23 Apr 2017

Luis Milla Komentari Peluang Timnas U-22 di Kualifikasi Piala Asia 2019

Pelatih timnas Indonesia U-22 Luis Milla mengomentari peluang timnya untuk lolos dari kualifikasi Piala Asia U-23.Indonesia berada di Grup H dan akan berhadapan dengan tuan rumah Thailand, Malaysia, dan Mongolia.Sebanyak 40 negara mengikuti kualifikasi dan dibagi ke dalam 10 grup. Nantinya juara grup dan lima runner-up terbaik berhak lolos ke putaran final di Tiongkok.Milla sadar bahwa banyak tim akan mengincar kemenangan melawan Indonesia, hal itu yang membuat langkah Garuda muda cukup berat untuk lolos ke Piala Asia tahun U-23 2019 mendatang."Saya belum memberikan keputusan, gambaran bagaimana nanti kami akan menghadapi itu. Karena kualifikasi masih lama, jadi yang bisa saya sampaikan untuk saat ini, kualifikasinya akan sangat susah, itu pasti, karena semua tim ingin lolos dan berusaha memenangkan kompetisi," ujar Milla dikutip laman resmi PSSI.[suggestedarticle]Pelatih asal Spanyol ini merasa senang sekali bisa melihat banyak anak asuhnya bermain secara penuh (90 menit) bersama klubnya di Liga 1."Saya ingin sampaikan kepada teman-teman media, saya senang sekali kemarin di Liga 1 pemain-pemain, ada lebih dari 11 orang pemain bisa bermain 90 menit contohnya Andi Setyo. Andi bermain 90 menit merupakan sebuah kebanggaan bagi saya, bagus untuk dia sebagai pemain, bagus untuk klub karena bisa berkompetisi dengan baik dan bagus untuk Timnas juga tentunya," ujarnya.Sejak 20 April 2017 lalu, Milla menggelar pemusatan latihan dengan memanggil 26 pemain, dan akan berakhir pada 25 April mendatang.
21 Apr 2017

Luis Milla Masih Miliki Banyak Pekerjaan Rumah

Usai tiga minggu rehat kembali ke Spanyol, pelatih tim nasional Indonesia U-22 Luis Milla kembali menggelar pemusatan latihan hingga lima hari kedepan.Sebanyak 26 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan jangka pendek ini, ditengah bergulirnya Liga 1.Milla mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang ia miliki dalam membenahi para pemainnya. Apalagi timnas gagal turun di ajang Islamic Solidarity Games 2017.Selain itu, dua pertandingan uji coba yang sudah dilakoni oleh Hansamu Yama dkk. juga tak membuahkan hasil yang positif. Tercatat Indonesia kalah dari Myanmar dengan skor 1-3 dan hanya bermain imbang tanpa gol saat bertemu dengan Persija Jakarta."Ketika melawan Persija, kami mencoba untuk bermain baik akan tetapi lapangan tidak mendukung, tapi hasilnya baik kami bisa menahan imbang Persija," ujar Milla seperti dilansir laman resmi PSSI."Ketika bertanding, saya ingin para pemain memiliki semangat juang yang kompetitif dan ketika ada sesuatu yang tidak aesuai dengan keinginan saya maka sudah tentu akan saya koreksi," lanjutnya.[suggestedarticle]Operan pendek dan juga penguasaan bola terus dilakukan Milla dalam pemusatan latihan kali ini. Mantan pelatih Real Zaragoza itu ingin memperbaiki penampilan Evan Dimas dkk. agar tidak dengan mudah kehilangan bola."Jika berbicara mengenai koreksi pada pertandingan melawan Myanmar adalah, pertama tidak boleh cepat kehilangan bola, kedua saya ingin bukan pemain saya yang lari mengejar bola, tetapi pemain kita yang menguasai bola. Dan untuk itu, untuk memperbaiki penguasaan bola, kita harus berlatih lagi soal kontrol bola, lebih baik lagi dalam mengolah bola, dan yang terpenting yang ingin saya terapkan di timnasional adalah transisi. Mengapa? karena saya ingin transisi lebih otomatis, dari bertahan ke menyerang dan juga sebaliknya," tukas Milla.
1492761529305 false