anak lain," kata Riccardi. "Dribbling-nya sudah fantastis dan dia jauh lebih cepat daripada yang lain."Pada usia 12 tahun, Mbappé berlatih di pusat sepakbola elit Clairefontaine Prancis. Pada usia 14, ia bermain dengan klub profesional Monaco, bahkan sebelum ia menyelesaikan diploma SMA-nya pada usia 17.Mbappé menjadi remaja paling mahal di dunia saat ini ketika PSG mengaktifkan klausul untuk menebusnya dari Monaco untuk kepemilikan dengan nilai mencapai 180 juta euro.Dia membuat sejarah kemarin, ketika dia menjadi salah satu dari dua pemain muda yang mencetak gol di final Piala Dunia. Dimana sosok lain adalah Pele dari Brasil, yang bermain di final tahun 1958 ketika dia berusia 17 tahun.“Jika Kylian terus menyamai catatan saya seperti ini, saya mungkin harus membersihkan sepatu bola saya lagi,” ujar Pele.Bintang muda itu adalah bagian dari pemain baru di tim Prancis tahun ini. Dia bukan satu-satunya yang berasal dari pinggiran Paris. Blok-blok konkrit dari “banlieue” utara menjadi berita utama sebagai adegan-adegan kerusuhan tahun 2005, dan sebagian besar minoritas, lingkungan kelas pekerja masih dikenal sebagai kantong di sekitar kota di mana pengangguran dan kekerasan sering terjadi.Setidaknya delapan dari 23 pemain di tim Piala Dunia Prancis lahir dan dibesarkan di banlieue, seperti dilaporkan oleh The New York Times.Di sekitar Paris, anak-anak dengan bangga mengenakan kaus Mbappe, dan sebuah banner besar Mbappe terpampang di Stade de France."Saya ingin melakukan hal-hal yang lebih baik," katanya. “Tetapi menjadi juara dunia adalah awal yang baik," ujar Mbappe usai memenagi gelar juara dunia bersama Prancis pekan lalu.
  9725 kali
Piala Dunia 2018 Dalam Angka-angka
Banyak kejadian diluardugaan pada Piala Dunia 2018 bermunculan. Termasuk tak ada satupun tim dari Amerika Selatan yang bisa lolos sampai semifinal. Tim-tim favorit Jerman, Brasil, Argentina dan Spanyol tergusur lebih awal dari perkiraan semula.Berikut Piala Dunia 2018 dalam angka-angka:72,5 - Kilometer jarak yang ditempuh Ivan Perisic selama tampil di Piala Dunia 2018, melebihi pemain lainnya. Sementara rekor masih dipegang Xavi dari timnas Spanyol sepanjang 80 km pada Piala Dunia Afsel 2010 dan Thomas Muller (Jerman/ 84 km) pada Piala Dunia Brasil 2014.18 - Pertandingan dilalui oleh tim Asia untuk mengalahkan tim Amerika Selatan, setelah Jepang sukses mengalahkan Kolombia 2-1. 12 - Gol bunuh diri terjadi di Piala Dunia 2018, dua kali lipat jika dibanding Piala Dunia Prancis 1998. Mario Mandzukic menjadi pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri di final.11 - Tendangan ke gawang lawan dilakukan oleh bek tengah Inggris Harry Maguire pada Piala Dunia 2018, lebih banyak dari Gabriel Jesus (Brasil/10), Luka Modric (Kroasia/10), Gylfi Sigurdsson (Islandia/10), Raheem Sterling (Inggris/10), Robert Lewandowski (Polandia/9), Falcao (Kolombia/8), Kylian Mbappe (Prancis/8), Paul Pogba (Prancis/8), Sergio Aguero (Argentina/6) dan Dele Alli (Inggris/5). Neymar terbanyak dengan melakukan tendangan ke gawang lawan sebanyak 27 kali, diikuti Ivan Perisic dan Philippe Coutinho (22 kali).