Jual Ronaldo Jadi Blunder Dahsyat Real Madrid


  •    Syukron Achmad
  •    17/07/18 - 11:30
  •    2976

(twitter @juventusfc)

Mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon tak habis pikir Cristiano Ronaldo dibiarkan pergi dari Santiago Bernabeu. Calderon tak ragu untuk menyebut kebjikan tersebut sebagai blunder terdahsyat dalam sejarah Madrid.

Calderon menilai, peran Ronaldo di Madrid tidak akan pernah tergantikan. Kapten timnas Portugal itu mampu melakukan apapun dengan kemampuannya.

Ungkapan Calderon itu dialamatkan kepada Presiden Real Madrid Florentino Perez. Menurut Calderon, Ronaldo tidak akan pergi jika dia merasa bahagia di Santiago Bernabeu. Salah satu pencetusnya karena Madrid hendak mendatangkan Neymar dengan mahar melimpah. Namun, di sisi lain pihak klub ogah menuruti permintaan kenaikan gaji CR7.





Wajar jika Calderon menyesali keputusan Perez tersebut. Pasalnya, Calderon merupakan faktor paling berjasa atas kedatangan Ronaldo dari Manchester United (MU) 2009 silam.

"Menyedihkan melihat Cristiano Ronaldo dijual. Sangat mengenaskan," kata Calderon dikutip Diario AS.

"Mengingat saya memerlukan sejumlah usaha untuk mendatangkannya ke Madrid," ungkapnya.

Kala itu, MU enggan melepas bintang asal Portugal yang didapat Sir Alex Ferguson dari Sporting Lisbon. Namun, Madrid melepasnya dengan harga 100 juta euro dan harus dipotong 12 juta euro untuk klub lama Ronaldo (Mu dan Sporting masing-masing enam juta euro).


halaman 2 dari 2

MU tidak mau menjual Selengkapnya  

"MU tidak mau menjual karena itulah menjadi sangat sulit. Sekarang mereka menjualnya untuk 100 juta euro. Tidak ada pemain yang bisa mencetak 60 gol dalam setahun dengan harga segitu," ujarnya.

Calderon percaya, Madrid akan menyesal telah melepasnya. Terlebih kemampuan Ronaldo belum banyak menurun di usianya ke-33 tahun. Jelas Juventus sangat diuntungkan dan raksasa Serie A tersebut sedang dalma performa terbaiknya meski baru ditinggal Gianluigi Buffon.

"Penjualan Ronaldo bukan kabar bagus. Baik itu di angka 100 juta atau semiliar sekalipun. Benar kami memasnag klausul pelepasan miliaran euro untuk mencegahnya pergi dari gangguan klub yang tertarik kepadanya di masa depan. Ini (penjualan Ronaldo) blunder sejarah," ungkapnya.

Diketahui, pembelian Ronaldo terjadi bukan di era kepemimpinan Calderon. Dia mundur 16 Januari 2009 setelah mendapat tuduhan memanipulasi dalam majelis. Posisinya pun terbang ke Vicente Boluda sebelum digantikan Florentino Perez 1 Juni 2009.

Sementara, Ronaldo diperkenalkan ke publik Madrid pada 1 Juli 2009 alias di masa kepemimpinan Perez. Namun, Calderon mengklaim telah berjuang keras mendapatkan tanda tangan Ronaldo. Meski gagal, dia pun merasa transfer Ronaldo merupakan hasil kerja kerasnya. Ronaldo pun mendarat di Santiago Bernabeu dengan mahar 94 juta euro dan menjadi pemain termahal di dunia.

Terakhir diubah:  17/07/18 - 12:11







Berita Terkait


1539853201767

End of content

No more pages to load