(Foto: Bolalob)

Laga Timnas U-19 Lawan Thailand U-19 Sepi Peminat

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-19 antara Timnas Indonesia U-19 melawan Thailand jauh menurun dari laga sebelumnya. Satu jam sebelum laga bergulir, pihak panitia penyelenggara baru menjual sekitar 2 ribu tiket.

Antusiasme tinggi ditunjukkan penonton di Sidoarjo dan sekitarnya saat Timnas U-19 tampil menghadapi Malaysia U-19 di partai semifinal Piala AFF U-19. Lebih dari 26 ribu tiket terjual pada laga yang berakhir untuk kemenangan Malaysia U-19.



Jumlah tersebut menurun drastis pada partai perebutan peringkat ketiga antara Timnas U-19 melawan Thailand di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (14/7). Jumlah tiket yang terjual hingga laga akan bergulir tidak lebih dari 10 persen dari laga sebelumnya.

"Tiket yang terjual baru sekitar 2 ribu hingga pukul 14:00 WIB," ujar Bandung Saputra selaku Media Officer PSSI.

Pada laga melawan Thailand, Timnas U-19 mencadangan salah satu pemain andalannya yaitu Egy Maulana Vikri.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Kiprah Egy Maulana di Timnas U-19 Dipantau Pemain Lechia Gdansk
Kiprah Egy Maulana Vikri di Timnas Indonesia U-19 mendapat perhatian dari rekan-rekannya di Lechia Gdansk.Egy Maulana Vikri memperkuat timnas U-19 pada dua pertandingan terakhir di Piala AFF U-19, yakni semifinal dan perebutan peringkat ketiga.Egy sempat membuat gol di semifinal saat hadapi Malaysia melalui titik putih. Lalu di laga perebutan tempat ketiga, Egy bermain dari bangku cadangan di babak kedua.[suggestedarticle=3]Pemain 18 tahun itu mendapat semangat dari rekan-rekannya di Lechia. Ia mendapat banyak pertanyaan terkait kiprahnya di timnas U-19."Ya, mereka nanya pertandingan saya bagaimana di timnas. Lalu mereka kasih semangat juga setelah Indonesia raih peringkat ketiga di Piala AFF," ujar Egy saat ditemui di Kedubes Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018). Kini, Egy segera bertolak kembali ke Poland, Rabu (18/7/2018). Tugasnya bersama timnas U-19 sementara usai, dan kini Liga Polandia akan menyambut Egy pada tanggal 20 Juli.
  1476 kali
Nyanyi Lagu Via Vallen Jadi Cerita Lucu Egy Maulana di Polandia
Pemain muda Indonesia Egy Maulana Vikri mengaku sempat dikerjai oleh rekan-rekan barunya di Lechia Gdansk. Ia disuruh menyanyi di depan seluruh tim saat rayakan ulang tahunnya ke-18.Tepat pada 7 Juli Egy merayakan hari jadinya sekaligus mendapatkan kontrak profesional di Lechia selama tiga tahun. Selain mendapat hadiah kontrak profesional, Egy juga mendapat 'hadiah' dari rekan-rekannya.[suggestedarticle=3]Eks pemain PPLP Ragunan itu diminta menyanyi di depan seluruh tim saat ulang tahun, usai mendapat kue ulang tahun."Apa ya yang lucu? kemarin saya pas ulang tahun disuruh nyanyi. Saya bingung nyanyi apa, ya saya kasih lagu dangdut 'Sayang'. Abis saya tidak tahu lagi mau nyanyi apa," ujar Egy saat ditemui di Kedubes Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018).Lagu Sayang merupakan tembang dari penyanyi Via Vallen. Lagunya menjadi salah satu yang digandrungi oleh masyarakat Indonesia.Single dari Via Vallen tersebut sudah ditonton sebanyak 160 juta orang di laman Youtube.
  1261 kali
Egy Maulana Vikri Ceritakan Pengalaman Sepak Bola di Polandia
Egy Maulana Vikri menceritakan atmosfer sepak bola Eropa, khususnya Polandia. Egy akan memperkuat klub Polandia, Lechia Gdansk selama tiga tahun.Pemain 18 tahun itu melihat, sepak bola di Polandia mengutamakan fisik prima dan pengembangan taktik bermain yang baik.Egy juga menceritakan adaptasinya di Polandia. Ia sudah mulai terbiasa dengan cuaca di sana dan juga bahasa. Eks pemain Persab Brebes itu terus mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya di Polandia.[suggestedarticle=3]"Di Polandia lebih ke latihan fisik dan taktik mereka juga bagus. Jauh lebih baik dari di Indonesia. Saya bangga bisa bermain di sana," ujar Egy Maulana saat ditemui di Kedutaan Besar Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018)."Latihan di sana porsinya lebih berat, saya harus kerja keras lagi. Cuaca di sana juga lagi musim panas, jadi tidak masalah. Tapi saya belum tahun saat musim dingin," lanjutnya.Selain itu, Egy juga bangga bisa bermain di Eropa. Ia mengatakan bahwa apa yang dijalaninya saat ini untuk sepak bola Indonesia."Pastinya saya bangga bisa main di sana. Bukan untuk diri saya sendiri, tapi ini saya lakukan juga untuk sepak bola Indonesia," tandasnya.