[suggestedarticle=3]10 - Pemain Belgioa berhasil mencetak gol di Piala Dunia Rusia 2018, menyamai rekor bagi sebagian besar penembak dari satu Prancis pada Piala Dunia 1982 dan Italia pada Piala DUnia 2006.7 - Kali Piala Dunia secara beruntun Meksiko tersisih pada babak 16 besar. Tercatat dalam tujuh setengah jam pertandingan melawan Brasil dalam Piala Dunia, Meksiko selalu gagal mencetak gol dan kebobolan 13 kali.5 - Pemain usia muda telah mencetak gol pada ajang Piala Dunia, setelah Kylian Mbappe menjadi pemain muda pertama yang menyamai rekor Pele 60 tahun lalu. Pemain Prancis berusia 19 tahun itu kemudian menjadi pemain muda ketiga yang mencetak gol pada partai final, setelah Pele dan Giuseppe Bergomi masing-masing pada tahun 1958 dan 1982.4 - penyelamatan penalti dilakukan oleh Subaik Danijel pada Piala Dunia 2018. Ia menjadi kiper ketiga menyamai Harald Schumacher dari Jerman Barat dan Sergio Goycochea dari Argentina. Kroasia sukses menjadi tim yang lolos dari tiga kali adu penalti (melawan Denmark, Rusia, Inggris), langkah ini menyamai tim Inggris pada 1990.
  487 kali
Ibu Dari Pemain Timnas Brasil di Piala Dunia 2018 Diculik Geng Narkoba
Ibu dari pemain asal Brasil Taison, diculik hari Senin oleh geng bersenjata tetapi dibebaskan beberapa jam setelah polisi menemukan tempat persembunyian mereka.Taison adalah anggota Brasil di Piala Dunia 2018 yang saat ini bermain untuk Shaktar Donetsk.Rekaman kamera keamanan menunjukkan Rosangela Freda (Ibunda Taison) dipancing ke gerbang depan rumahnya di Pelotas, Brasil selatan, oleh seorang pria yang mengirim bunga dan ia pun lantas digiring ke dalam mobil."Dia baik. Selain ketakutan, tidak ada cedera, ”kata detektif Rafael Lopes, menambahkan bahwa geng tidak memiliki waktu untuk mengeluarkan permintaan tebusan.Freda diculik di lingkungan Navegantes dan dibawa ke sebuah rumah di Monte Bonito di pinggiran kota, kata Lopes. Polisi telah menemukan tempat persembunyian geng setelah petugas melihat kendaraan pelaku dari deskripsi yang disiarkan di radio polisi."Kami menutup lingkaran di sekitar tempat di mana mobil itu terlihat," katanya. "Dalam waktu kurang dari satu jam kami menemukan di mana dia ditahan dan melepaskan korban."[suggestedarticle=3]Ketika polisi mendekati rumah, seorang pria melarikan diri dan empat orang ditangkap. Orang yang melarikan diri itu adalah seorang penjahat lokal yang dikenal dengan catatan pembunuhan dan kejahatan narkoba. Dua lainnya juga memiliki catatan kriminal. Polisi menemukan pistol revolver, senapan, kokain, dan mariyuana di rumah.Freda ditemukan dengan tangan terikat di belakang punggungnya di garasi di belakang rumah tersangka.Lopes mengatakan penculikan bukan kejahatan umum di negara bagian itu. "Saya telah berada di polisi di sini selama delapan tahun dan itu tidak pernah terjadi," katanya.Paulo Storani, mantan kapten polisi dan spesialis keamanan di Rio, mengatakan penculikan sebagian besar mati di kota-kota besar di Brasil karena metode polisi dan kamera keamanan yang ditingkatkan, meskipun "penculikan kilat", di mana penjahat membawa korban ke tempat penampungan, masih terjadi.Dalam wawancara televisi tahun lalu, Taison menangis ketika dia memberi penghormatan pada pengorbanan yang dilakukan oleh ibunya, seorang pembantu, dan ayah, seorang buruh, untuknya. Dia memulai karirnya di Progresso, tim amatir Pelotas. Pada bulan Juni, ia berbagi di Instagram sebuah foto dari Sochi yang memeluk ibunya.“Saya akan melakukan apa pun untuk melihat senyum di wajah Anda, Mum, karena Anda selalu melakukan segalanya untuk kebahagiaan saya,” tulisnya.Di Rusia, Taison gagal mendapatkan menit bermain karena harus kalah bersaing dengan pemain seperti Neymar, Philippe Coutinho dan Willian.
