Klopp Bosan Jadi yang Kedua Bersama Liverpool


  •    Syukron Achmad
  •    14/10/18 - 13:00
  •    752

(reuters)

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp bertekad tidak ingin mengakhiri turnamen sebagai terbaik kedua. Sedikitnya ada tiga laga final yang gagal dimenangkan Klopp selama menukangi Liverpool.

Liverpool selalu menjadi yang kedua pada Piala Liga Inggris dan Liga Europa 2016, serta Liga Champions 2018. Tidak ingin berakhir sama, dana sebesar 167 juta pounsterling dihamburkan. Klopp pun bosan selalu menjadi yang kedua bersama Si Merah.





"Peringkat kedua itu tak berarti. Dalam olahraga, berada di urutan kedua pada olimpiade akan membuat Anda pulang dengan medali perak," kata Klopp dikutip Mirror.

"Dalam sepakbola, itu tidak berarti apa-apa. Dan itu juga tak berarti bagi saya. Saya ingin menjadi juara dan tahu itu menjadi sebuah tanggung jawab," ucapnya.

Hasilnya pun tidak terlalu buruk, The Reds kini memiliki poin yang sama dengan Manchester City dan Chelsea di papan atas klasemen. Namun, konsistensi bermain Liverpool masih harus dibenahi.

Meski belum terkalahkan di Premier League, Mohamed Salah dan kolega telah dua kali menderita kekalahan. Pertama, di Piala Liga Inggris Liverpool menyerah 1-2 dari Chelsea. Kedua, gol Lorenzo Insigne di menit ke-90 memberikan kekalahan pertama Liverpool di Liga Champions.



Memenangi trofi bersama Liverpool musim ini, menjadi sebuah tanggung jawab bagi Klopp. Dia pun berniat buka puasa gelar bersama Liverpool.

Liverpool sudah puasa gelar sejak 2012. Trofi terakhir yang mereka angkat Piala Liga Inggris di bawah kepemimpinan Kenny Dalglish.

"Saya mengerahkan segenap kemampuan. Pengetahuan, hasrat, hati, pengalaman. Saya benar-benar memberikan semuanya untuk klub 100 persen. Saya sama sekali tak menahan sesuatu," ujarnya.

"Hal itu seharusnya berjalan, setidaknya pada satu titik. Namun sampai itu terjadi, kami harus menikmati apa yang dijalankan," ungkapnya.







Berita Terkait


1539256202327

End of content

No more pages to load