Empat Bomber Lokal Paling Tajam di Liga 1

Sejumlah penyerang lokal senior masih menunjukkan taji mereka dalam mencetak gol di Liga 1 2017. Bolalob merangkum empat bomber lokal yang paling tajam di Liga 1.Diantara sejumlah penyerang asing yang rajin mencetak gol ternyata masih ada pemain Indonesia yang juga masuk dalam deretan pencetak gol terbanyak. Salah satu penyerang Indonesia bahkan ada yang mampu mencetak lebih dari 15 gol. [suggestedarticle]Meskipun catatan tersebut masih jauh dari catatan pencetak gol terbanyak Liga 1 untuk sementara yaitu Sylvano Comvalius yang mencetak 35 gol.Ferdinand Sinaga (12 Gol)Kontribusi besar Ferdinand Sinaga musim ini untuk PSM Makassar terbilang besar mengingat eks pemain Persib tersebut masih menjadi top skor klub di Liga 1 2017. Didukung lini tengah mumpuni seperti Marc Klok dan Willen Jan Pluim, Ferdinand kini telah menceploskan 12 gol dan masih berjuang untuk membawa PSM juara.Greg Nwokolo (Madura United)Nama Greg Nwokolo sempat tertutup oleh superioritas Peter Odemwingie di awal musim. Namun pemain naturalisasi tersebut kembali bersinar setelah dirinya berhasil menjadi solusi untuk macetnya kran gol Odemwingie.Greg sejauh ini sudah mencetak 13 gol untuk klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrab. Gelontoran Greg ikut berjasa membawa Madura United untuk berada di posisi kelima klasemen Liga 1.Lerby Eliandry (14 Gol)Pemain Borneo FC, Lerby menjadi bomber lokal lain yang mampu mencetak banyak gol. Sejauh ini bersama Borneo FC, Lerby telah mencetak 14 gol.Lerby juga mampu mendongkrak posisi Borneo FC untuk berada di papan tengah Liga 1 2017. Sejauh ini Borneo masih berada di posisi kedelapan dengan 46 poin dari 31 laga.Samsul Arif (16 gol)Penyerang Persela ini menjadi pemain Indonesia pertama yang berhasil mencetak lebih dari 15 gol di Liga 1 musim ini. Samsul juga menjadi pencetak gol terbanyak di klubnya dengan 16 gol.Malangnya, meskipun mampu mencetak banyak gol, Persela harus terpuruk di papan bawah klasemen Liga 1 2017. Persela kini berada di posisi ke-12 dengan raihan 39 poin.

Ditahan Imbang Barito, PSM Gagal Ambil Alih Puncak Klasemen

PSM Makassar harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Barito Putera di pekan ke-15 Liga 1, Selasa (18/7) yang digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.PSM unggul lebih dulu melalui akselerasi Ferdinand Sinaga di menit ke-31. Sementara Barito baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-73 melalui David Laly.Kedua tim bermain terbuka dalam laga ini, dimana Barito sempat membuka pertandingan dengan peluang emas dari Yongki Aribowo, sayang tandukannya dia menerima umpan dari Ryzky Pora masih belum menemui sasaran.PSM sempat merespons di menit ke-19 melalui M Rahmat. Tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti masih bisa melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti ditepis oleh kiper Barito, Aditya Harlan.[suggestedarticle]Menit ke-24, Juku Eja kembali memiliki peluang. Sayang tandukan keras Reinaldo Elias Costa hasil sepakan pojok masih bisa ditangkap oleh Aditya Harlan.Di babak kedua, Barito tampil lebih terbuka dan sesekali memanfaatkan serangan balik yang cepat. Di menit ke-62, mereka hampir menyeimbangkan kedudukan melalui sepakan keras Ryzki Pora, namun masih sedikit melebar. Hingga wasit meniup tanda akhir pertandingan tak ada lagi gol tambahan tercipta dari kedua tim.Tambahan satu poin ini gagal membawa PSM mengambil alih puncak klasemen dari tangan Madura United. Kedua tim sama-sama meraih poin 28, namun MU unggul agresivitas gol.Sementara bagi Barito, satu poin ini masih menempatkan mereka di posisi ke-9 dengan 23 poin.Susunan Pemain:PSM Makassar: Deny Marsel, Ardan Aras, Hendra Wijaya, Zulkifli Syukur, Wasyiat Hasbullah, Marc Anthony Klok, Syamsul B Haeruddin, Ghozali Muharam Siregar, Muhamad Rahmat, Ferdinand Alfred Sinaga, Reinaldo Elias Costa.Barito Putera: Aditya Harlan, Valentino Telabun, Muhammad Rifqi, Aaron Michael Evans, Dandi Maulana Abdulhak, Rizky Rizaldi Pora, Fajar Handika, Paulo Oktavianus, Douglas Ricardo Packer, Matias Jesus Cordoba, Yongki Aribowo.