  697 kali
3 Pemain Korsel di Piala Dunia Ikut Asian Games, Termasuk Bintang Tottenham
Penyerang Tottenham Hotspur, Son Heung-min akan datangi Indonesia dan bermain di Asian Games 2018, 18 Agustus hingga 2 September 2018.Pelatih Korea Selatan U-23 Kim Hak-bom pastikan Son masuk dalam skuatnya. Son akan memakai kuota pemain senior yang memang disediakan untuk tiga pemain.[suggestedarticle=3]"Son akan main di Asian Games, tapi kami belum tahu kapan ia bergabung dengan tim," ujar Hak-bom seperti dilansir dari ESPN."Son sangat ingin bermain di Asian Games dan ia merupakan pemain penting yang akan dimainkan. Kami harap ia bisa segera bergabung dengan tim karena tak mudah adaptasi cuaca panas Indonesia." lanjutnya.Korea Selatan menggunakan kuota tiga pemain senior di Asian Games. Son bersama dengan Lee Seung-woo dan Hwang Hee-chan dipastikan memperkuat Korea Selatan U-23. Tiga pemain tersebut memperkuat Taeguk Warriors di Piala Dunia 2018.
  564 kali
Mbappe Sumbangkan Gaji dan Bonus Piala Dunia 2018 untuk Amal
Bintang muda Prancis, Kylian Mbappe menyumbangkan seluruh gaji dan bonus selama Piala Dunia 2018 untuk kegiatan amal. Mbappe sukses membawa Prancis juara dunia 2018, sekaligus dinobatkan sebagai pemain muda terbaik turnamen begengsi tersebut.Meski masih muda, berusia 19 tahun, Mbappe ternyata memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ia memutuskan untuk menyumbangkan seluruh gajinya selama Piala Dunia 2018, sebesar 500.000 USD atau sekitar Rp 8 miliar untuk amal.Mbappe memilih memberikan uang tersebut kepada organisasi amal yang menyelenggarakan acara olahraga khusus untuk anak-anak penyandang disabilitas.[suggestedarticle=3]Menurut koran Prancis, L'Equipe, Mbappe dilaporkan memperoleh sekitar USD 22.300 setiap tampil di turnamen paling bergengsi di dunia.Jumlah itu ditambah lagi USD 350.000 tambahan atas perannya membantu negaranya Pransi mencapai tahta tertinggi jawara di Piala Dunia pada Minggu (15/7/2018).Tujuh kali penampilannya dalam turnamen yang digelar sebulan itu bertotal kurang lebih USD 500.000.Donasi itu rencananya akan ia sumbangkan ke Premiers de Cordee, sebuah asosiasi yang menyelenggarakan acara olahraga untuk anak-anak disabilitas. Mbappe yang mencetak empat gol di Rusia, ternyata menjabat sebagai pelindung dari asosiasi tersebut.
