Dapat Libur Panjang, Pemain Persebaya Latihan Kembali, Jumat (9/3)

Usai menjalani pertandingan panjang mulai Turnamen Piala Presiden 2018 dan Turnamen Piala Gubernur Kaltim 2018, skuar Persebaya Surabaya mendapat libur cukup panjang. Mereka akan latihan kembali mulai Jumat (9/3).Masa istirahat tersebut diberikan kepada pemain dan staf kepelatihan agar mereka bisa bertemu keluarga. Setelah empat hari libur, mereka akan mempersiapkan diri lagi menuju Liga 1 2018 yang belum jelas kapan dimulai.Persebaya serta klub peserta turnamen Piala Gubernur Kaltim 2018 harus dihadapkan dengan jadwal yang super padat. Sejak babak grup hingga pertandingan perebutan juara, tiap laga peserta hanya memiliki jeda waktu sehari.[suggestedarticle=3]Usai sukses merebut posisi ketiga dengan hadiah Rp 500 juta, Persebaya langsung memutuskan untuk istirahat. "Setelah di Kaltim kami libur,” ucap Angel Alfredo Vera, pelatih Persebaya, seperti dikutip jawapos.com."Saya putuskan untuk meliburkan pemain dulu, mungkin sekitar empat hari. Karena jadwal kami terlalu padat setelah tampil di Piala Presiden, kami langsung berangkat ke Kalimantan," tambah pelatih asal Argentina itu.Jatah libur selama empat hari menjadi sesuatu yang mewah untuk para pemain Persebaya. Setidaknya mereka bisa berkumpul bersama keluarga atau sekadar menghilangkan rasa penat selama empat hari tersebut."Libur sampai Kamis (8/3), Mas. Mungkin latihan lagi Jumat (9/3) sore kayaknya. Tapi nggak tau lagi sih. Itu baru informasi sementara," tutur Rishadi Fauzi, striker andalan Persebaya.

Lima Legenda Timnas Indonesia Terima Penghargaan

Panitia penyelenggara turnamen Piala Presiden 2018 memberikan apresiasi kepada lima pemain legendaris sepak bola Indonesia berupa uang tunai Rp20 juta per-orang. Penghargaan diberikan oleh Ketua Panitia Pengarah (SC) Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait.Kelima legenda yang mendapatkan apresiasi tersebut adalah pemain timnas era 1990-an Alexander Pulalo, penyerang timnas era 1990-an Peri Sandria, kiper timnas tahun 1960-an Yudo Hadianto, pemain timnas tahun 1970-an Junaedi Abdillah dan bek timnas era 1970-an Simson Rumahpasal."Kita tidak boleh melupakan sejarah. Tanpa para legenda ini, persepakbolaan Indonesia tidak bisa berkembang seperti sekarang," ujar Maruarar dalam penutupan Piala Presiden 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018).[suggestedarticle=3]Politikus PDI Perjuangan itu melanjutkan, selain pemain, panitia Piala Presiden 2018 memberikan apresiasi serupa kepada legenda wasit dan pelatih nasional.Para wasit tersebut yaitu Purwanto dan Jaka Mulyono, sedangkan pelatih yakni Benny Dolo, Sartono Anwar dan Nandar Iskandar."Terima kasih atas penghargaan ini. Saya tidak menyangka bisa mendapatkannya. Semoga ini mendorong para pemain muda agar semakin berprestasi," kata Yudo Hadianto.Ucapan senada diungkapkan Purwanto yang semasa aktif memiliki lisensi wasit FIFA. Dia pun menyampaikan beberapa pesan kepada para wasit di Tanah Air."Saya tidak menyangka, tiba-tiba ditelepon dan diminta ke Jakarta untuk menerima ini. Karena itu saya mengucapkan terima kasih. Bagi wasit-wasit Indonesia, jangan pernah takut dibenci karena itu risiko seorang wasit. Yang penting tetap bertindak sesuai dengan peraturan," tutur Purwanto, yang kini tinggal di Kediri, Jawa Timur.

Kesuksesan Marko Simic di Persija Menggema hingga Kroasia

Kiprah Marko Simic di Persija Jakarta menjadi buah bibir di kalangan pecintan sepak bola Indonesia. Ternyata kiprah Simic juga mengundang perhatian dari federasi sepak bola Kroasia.Baru-baru, penyerang kelahiran Rijeka, Kroasia, 30 tahun silam itu sukses membawa Persija juara turnamen Piala Presiden 2018. Tak hanya itu, Simic pun meraup gelar top scorer dengan 11 gol plus pemain terbaik turnamen.[suggestedarticle=3]Dalam akun media sosial HNS (federasi sepak bola Kroasia), Simic menjadi salah satu pemain yang disorot di Kroasia. Kesuksesannya di Persija membuat HNS tak tahan untuk tak memposting kiprah Simic. #Croatia 🇭🇷star in Indonesia, Marko Šimić of @Persija_Jkt!âś…Top goalscorer of #PialaPresidenâś…MVP of #PialaPresidenâś…Goalscoring recordsâś…Two preseason trophies 🏆🏆#BeProud #SuperSimic #PersijaJakarta pic.twitter.com/B2RWbtcKty — HNS | CFF (@HNS_CFF) February 24, 2018 “Bintang Kroasia di Indonesia, Marko Simic dari Persija Jakarta. Top scorer, pemain terbaik, rekor gol, plus dua trofi pramusim,” tulis akun twitter HNS.Simic memang menjadi andalan baru Persija Jakarta. Ia seakan menjadi jawaban perburuan striker ganas yang dibutuhkan klub ibu kota itu dalam beberapa musim terakhir.Usai gelar Piala Presiden, manajemen Persija menargetkan prestasi tinggi di Liga 1 musim ini, yakni juara. Simic pun menjadi senjata Persija guna mewujudkan target besar tersebut.
1519637402015 false