  1410 kali
Indra Sjafri Tak Ingin Timnas U-19 Sekarang Disamakan Dengan Era Evan Dimas
Pelatih Tim Nasional U-19, Indra Sjafri tidak ingin membandingkan Timnas U-19 era sekarang dengan skuad yang dimiliki pada era Evan Dimas. Indra berharap Timnas U-19 sekarang bisa lebih hebat dibanding saat era Evan Dimas.Indra Sjafri gagal mengantarkan Timnas U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2018. Timnas U-19 harus puas mengakhiri Piala AFF U-19 dengan berada di peringkat ketiga.[suggestedarticle=3]Jika dibandingkan dengan era Evan Dimas, prestasi Timnas U-19 memang mengalami penurunan, namun Indra Sjafri menilai Timnas U-19 sekarang memiliki kualitas yang lebih hebat."Saya ingin Witan Sulaiman dkk ini jauh lebih hebat dari yang lalu, mungkin para nitizen membayangkan gelandang saat ini seperti era trio Hargi, Evan dan Zufiandi. Namun saat ini tinggal menunggu waktunya saja supaya mereka lebih matang, nanti akan kita lihat," ucap Indra Sjafri.Timnas U-19 akan kembali menjalani laga Piala Asia U-19 2018 di Grup A bersama Uni Emirates Arab, Qatar dan Taiwan.
  1516 kali
Timnas U-19 Gagal Juara, Egy Maulana Kehilangan Gelar Top Scorer Piala AFF
Timnas Indonesia U-19 finish di peringkat ketiga dalam Piala AFF U-19 2018 usai mengalahkan Thailand, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2018). Gelar yang sama dengan tahun lalu, tapi tidak dengan Egy Maulana.Prestasi timnas U-19 sama dengan tahun lalu, yakni menempati peringkat ketiga. Tapi bagi Egy, tahun ini justru penurunan prestasi. Pasalnya, Egy kehilangan gelar top scorer dan pemain terbaik yang digapai tahun lalu.[suggestedarticle=3]Hal itu bisa dimaklumi. Pasalnya, Egy hanya bermain dalam dua pertandingan saja bersama Skuat Garuda Nusantara. Pemain asa Medan itu sebelumnya mengikuti serangkaian persiapan bersama klub barunya, Lechia Gdansk di Polandia.Egy hanya mencetak satu gol dari dua kali penampilannya. Gol ke gawang Thailand melalui titik putih pada menit ke-2 menjadi satu-satunya gol yang dicetak lulusan Diklat Ragunan itu.Kini, Egy harus bersiap berkompetisi di Lechia. Tak menutup kemungkinan juga, dirinya akan memperkuat timns U-19 pada Piala Asia U-19, Oktober mendatang di Indonesia.
  1032 kali
Win Naing Tun Rebut Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2018
Piala AFF U-19 2018 telah berakhir pada Sabtu (14/7). Trofi sepatu emas berhasil direbut oleh pemain Myanmar, Win Naing Tun.Win Naing Tun total mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Dua gol tambahan ia lesakkan di partai puncak saat takluk 3-4 dari Malaysia.[suggestedarticle=3]Win Naing Tun meninggalkan pesaing terdekatnya, Bounphachan Bounkong. Pemain Laos ini, total mencetak enam gol sepanjang turnamen.Sementara itu dari kubu Indonesia, pencetak gol terbanyak ada Rafli Mursalim dan Saddil Ramdani. Keduanya, masing-masing mencetak dua gol untuk Garuda Nusantara.[pagebreak]Top Skor[/pagebreak]Berikut Daftar Top Skor Sementara Piala AFF U-19 2018:8 GolWin Naing Tun (Myanmar)6 GolBounphachan Bounkong (Laos)5 GolKorrawit Tasa (Thailand), Matee Sarakum (Thailand), Myat Kaung Khant (Myanmar)4 GolKheang Menghour (Kamboja), Fidel Tacardon (Filipina)
  742 kali
Juara Piala AFF U-19 2018, Malaysia Ciptakan Sejarah
