(Foto: Murfi Aji/Bolalob)

Pelatih Thailand U-19 Sudah Pelajari Permainan Egy Maulana Vikri

Kemampuan Egy Maulana Vikri menarik perhatian dari pelatih Thailand U-19, Ithsara Sritharo. Laga perebutan tempat ketiga Piala AFF U-19 2018 juga dianggap akan berbeda dengan pertemuan kedua tim saat fase grup.

Kedua tim sebelumnya sempat berjumpa di fase grup Piala AFF U-19 2018 dan Tim Nasionala Indonesia U-19 harus menyerah dengan skor akhir 1-2. Kekalahan tersebut sekaligus mengantar Timnas U-19 melaju ke babak semifinal sebagai peringkat Grup A.



Kedua tim kini kembali berjumpa di perebutan peringkat ketiga setelah kandas dari lawan masing-masing di semifinal. Thailand kalah dari Myanmar, sedangkan Timnas U-19 takluk dari Malaysia.

"Pertandingan melawan Indonesia di perebutan peringkat ketiga akan berbeda dengan pertandingan pertama tentunya. Karena lawan tahu kekuatan dan kelemahan kita. Tapi kami berusaha untuk meraih yang terbaik. Saya yakin peluang kami untuk menang sangat tinggi," ujar Ithsara Sritharo.

Pada laga perebutan peringkat ketiga, Timnas U-19 juga mendapat amunisi baru setelah Egy Maulana Vikri mendapat izin untuk kembali ke tanah air dari klubnya, Lechia Gdansk. Kemampuan Egy sudah mendapat perhatian tersendiri dari pelatih Thailand.

