Djanur Masih Optimis Persebaya Lolos Jeratan Degradasi


  •    Robert
  •    14/10/18 - 12:10
  •    656

(Bola.net)

Gol tunggal dari Matias Conti membuat Persebaya Surabaya harus takluk dari tamu mereka Borneo FC di pekan ke-25 Liga 1.

Persebaya yang bermain dihadapan pendukung setia mereka atau bonek tampil menyerang sejak menit awal, dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (13/10) malam WIB. Namun Borneo FC mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk mencetak satu-satunya gol dalam laga itu.

Kekalahan ini membuat Persebaya berada di posisi 14 dengan nilai 29. Mereka hanya berselisih satu angka dari penghuni teratas zona degradasi, PS TIRA.

Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman masih optimis timnya bisa lolos dari jeratan degradasi di akhir musim.

“Untuk kedua kalinya dalam tiga laga kandang, kami kalah lagi. Sebetulnya di luar dugaan, pemain sudah berjuang maksimal untuk meraih tiga poin. Posisi di klasemen sekarang makin berat, walaupun masih punya peluang lolos dari degradasi,” tutur Djanur, sapaan Djadjang.

“Kami masih menyisakan lima pertandingan kandang lagi. Semoga bisa maksimal, dan akan berusaha mencari poin di kandang lawan. Walaupun persaingan di papan bawah ketat, saya masih optimis Persebaya bertahan di Liga 1 musim depan.”




Tak bermainnya striker asing andalan Persebaya yakni David Da Silva dinilai Djanur cukup berpengaruh.

“Ketiadaan pemain inti sangat terasa. Tanpa adanya David dan Irfan di depan sangat terasa. Kami banyak menciptakan peluang, tapi [Rishadi] Fauzi belum nyetel. Banyak membuang peluang, termasuk di menit akhir, padahal begitu terbuka mencetak gol,” cetusnya.

Dalam laga ini juga Persebaya harus kehilangan Robertino Pugliara karena cedera.

“Semakin banyak pemain yang tidak bisa bermain, sehingga menyulitkan kami di pertandingan berikutnya. Saya sebagai pelatih meminta maaf kepada Bonek yang juga berharap sama meraih tiga poin. Tetapi kami malah membuat kecewa. Sebagai tim, dan khususnya saya pribadi, memohon maaf,” pungkasnya.







Berita Terkait


1539438594913

End of content

No more pages to load