27 Feb 2017

Luis Milla vs Alfred Riedl, Siapa Menang?

Sebenarnya masih terlalu dini membandingkan Alfred Riedl dan Luis Milla. Tetapi antusiasme masyarakat menyambut kedatangan dan menanti gebrakan pelatih baru asal Spanyol itu membuat segala sisi tentang sepak terjangnya selalu menarik untuk dibahas.Setelah inovasi-inovasi baru diperkenalkan kepada publik dan diulas oleh media, sisi lain sang pelatih juga mulai banyak dibahas. Salah satu yang sudah mulai terlihat adalah gaya dan cara Luis Milla menjadi bos timnas Indonesia.Dua orang yang terlibat di dalam aktivitas timnas Indonesia, staf media Bandung Saputra dan dokter timnas Syarif Alwi, menuturkan beberapa hal menarik perbandingan Alfred Riedl dan Luis Milla kepada CNNIndonesia. [suggestedarticle]Menurut Bandung, Riedl lebih bawel terhadap pemain dan mementingkan faktor teknis. Sedangkan Milla terlihat lebih santai dan justru memberi perhatian besar pada sikap dan perilaku para pemain di luar lapangan.Seperti diketahui, Luis Milla memang menegaskan bahwa dia tidak hanya mencari pemain yang bagus secara teknis, tetapi juga santun dalam keseharian. Masih menurut Bandung, Luis Milla juga tidak terlalu kaku melarang para pemain berbicara kepada media. Meski ada aturan bahwa wawancara kepada anggota timnas harus melalui PSSI, tetapi tidak ada penekanan khusus untuk menghindari media. Luis Milla juga secara berkala meluangkan waktu untuk memberikan update kepada awak media.Hal ini agak berbeda dengan pendahulunya, Riedl, yang tidak terlalu suka pemainnya berbicara kepada media sering-sering. Pelatih asal Austria ini juga tidak punya agenda rutin bertemu dengan media.[suggestedarticle]Soal makanan juga berbeda. Jika Riedl lebih suka menyantap makanan dari negara asalnya, Luis Milla justru kedapatan ketagihan makanan tradisional sop buntut yang selalu dipesannya jika berada di kantor PSSI atau rawon yang dijajalnya saat melakukan pemantauan di Malang. Sementara menurut dokter tim Syarif Alwi, Luis Milla dinilainya lebih tenang, lebih tegas, lebih komunikatif dan lebih lembut kepada seluruh anggota tim. Satu lagi yang sangat mengesankan adalah keinginan Luis Milla lebih dekat dengan pemain sehingga suasana akrab cepat terbangun.Bagaimana soal prestasi? Untuk yang satu ini kita masih harus menunggu bagaimana racikan ala Luis Milla di pertandingan resmi.
1483943905554 false