"Tentang Egy Maulana Vikri, kami tahu dia pemain yang cepat dan lincah. Saya harus melihat berapa lama dia bisa bermain. Dia terbang dari Polandia untuk bergabung dengan tim. Tapi kami telah mempelajari cara bermain dan cara menghadapinya," ujar Ithsara.
Egy Maulana Vikri Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Kiprah Egy Maulana di Timnas U-19 Dipantau Pemain Lechia Gdansk
Kiprah Egy Maulana Vikri di Timnas Indonesia U-19 mendapat perhatian dari rekan-rekannya di Lechia Gdansk.Egy Maulana Vikri memperkuat timnas U-19 pada dua pertandingan terakhir di Piala AFF U-19, yakni semifinal dan perebutan peringkat ketiga.Egy sempat membuat gol di semifinal saat hadapi Malaysia melalui titik putih. Lalu di laga perebutan tempat ketiga, Egy bermain dari bangku cadangan di babak kedua.[suggestedarticle=3]Pemain 18 tahun itu mendapat semangat dari rekan-rekannya di Lechia. Ia mendapat banyak pertanyaan terkait kiprahnya di timnas U-19."Ya, mereka nanya pertandingan saya bagaimana di timnas. Lalu mereka kasih semangat juga setelah Indonesia raih peringkat ketiga di Piala AFF," ujar Egy saat ditemui di Kedubes Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018). Kini, Egy segera bertolak kembali ke Poland, Rabu (18/7/2018). Tugasnya bersama timnas U-19 sementara usai, dan kini Liga Polandia akan menyambut Egy pada tanggal 20 Juli.
  1341 kali
Lechia Gdansk Tampil di Liga Polandia 2018/19 Mulai Akhir Pekan Ini
Liga Ekstraklasa yang merupakan kasta tertinggi di Polandia akan dimulai pada akhir pekan ini. Lechia Gdansk akan mengawali kompetisi dengan menghadapi Jagiellonia Bialystok.Liga Polandia termasuk awal dalam memutar liga. Ya, bila liga di negara-negara lain di Eropa saat ini masih menjalani pra-musim, Liga di Polandia justru akan segera dimulai.[suggestedarticle=3]Lechia sendiri mengawali musim ini dengan tenaga baru. Salah satu yang menjadi andalan adalah pemain muda asal Indonesia, Egy Maulana Vikri.Khusus laga melawan Bialystok, Egy sendiri kemungkinan tidak bisa tampil. Ia baru saja selesai membela Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2018 yang dihelat di Sidoarjo.Laga melawan Jagiellonia akan dihelat di Stadion Miejski. Jagiellonia merupakan tim tangguh yang musim lalu menjadi runner-up di Liga Ekstraklasa.
  591 kali
Egy Maulana Hadapi Jadwal Padat Saat Tiba di Polandia
Pemain Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri langsung hadapi jadwal padat sesampainya di Polandia. Pemain 18 tahun itu akan kembali ke Polandia pada Rabu (18/7/2018) dan langsung berlatih dengan tim untuk pembukaan Liga Polandia musim 2018/2018.Saat ini Egy sedang mengurus dokumen keimigrasian di Kedutaan Besar Polandia. Egy harus bergegas ke Polandia untuk jalani latihan dengan klubnya, karena kompetisi negeri itu akan segera bergulir pada 20 Juli mendatang.[suggestedarticle=3]"Sampai Polandia saya harus segera bersiap, karena kompetisi akan mulai pada tanggal 20 Juli, Saat pramusim latihan bisa dua kali dalam sehari, tapi kalau sudah mulai kompetis, latihan sekali saja sehari," ujar Egy Maulana saat ditemui di Kedubes Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018).Egy mengatakan dirinya sudah lakukan persiapan untuk hadapi musim baru. Ia tak punya target khusus di musim pertamanya bermain di Eropa."Saya tak punya target, yang pasti bisa bermain baik saja di klub. Pasti kasih yang terbaik dan bisa main bagus di Polandia,""Di sana saya ingin membuat pesepak bolaan di Indonesia jadi lebih baik. Semoga ada yang bisa menyusul saya, ataupun bisa melebih saya. Saya akan kerja keras karena ini awal bagi saya," tutupnya.Pada laga pembuka Liga Polandia, Lechia Gdansk dijadwalkan bertanding melawan Jagiellonia Bialystok. Laga tersebut menjadi laga tandang Lechia yang dimainkan di Stadion Miejski, 20 Juli.
  2884 kali
Nyanyi Lagu Via Vallen Jadi Cerita Lucu Egy Maulana di Polandia