Ini 3 Pemain Bengal di Liga 1 2017

Liga 1 baru saja bergulir, namun dibalik ketatnya persaingan klub untuk merebut juara, ada hal kontroversial yang mewarnai kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia.Meski dunia sudah berganti rupa, tapi kasus pemukulan malah makin mencuat ke permukaan. Beberapa pemain top diganjar sanksi skorsing dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena aksi mereka yang tak terpuji.Ada beberapa pemain yang memicu kontroversial selama gelaran Liga 1 musim ini. Siapa saja mereka?Ferdinand Sinaga (PSM Makassar)Penyerang PSM Makassar ini memang terkenal dengan emosinya yang sering meluap. Mantan pemain Persib Bandung itu langsung diganjar kartu merah di pekan pertama Liga 1. Ferdinand yang emosi karena tak dapat bola, malah langsung memukul kepala pemain Persela Lamongan, Ivan Carlos. Ironisnya, saat itu ia baru saja bermain dari bangku cadangan di babak kedua. Tanpa ampun wasit Kusni pun mengeluarkan kartu merah.Ferdinand diskors selama empat pertandingan. Tapi tak hanya skorsing saja, Ferdinand pun diganjar denda Rp10 juta.Abduh Lestaluhu (PS TNI) Bek Abduh Lestaluhu sempat jadi perbincangan karena melakukan pemukukan ke penyerang Bhayangkara FC, Thiago Fortuoso. Emosi Abduh memuncak karena ia tak berhasil mendapatkan bola dari kaki Thiago.Alhasil gara-gara kasus ini Abduh pun diganjar hukuman berat larangan bertanding sebanyak lima laga dari Komdis PSSI dan denda sebesar Rp 10 juta.Sebelumnya ia sempat juga menjadi perbincangan karena melakukan aksi tak terpuji lainnya saat membela Timnas Indonesia. Ia dengan emosional menendang bola ke bench Thailand saat Indonesia membutuhkan gol kemenangan di final Piala AFF 2016.Manahati Lestusen (PS TNI)Manahati Lestusen sempat tertangkap kamera memukuk pemain PSM Makasar, Marc Klok dalam sebuah pertandingan Liga 1. Beruntungnya Manahati bebas dari jeratan kartu, karena wasit tak melihat hal tersebutNamun, Insiden yang melibatkan Manahati menjadi viral di dunia maya melalui sejumlah akun media sosial. Penggemar sepak bola Indonesia bereaksi dengan pelanggaran itu.Mayoritas menyesalkan mengapa Manahati, yang berstatus pemain langganan timnas serta aparat militer aktif, melakukan tindakan tidak sportif di lapangan.Komdis PSSI pun bereaksi cepat dengan menjatuhjan sanksi ke Manahati. Tiga kali larangan bertanding plus denda 10 juta meluncur kepadanya.
1494592201581 false