Lawan Lazio, Udinese Bakal Pakai 11 Jersey Berbeda

Udinese akan melakoni laga Serie A melawan Lazio dengan cara yang unik pada Minggu (8/4) malam di Stadion Friuli.Para pemain starter Udinese akan mengenakan 11 jersey kandang edisi berbeda pada laga ini. Mereka akan emngenakan jersey dari tahun yang berbeda namun memiliki strip hitam-putih yang selalu sama tiap tahunnya.Operator Liga yakni Calcio sudah memberikan ijin kepada Udinese untuk melakukan hal ini.[suggestedarticle]Usai laga jersey tersebut akan dilelang dan hasilnya akan diberikan kepada para suporter yang memiliki keinginan atau proyek impian lainnya.Program ini diberi nama Dacia the Auction -- sesuai sponsor utama Udinese. Dalam setiap akun media sosialnya, Dacia telah meluncurkan video promosi yang menampilkan legenda sepakbola Italia, Ciro Ferrara. Proses lelang sudah dimulai sejak Jumat lalu dan akan berakhir segera setelah laga Udinese versus Lazio selesai. L’8/4 scenderemo in campo con le maglie dei nostri tifosi per contribuire a realizzare i loro sogni. Con @daciaitalia ci siamo affidati a @OfficialCiro per dargli la giusta carica. #DaciaTheAuction: la prima partita di calcio che è anche un’asta ?? https://t.co/zlAW8NSRjH pic.twitter.com/xZakYFoBlc — Udinese Calcio (@Udinese_1896) March 28, 2018 ???? 11 maglie, 11 tifosi, 11 sogni bianconeri e friulani! #DaciaTheAuction è partita, e tutti possono partecipare all'asta per aggiudicarsi queste maglie uniche e contribuire a realizzare uno di questi progetti #MadeInFriuli!Scopri tutto su https://t.co/tLAAVgjszg pic.twitter.com/vcEdy2P523 — Udinese Calcio (@Udinese_1896) April 7, 2018

Protes Keras VAR, Asosiasi Wasit Tertinggi Serie A Diamplopi Peluru

Gelombang protes terhadap penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Italia sepertinya bakal kian masif.Baru-baru ini asosiasi wasit Italia (AIA) diteror peluru akibat ketidakpuasan sejumlah kalangan termausk fans.Wakil Presiden AIA Marcello Nicchi menilai, tuduhan yang diarahkan kepada para wasit sangatlah tidak adil. menurutnya, tidak semestinya para pengadil di lapangan hijau diancam dengan peluru atau dituntut ke pengadilan meskipun mereka melakukan kesalahan.[suggestedarticle]"Seandainya Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo atau pemain Serie A gagal menyelesaikan peluang menjadi gol, apakah mereka harus menghadiri persidangan? Ini skandal. Bagaimana kami bisa menurunkan wasit jika setiap mereka melakukan kesalahan, mereka akan mengalami nasib serupa," kata Nicchi seperti dilansir FourFourTwo.Diketahui, sebagian fans Lazio mengajukan gugatan hukum terhadap perangkat pertandingan saat Lazio tumbang atas Torino 3-1. Piero Giacomelli dan Marco Di Bello menjadi target Laziale untuk diseret ke pengadilan.[suggestedarticle]Di Bello sendiri menganulir dua gol yang terjadi dalam partai Derby Della Madonnina. Gol Mauro Icardi di babak pertama dan Patrick Cutrone di babak kedua dianulir setelah Di Bello menyaksikan tayangan ulang melalui VAR.Saking kecewanya, fans Serie A mengirimkan amplop berisi peluru kepada petinggi wasit di Italia. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan atas penggunaan VAR musim ini di Serie A. Penggunaan VAR juga dipermasalahkan karena memotong jalannya laga cukup lama untuk sekadar melihat video rekaman. Salah satu klub yang paling banyak dirugikan dengan keputusan VAR adalah Lazio.

Hadiah Sederhana dari Inzaghi untuk Skuat Lazio yang Tekuk Salzburg

Soal hadiah, jangan dilihat dari mahal atau tidaknya, tapi dari niatnya. Nah, Simone Inzaghi juru taktik Lazio, bakal mengajak para pemainnya untuk makan malam.Acara itu sebagai hadiah usai tim asuhannya menang atas Salzburg 4-2 pada leg pertama perempat final Liga Europa di Stadiob Olimpico, Jumat (6/4/2018) dini hari WIB.Kemenangan itu merupakan hadiah para pemain Lazio kepada Simone Inzaghi yang merayakan ulang tahun ke-42 pada Kamis (5/4). Pelatih itu pun mendapatkan pelukan hangat dari Ciro Immobile yang mencetak gol pamungkas dalam kemenangan 4-2 itu.[suggestedarticle=3]"Saya tidak menyadari Immobile berlari ke arah saya, karena itu adalah gol untuk skor 4-2 dan saya berpikir ke depan atas apa yang akan terjadi selanjutnya," kata Inzaghi."Saya memberi tahu pemain jika kami punya waktu, yang langka untuk saat ini. Saya berjanji akan makan malam bersama-sama dan saya yang akan membayar," kata pelatih yang menghabiskan 11 musim bersama Lazio itu."Saya sudah berjanji jika mereka mencetak gol, saya akan menjamu mereka. Sekarang mereka harus memilih tempat tersebut," tutur Inzaghi.Meski menang, Inzaghi tetap melayangkan kritik kepada pemainnya yang semestinya bisa menang dengan mencetak lebih banyak gol."Mempertimbangkan kinerja, kami bisa mencetak lebih banyak gol, misalnya melalui Immobile, Sergej Milinkovic-Savic, atau Felipe Caicedo," terangnya.Lazio sempat imbang 2-2, namun mengemas kemenangan leg pertama 4-2 berkat gol Immobile dan Felipe Anderson. Untuk itu, Inzaghi pun memuji kerja keras tim yang berupaya menang kendati ada sejumlah pemain yang tidak bugar."Ketika Anda memiliki pemain yang siap bekerja sekeras ini, saya memiliki harapan. Lulic dan Stefan Radu kembali dengan hanya tiga sesi latihan pada kaki mereka, karena mereka mengalami cedera dan tidak benar-benar bermain selama dua minggu," jelas Inzaghi."Ini malam yang indah, terima kasih kepada fans juga. Sekarang kami harus memulihkan energi, kami memiliki pertandingan yang sangat penting di Udinese, kemudian ke Salzburg," tutur Simone Inzaghi.
1522998601567 false