Pemain muda Indonesia Egy Maulana Vikri mengaku sempat dikerjai oleh rekan-rekan barunya di Lechia Gdansk. Ia disuruh menyanyi di depan seluruh tim saat rayakan ulang tahunnya ke-18.Tepat pada 7 Juli Egy merayakan hari jadinya sekaligus mendapatkan kontrak profesional di Lechia selama tiga tahun. Selain mendapat hadiah kontrak profesional, Egy juga mendapat 'hadiah' dari rekan-rekannya.[suggestedarticle=3]Eks pemain PPLP Ragunan itu diminta menyanyi di depan seluruh tim saat ulang tahun, usai mendapat kue ulang tahun."Apa ya yang lucu? kemarin saya pas ulang tahun disuruh nyanyi. Saya bingung nyanyi apa, ya saya kasih lagu dangdut 'Sayang'. Abis saya tidak tahu lagi mau nyanyi apa," ujar Egy saat ditemui di Kedubes Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018).Lagu Sayang merupakan tembang dari penyanyi Via Vallen. Lagunya menjadi salah satu yang digandrungi oleh masyarakat Indonesia.Single dari Via Vallen tersebut sudah ditonton sebanyak 160 juta orang di laman Youtube.
  1224 kali
Egy Maulana Vikri Ceritakan Pengalaman Sepak Bola di Polandia
Egy Maulana Vikri menceritakan atmosfer sepak bola Eropa, khususnya Polandia. Egy akan memperkuat klub Polandia, Lechia Gdansk selama tiga tahun.Pemain 18 tahun itu melihat, sepak bola di Polandia mengutamakan fisik prima dan pengembangan taktik bermain yang baik.Egy juga menceritakan adaptasinya di Polandia. Ia sudah mulai terbiasa dengan cuaca di sana dan juga bahasa. Eks pemain Persab Brebes itu terus mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya di Polandia.[suggestedarticle=3]"Di Polandia lebih ke latihan fisik dan taktik mereka juga bagus. Jauh lebih baik dari di Indonesia. Saya bangga bisa bermain di sana," ujar Egy Maulana saat ditemui di Kedutaan Besar Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018)."Latihan di sana porsinya lebih berat, saya harus kerja keras lagi. Cuaca di sana juga lagi musim panas, jadi tidak masalah. Tapi saya belum tahun saat musim dingin," lanjutnya.Selain itu, Egy juga bangga bisa bermain di Eropa. Ia mengatakan bahwa apa yang dijalaninya saat ini untuk sepak bola Indonesia."Pastinya saya bangga bisa main di sana. Bukan untuk diri saya sendiri, tapi ini saya lakukan juga untuk sepak bola Indonesia," tandasnya.
  1353 kali
Egy Maulana Kunjungi Kedubes Polandia Sebelum Perkuat Lechia
Keduataan Besar (Kedubes) Polandia di Indonesia menerima kedatangan Egy Maulana Vikri yang kini bermain di klub Lechia Gdnask.Kedatangan Egy ke Kedubes Polandia pada Senin (16/7/2018), sebagai wujud silaturahmi Indonesia-Polandia dan juga mengurus beberapa administrasi keimigrasian, seperti visa kerja yang dibutuhkan Egy di Polandia.Pemain 18 tahun itu diterima dengan sangat baik oleh para staf Kedubes, termasuk Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes Polandia, Igor Kaczmarczyk, yang mewakili Duta Besar (Dubes) Polandia.[suggestedarticle=3]"Pertemuan ini tentang visa Egy yang akan pergi ke Polandia. Kami doakan yang terbaik, semoga dia dapat banyak keuntungan dengan kariernya di Polandia," ujar Igor Kaczmarczyk."Menurut saya sukses atau tidaknya Egy tergantung dari dia sendiri. Tapi jika kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, maka karier brilian sudah menunggu dia," tambahnya.[pagebreak]Fokus di Polandia[/pagebreak]Igor juga berharap Egy bisa fokus bermain di Polandia. Menurutnya setiap pemain muda berbakat harus memanfaatkan kesempatan bermain di Eropa."Pemain muda berbakat harus memanfaatkan kesempatan dengan baik. Jika dijalankan maka klub Eropa lain juga bisa membuka diri memantau Egy. Dia harus fokus di Polandia," tandasnya.Egy Maulana akan bertolak ke Polandia pada tanggal 18 Juli 2018. Ia bersama Lechia Gdansk akan memulai bermain di kompetisi Liga Polandia yang kick-off pada 20 Juli mendatang.
  1003 kali
Timnas U-19 Gagal Juara, Egy Maulana Kehilangan Gelar Top Scorer Piala AFF
