Soal Palestina dan UEA, INASGOC Keberatan Drawing Ulang Sepak Bola Asian Games 2018


  •    Gerry Putra
  •    13/07/18 - 08:00
  •    2867

(Media INASGOC)

Panitia Asian Games 2018 INASGOC keberatan jika cabang olahraga (cabor) sepak bola dilakukan drawing (pengundian) ulang. Hal tersebut karena adanya dua negara, Palestina dan Uni Emirat Arab (UEA) yang baru mendaftar.

Saat ini, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merekomendasikan agar INASGOC melalukan pengundian ulang fase grup Asian Games. Rekomendasi itu turun setelah Palestina dan UEA menyatakan ikut event terbesar olahraga Asia itu.




Sebelumnya, cabor sepak bola direncanakan akan diikuti 32 tim. Palestina dikabarkan mendapat pot kedua untuk pengundian tersebut. Pot 2 itu diisi Saudi Arabia, UEA, Uzbekistan, Vietnam, dan Hong Kong. Namun, sampai pada pengundian Kamis (5/7/2018) di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Selatan hanya ada 24 negara yang masuk dalam pengundian itu.

Mengenai hal itu, Ketua INASGOC Erick Thohir mengaku keberatan jika dilakukan pengundian ulang. Menurut INASGOC, data-data kedua negara masuk setelah pengundian dilakukan.

"AFC minta pengundian ulang karena mereka mendaftar. Kita dari INASGOC tidak mau pengundian ulang. Kita inginnya, mereka didrawing dari grup yang sudah ada. Misalnya Palestina masuk ke Grup A atau UEA ke Grup B, itu yang kita inginkan," ujar Erick Thohir di Kantor INASGOC, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

"Kita sudah kirim surat keberatan ke AFC disertai juga dengan data-data kedua negara yang masuk setelah pengundian. Jadi jawabannya dari AFC bukan dari saya," lanjutnya.

Erick menambahkan jika belum ada jawaban lanjutan dari keinginan AFC tersebut. Nantinya INASGOC juga akan berkoordinasi dengan PSSI terkait dengan hal teknis cabor sepak bola.

"AFC minta pengundian ulang, ya kita jawab lagi dan usulkan seperti yang kita mau. Kita juga sertai bukti-bukti data kepada AFC," tandasnya.







Berita Terkait


1539849601897

End of content

No more pages to load