Soal Skandal Atlet Jepang, Inasgoc Beri Tanggapan


  •    Tjatur Wiharyo
  •    28/08/18 - 18:30
  •    1.008

Soal Skandal Atlet Jepang, Inasgoc Beri Tanggapan
news au

Jepang menarik pulang empat atlet cabang bola basket dari Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Hal itu dilakukan karena empat atlet tersebut terbukti menggunakan jasa pekerja seks komersial, pada 16 Agustus 2018 atau dua hari sebelum pembukaan Asian Games 2018.

"Komite Olimpiade Nasional Jepang memutuskan untuk mencabut akreditasi mereka dan mengirimkan mereka pulang ke Jepang pagi tadi," ujar kepala kontingen Jepang, Yasuhiro Yamashita, seperti dilansir Detik.com pada Senin (20/8/2018).

"Dengan kerendahan hati saya meminta maaf pada publik Jepang, JOC, dan semua orang yang mendukung basket atas kejadian tercela ini. Kami akan memutuskan hukuman yang pantas kepada empat pemain setelah kami mendapatkan semua faktanya. Kami harus bekerja lebih keras untuk memastikan skandal ini tidak terjadi lagi," timpal kepala tim basket Jepang, Yuko Mitsuya.

Baca Juga :


Berkaitan dengan insiden tersebut, Inasgoc mengaku tidak bisa berbuat apa-apa jika kasus serupa muncul lagi, karena Inasgoc tidak berwenenang, misalnya, memberlakukan jam malam kepada atlet peserta Asian Games 2018.

Meski begitu, ada sejumlah kasus di mana Inasgoc memberlakukan larangan, misalnya larangan membawa rokok dan bir masuk kawasan Wisma Atlet Kemayoran. Hal itu dilakukan karena OCA punya regulasi mengenai rokok dan alkohol.

"Sebetulnya enggak ada larangan spesifik, karena kami memang enggak bisa melarang," ujar Ketua Deputi I Inasgoc, Harry Warganegara, Senin (27/8/2018), seperti dilansir Detik.com.

"Ada kasus, yang bawa bir berkaleng-kaleng, seperti Jepang dan Korea. Untuk atlet yang sudah kalah, bersama ofisial sempat membeli bir dan dibawa ke Wisma Atlet. tapi, kan enggak boleh begitu. Kami periksa, enggak boleh bawa masuk. Juga rokok. Itu aturan OCA," lanjut Harry.
halaman 2 dari 2
4 Atlet Jepang Minta Maaf Selengkapnya  

Sementara itu, empat atlet Jepang yang dipulangkan itu menyatakan menyesal dan meminta maaf kepada semua pihak atas tindakan mereka.

"Bagi mereka yang terkait dengan Asosiasi Bola Basket Jepang, klub saya Kyoto Hannaryz, semua orang yang berada di delegasi Jepang untuk Asian Games, dan rekan tim dan staf saya, saya teramat menyesal atas tindakan buruk kami," ujar Yuya Nagayoshi, begitu tiba di Bandara Narita, Chiba.

"Saya melakukan tindakan itu karena kurang memiliki pemahaman dan kesadaran bahwa saya mewakili Jepang," lanjut Yuya Nagayoshi.

"Saya berbicara dengan kepala delegasi Yasuhiro Yamashita sebelumnya dan saya dimarahi olehnya. Saya sangat menyesal bahwa kami tidak mengirim seseorang dari JBA untuk mengawasi tim dan kami tidak cukup mendidik mereka," timpal Ketua Asosiasi Basket Jepang Yuko Mitsuya.


Galeri Foto Asian Games 2018: Perjalanan Timnas Indonesia U-23 Terhenti di Tangan UEA

Terakhir diubah:  28/08/18 - 18:47






Video Trending



Berita Terkait


1538262001968

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?