Timnas Indonesia U-19 finish di peringkat ketiga dalam Piala AFF U-19 2018 usai mengalahkan Thailand, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2018). Gelar yang sama dengan tahun lalu, tapi tidak dengan Egy Maulana.Prestasi timnas U-19 sama dengan tahun lalu, yakni menempati peringkat ketiga. Tapi bagi Egy, tahun ini justru penurunan prestasi. Pasalnya, Egy kehilangan gelar top scorer dan pemain terbaik yang digapai tahun lalu.[suggestedarticle=3]Hal itu bisa dimaklumi. Pasalnya, Egy hanya bermain dalam dua pertandingan saja bersama Skuat Garuda Nusantara. Pemain asa Medan itu sebelumnya mengikuti serangkaian persiapan bersama klub barunya, Lechia Gdansk di Polandia.Egy hanya mencetak satu gol dari dua kali penampilannya. Gol ke gawang Thailand melalui titik putih pada menit ke-2 menjadi satu-satunya gol yang dicetak lulusan Diklat Ragunan itu.Kini, Egy harus bersiap berkompetisi di Lechia. Tak menutup kemungkinan juga, dirinya akan memperkuat timns U-19 pada Piala Asia U-19, Oktober mendatang di Indonesia.
  1013 kali
Win Naing Tun Rebut Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2018
Piala AFF U-19 2018 telah berakhir pada Sabtu (14/7). Trofi sepatu emas berhasil direbut oleh pemain Myanmar, Win Naing Tun.Win Naing Tun total mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Dua gol tambahan ia lesakkan di partai puncak saat takluk 3-4 dari Malaysia.[suggestedarticle=3]Win Naing Tun meninggalkan pesaing terdekatnya, Bounphachan Bounkong. Pemain Laos ini, total mencetak enam gol sepanjang turnamen.Sementara itu dari kubu Indonesia, pencetak gol terbanyak ada Rafli Mursalim dan Saddil Ramdani. Keduanya, masing-masing mencetak dua gol untuk Garuda Nusantara.[pagebreak]Top Skor[/pagebreak]Berikut Daftar Top Skor Sementara Piala AFF U-19 2018:8 GolWin Naing Tun (Myanmar)6 GolBounphachan Bounkong (Laos)5 GolKorrawit Tasa (Thailand), Matee Sarakum (Thailand), Myat Kaung Khant (Myanmar)4 GolKheang Menghour (Kamboja), Fidel Tacardon (Filipina)
  737 kali
Juara Piala AFF U-19 2018, Malaysia Ciptakan Sejarah
Malaysia U-19 untuk pertama kalinya berhasil merebut gelar juara Piala AFF U-19. Sebelumnya Harimau Muda selalu kalah dalam lima kesempatan di partai final.Kebuntuan Malaysia U-19 akhirnya pecah di Sidoarjo. Pada partai puncak, Malaysia U-19 mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor tipis 4-3, Sabtu (14/7).[suggestedarticle=3]Gol-gol Malaysia U-19 disumbangkan oleh Awang Muhammad Faiz, Shivan Pillay Asokan, dan dua gol Nik Akif. Myanmar hanya mampu membalas tiga kali lewat Myat Kaung Khant dan dua gol Win Naing Tun.Semenjak Piala AFF U-19 digelar pada tahun 2002, Malaysia U-19 sudah 12 kali menjadi peserta. Namun catatan lima kali menjadi runner-up terjadi pada tahun 2003, 2005, 2006, 2007, dan 2017.Gelar juara Malaysia U-19 ini membuat mereka menyamai catatan empat negara lain. Dengan catatan satu gelar juara ada Vietnam, Indonesia, Iran, dan Jepang.
  1139 kali
Pemain Malaysia U-19 Iri Dengan Suporter di Indonesia
Nik Akif Syahiran memuji keramaian suporter Indonesia saat gelaran Piala AFF U-19 2018. Akif bahkan menyatakan suporter di Indonesia begitu ramai tidak seperti suporter di Malaysia.Pada laga Malaysia melawan Tim Nasional Indonesia U-19, para suporter memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Para suporter tak berhenti bernyanyi untuk memberikan dukungan kepada para pemain.[suggestedarticle=3]Nik Akif yang sempat merasakan atmosfer tersebut mengaku kagum dengan suporter Indonesia. Akif menilai suporter di Indonesia begitu total dalam mendukung tim kesayangan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Bagi saya, di sini suporter sangat dramatik, ramai sekali, tak sama seperti di Malaysia," ujar Akif usai laga.Pemain yang membela Kelantan FA tersebut menjadi penentu kemenangan Malasia U-19 di partai final saat menghadapi Myanmar. Akif mencetak gol dari tembakan bebas yang membuat Malaysia U-19 sukses menang 4-3.
  6203 kali
1531641602496 tag