  456 kali
Best XI Piala Dunia 2018 Versi Bolalob
Perjalanan 32 negara di Piala Dunia 2018 sudah membawa kita seperti menaiki arum jeram selama sebulan terakhir ini.Atraksi yang digelar di Rusia kali ini menyuguhkan kita dengan sepak bola yang benar-benar brilian, keterampilan yang memukau, gol-gol yang tak terbayangkan, gol kemenangan menit akhir hingga babak adu pinalti nan menegangkan.[suggestedarticle=3]Pada akhirnya, Perancis sukses meraih gelar Piala Dunia kedua mereka. Banyak pemain yang kita tak kenal sebelumnya datang sebagai manusia biasa, dan mereka pulang sebagai pahlawan. Pemain yang tidak memiliki banyak penggemar dan pada akhirnya punya jutaan pengagum. Bahkan nama-nama besar pun tidak tampil mengecewakan.[pagebreak]BEST XI[/pagebreak]Dengan penuh perdebatan dan juga data statistik yang dihadirkan, redaksi BOLALOB telah memiliki 11 pemain terbaik yang tampil di Rusia 2018:   Piala Dunia 2018 telah usai, Prancis keluar menjadi juara. Sebulan Piala Dunia berlangsung, 32 Tim bertanding dengan total 768 pemain. Kami telah memilih 11 pemain terbaik selama Piala Dunia berlangsung. . Bagaimana dengan pemain pilihan kalian Lob? #PialaDunia2018 #BolalobFootball Sebuah kiriman dibagikan oleh Bolalob.com (@bolalobfootball) pada 17 Jul 2018 jam 9:52 PDT Kiper: Thibaut Courtois (Belgia)Pemain Chelsea ini membuat 27 kali penyelamatan sepanjang turnamen berlangsung. Courtois memiliki tiga clean sheet yang ia dapat saat berhadapan dengan Inggris baik di babak penyisihan grup maupun perebutan tempat ketiga dan juga pada saat melawan Panama. Gelar sarung tangan emas pun jatuh padanya.Bek: Benjamin Pavard (Prancis)Semula tak dikenal menjadi salah satu bek kanan terbaik di ajang ini. Sukses menjaga kedalam Prancis dan juga membantu serangan. Gol indahnya ke gawang Argentina menjadi salah satu momen terbaik yang akan diingat hingga tahun-tahun mendatang.Raphael Varane (Prancis)Dengan semua sorotan ada pada Pogba, Griezmann dan Mbappe; mudah untuk tidak melihat kepemimpinan Varane di pertahanan Prancis. Sepanjang turnamen, dia menjadi batu karang di jantung pertahanan Didier Deschamp. Menyapu bersih hampir setiap bola yang datang, Varane mampu mematikan striker lawan seperti Lukaku, Suarez dengan relatif mudah.Melawan Uruguay di perempatfinal, Varane membuka skor. Dengan empat gelar Liga Champions membuat ia selalu haus akan gelar dan sekarang ia dapatkan bersama Prancis.Samuel Umtiti (Prancis)Gol tunggalnya ke gawang Belgia cukup membawa Prancis lolos ke partai puncak Piala Dunia kali ini. Total 36 kali sapuan bola yang mengarah ke pertahanan Prancis sangguh dihalau dengan baik.Thomas Meunier (Belgia)Diplot sebagai bek sayap kanan, pemain Paris Saint Germain ini menjadi figur utama Belgia saat mereka memainkan Piala Dunia terbaik mereka, dengan keluar sebagai tim terbaik ketiga. Meunier menggabungkan pertahanan dengan serangan dengan cara yang akan diimpikan oleh setiap pemain belakang. Dia terlihat rajin di sisi kanan untuk membantu Lukaku-Hazard-De Bruyne, sementara juga menjaga pertahanan dengan kembali untuk menghentikan para pemain depan lawan. Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika naik membangun serangan dalam proses gol kemenangan melawan Jepang.Gelandang:Paul Pogba (Prancis)Deschamps mampu mengeluarkan permainan terbaik yang dimiliki Pogba, ketimbang dirinya di Manchester United. Satu gol di final mampu melepaskan beban yang selama ini dialamatkan pada Pogba.Pogba membantu bertahan dan menyerang dengan baik. Aliran bolanya diperlihatkan melalui 295 operan, dimana 245 diantaranya sukses diterima oleh rekannya dengan baik. Pogba memiliki delapan kali percobaan mengarah ke gawang.Luka Modric (Kroasia)Datang ke Piala Dunia, kapten Kroasia tahu bahwa ini mungkin menjadi Piala Dunia terakhirnya bersama negaranya. Dengan memiliki asumsi itu Modric mengerahkan semua yang ia miliki. Ia mencetak gol melawan Nigeria & sebuah tendangan gol nan indah melawan Argentina. Meski gagal mengeksekusi penalti di perpanjangan waktu melawan Denmark, Modric tak takut untuk mengambil eksekusi kedua saat melawan Rusia.Modric sekali lagi menunjukkan mental baja terhadap Rusia saat ia membantu Kroasia ke semi final pertama mereka dalam 20 tahun. Di final, dia menjalankan pertunjukan lagi. Modric mengakhiri kampanye luar biasa dengan Golden Ball. Secara resmi, Luka Modric menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2018.Eden Hazard (Belgia)Tiga gol berhasil dicetak oleh Hazard di Rusia, ia menjadi aktor kreatif dalam membangun serangan Belgia. Melawan Brasil, Hazard menunjukkan dunia pada sisi lain dari permainannya. Sepanjang pertandingan, Hazard mengangkat bola sebaik "Nomor 9" yang tepat. Seseorang mungkin menunjukkan banyak peluang serangan balik yang mungkin dia habiskan, tetapi yang penting adalah putusnya ritme permainan Brasil. Untuk kontribusinya yang luar biasa, Hazard merebut Silver Ball sebagai pemain terbaik kedua di turnamen ini. Sekali lagi, Hazard telah membuktikan bahwa dia di sini untuk menjadi yang terbaik di dunia.Depan:Kylian Mbappe (Prancis)Empat gol menjadikan Mbappe pemain terbaik ketiga di turnamen kali ini dan juga pemain muda terbaik. Ia mengikuti jejak legenda asal Brasil, Pele dalam mencetak gol di putaran final dan juga partai final Piala Dunia. Dan bahkan ketika dia tidak mencetak gol, dia masih menjadi teror bagi pertahanan. Pertandingan Uruguay & Belgia adalah contoh utama.Ivan Perisic (Kroasia)Kemampuannya dalam berlari dan mengelabui lawan masih menjadi ssalah satu yang terbaik di ajang kali ini. Perisic menjadi pahlawan dalam menyamakan kedudukan melawan Inggris di babak semifinal. Faktor cedera dan kelelahan membuat ia tampil tak begitu ganas saat melawan Prancis. Namun dengan tiga gol dan satu assist membuktikan bahwa ia pantas dihargai mahal jika pergi dari Inter.Harry Kane (Inggris)Menjadi kapten timnas di usia 24 tahun tak membuat Kane terbebani. Ia mencetak enam gol dan membuat ia meraih penghargaan sepatu emas di ajang ini. Sayang Kane tak begitu maksimal di laga semifinal melawan Kroasia.Rincian gol Kane pada Piala Dunia 2018 ini adalah lima di fase Grup G dan satu saat babak 16 besar. Tiga dari enam gol tersebut dicetak melalui titik putih. Torehan gol Kane saat ini menyamai jumlah top scorer pada edisi sebelumnya, James Rodriguez (Kolombia). Selain itu, Kane juga menyamai legenda Inggris, Gary Lineker, pada Piala Dunia 1986 yang juga meraih gelar top scorer dengan torehan enam gol.