Malaysia U-19 untuk pertama kalinya berhasil merebut gelar juara Piala AFF U-19. Sebelumnya Harimau Muda selalu kalah dalam lima kesempatan di partai final.Kebuntuan Malaysia U-19 akhirnya pecah di Sidoarjo. Pada partai puncak, Malaysia U-19 mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor tipis 4-3, Sabtu (14/7).[suggestedarticle=3]Gol-gol Malaysia U-19 disumbangkan oleh Awang Muhammad Faiz, Shivan Pillay Asokan, dan dua gol Nik Akif. Myanmar hanya mampu membalas tiga kali lewat Myat Kaung Khant dan dua gol Win Naing Tun.Semenjak Piala AFF U-19 digelar pada tahun 2002, Malaysia U-19 sudah 12 kali menjadi peserta. Namun catatan lima kali menjadi runner-up terjadi pada tahun 2003, 2005, 2006, 2007, dan 2017.Gelar juara Malaysia U-19 ini membuat mereka menyamai catatan empat negara lain. Dengan catatan satu gelar juara ada Vietnam, Indonesia, Iran, dan Jepang.
  1143 kali
Pemain Malaysia U-19 Iri Dengan Suporter di Indonesia
Nik Akif Syahiran memuji keramaian suporter Indonesia saat gelaran Piala AFF U-19 2018. Akif bahkan menyatakan suporter di Indonesia begitu ramai tidak seperti suporter di Malaysia.Pada laga Malaysia melawan Tim Nasional Indonesia U-19, para suporter memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Para suporter tak berhenti bernyanyi untuk memberikan dukungan kepada para pemain.[suggestedarticle=3]Nik Akif yang sempat merasakan atmosfer tersebut mengaku kagum dengan suporter Indonesia. Akif menilai suporter di Indonesia begitu total dalam mendukung tim kesayangan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Bagi saya, di sini suporter sangat dramatik, ramai sekali, tak sama seperti di Malaysia," ujar Akif usai laga.Pemain yang membela Kelantan FA tersebut menjadi penentu kemenangan Malasia U-19 di partai final saat menghadapi Myanmar. Akif mencetak gol dari tembakan bebas yang membuat Malaysia U-19 sukses menang 4-3.
  6246 kali
Penentu Gelar Juara Malaysia di Piala AFF U-19 Ingin bermain di Indonesia
Pemain Malaysia U-19, Nik Akif Syahiran tidak menampik peluang untuk bisa bermain di Indonesia pada masa depan. Namun hingga kini masih belum ada tawaran dari klub di Indonesia.Nik Akif berhasil mencetak gol penentu kemenangan untuk Malaysia saat menaklukkan Myanmar U-19 di partai final Piala AFF U-19. Akif mencetak gol dari tembakan bebas untuk membawa Malaysia menang 4-3 di kahir laga.[suggestedarticle=3]Terkait masa depannya, Akif tidak menampik kemungkinan untuk bisa membela salah satu klub di Indonesia. Akif berhasrat untuk bisa hengkang ke klub lain saat sudah berusia lebih matang.[pagebreak]selengkapnya[/pagebreak]"Kalau ada rizki, Insya Allah ingin main di sana. Hingga sekarang belum ada yang menawar," ujar Akif"Mungkin saat umur di atas 20 tahun saya ingin hengkang," ucap Akif.Malaysia butuh lima kali tampil di final sebelum akhirnya sukses meraih juara Piala AFF U-19 di final keenam mereka. Pada lima laga final sebelumnya, Malaysia selalu kalah.
  2473 kali
Menpora Malaysia Ingin Indonesia dan Malaysia Terus Bersaing
Malaysia U-19 berhasil meraih gelar juara Piala AFF U-19 2018 usai menaklukkan Myanmar U-19 di partai puncak. Kemenangan Malaysia U-19 di Indonesia diharapkan bisa melecut semangat tuan rumah agar bisa meraih prestasi pada ajang berikutnya.Bermain di Stadin Gelora Delta Sidoarjo, Timnas U-19 mampu membalikkan kedudukan setelah sempat tertinggal 2-3 di babak pertama. Anak asuh Bojan Hodak sukses mengakhiri laga dengan skor akhir 4-3 atas Myanmar U-19.[suggestedarticle=3]Raihan tersebut merupakan gelar juara pertama untuk Malaysia U-19. Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq berharap kemenangan Malaysia di Indonesia bisa melecut semangat para pemain Timnas Indonesia di masa depan."Menang dan kalah itu bagian dari pertandingan. Pada saat yang sama hubungan tetap terjalin, uniknya apabila Indonesia kuat, kita Malaysia ingin terus bersaing dalam jalur yang positif," ujar Saddiq kepada wartawan.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Kami pastikan kita akan sama-sama bersaing hingga level tertinggi. Kita tidak ingin terus bersaing hanya di level bawah. Kita pastikan Indonesia semakin kuat, kita semakin kuat dan itu persaingan dalam bidang olahraga yang ingin kami lihat di Asia," ujar Saddiq.Malaysia butuh lima kali tampil di final sebelum akhirnya sukses meraih juara Piala AFF U-19 di final keenam mereka.
  972 kali
1531638001810 tag