  648 kali
Tim Cahill Akhirnya Pensiun dari Timnas Australia
Tim Cahill yang mantan pemain Everton, akhirnya memutuskan pensiun dari Timnas Australia setelah memperkuat negara itu dalam empat Piala Dunia. Cahill yang berusia 38 kini masih terdaftar sebagai pemain klub Millwall.Cahill tampil mengecewakan di Piala Dunia 2018 Rusia. Namun sepanjang karier internasionalnya, ia telah mencetak 50 gol dalam 107 pertandingan. Dia hanya menjadi pemain pengganti bagi Socceroos di pertandingan terakhir grup mereka di Piala Dunia Rusia yang berakhir dengan kekalahan 2-0 dari Peru.[suggestedarticle=3]"Hari ini adalah saat dimana saya secara resmi menggantung sepatu saya dari karir internasional bersama Socceroos," kata Cahill di akun twitter-nya. "Tidak ada lagi kata yang bisa menggambarkan apa yang dimaksudkan untuk mewakili negara saya," tambahnya."Terima kasih banyak kepada semua orang atas dukungan selama bertahun-tahun saat memakai kostum Australia."
  255 kali
DIARY: Cerita Haru Pahlawan Kroasia di Piala Dunia, N'Golo Kante Si Pemalu Yang Bisa Diandalkan di Lapangan
Luka Modric kini dikenal sebagai salah satu pemain terbaik di dunia terlebih setelah berhasil meraih Golden Ball di Piala Dunia 2018. Siapa yang menyangka sebelum sukses menjadi pemain sepak bola, Modric sempat menjalani kehidupan yang begitu menakutkan.Sebelum Raih Golden Ball, Luka Modric Jadi Pengungsi Perang dan Rumahnya DibakarGelar juara Piala Dunia 2018 sukses disabet Timnas Prancis, usai pada partai final menundukkan Kroasia dengan skor 4-2.Merangkak dari Klub Amatir, Kini Pemain Mungil Prancis Jadi Juara DuniaTimnas Indonesia U-19 akan tampil di Piala Asia U-19 2018 yang dihelat pada bulan Oktober mendatang. Sebagai bagian dari persiapan, PSSI akan mencarikan lawan tangguh untuk Garuda Nusantara.PSSI Cari Lawan Tangguh untuk Timnas Indonesia U-19Bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min dipastikan menjadi bagian tim Korea Selatan U-23 di Asian Games 2018. Pelatih, Kim Hak-bum memastikan bahwa Son akan bermain.Bintang Tottenham Butuh Adaptasi dengan Cuaca di Indonesia
  482 kali
Penerobos Lapangan Saat Final Piala Dunia Dipenjara 15 Hari
Anggota Pussy Riot yang sempat menerobos ke dalam lapangan di partai final Piala Dunia 2018 diberikan hukuman selama 15 hari kurungan oleh pengadilan Moskow. Mereka juga dihukum tidak boleh menghadiri acara olahraga selama tiga tahun.Empat orang anggota band punk Pussy Riot, Veronika Nikulshina, Olga Pakhtusova, Olga Kurachyova dan Pyotr Verzilov nekat menerobos ke dalam lapangan saat Prancis menghadapi Kroasia di partai final Piala Dunia 2018. Aksi tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan sesaat.[suggestedarticle=3]Setelah disidang, pengadilan Moskow memutuskan empat orang tersebut akan menjalani hukuman selama 15 hari karena tindakannya tersebut. Selain hukuman penjara, empat orang itu juga dilarang hadir dalam acara olahraga selama tiga tahun.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]Meski sempat terganggu, laga final Piala Dunia 2018 tetap berlangsung hingga laga usai. Pada laga tersebut Prancis sukses memenangkan pertandingan dengan skor akhir 4-2.   Menjadi pesepakbola benar-benar menyemangati Saddil untuk tak pernah menyerah, di lapangan maupun dalam kesehariannya. Semoga bisa tambah gol lagi saat menghadapi Vietnam hari ini! Semangat Saddil 🇮🇩💪 #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jul 6, 2018 at 9:03pm PDT
  1606 kali
1531836601903 tag